Wali Kota Eva Dwiana Jamin Stok Beras Bandar Lampung Aman hingga Lebaran 2024

Minggu, 18 Februari 2024 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Wali Kota Eva Dwiana mengaku stok beras di Bandar Lampung aman hingga lebaran 2024 mendatang Minggu, 18 Februari 2024.

Akan tetapi Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengakui jika harga beras di Kota Tapis Berseri mengalami kenaikan.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, naiknya harga beras di wilayahnya itu lantaran kelangkaan beras dari Bulog.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah masalah beras aman, sampai lebaran juga aman,” kata Eva, Minggu, 18 Februari 2024.

Baca Juga :  Kadispora Meiry Harika: Gubernur Lampung Jadikan Olahraga Program Strategis Tingkatkan Kualitas SDM dan Karakter

“Tetapi memang harga nya agak naik, karena ada kelangkaan dari bulognya juga,” ucapnya.

Ia mengaku, pihaknya terus melakukan upaya agar tak terjadi kelangkaan beras di Bandar Lampung.

“Kita terus koordinasi dengan Bulog,” ujarnya.

“Kemarin Pemkot melakukan operasi pasar, bunda perintahkah pak wakil wali kota dan Sekda. Karena bunda sedang keliling (cek Pemilu),” tuturnya.

“Dan hasilnya dari pantauan kemarin semua insyaallah masih aman, tetapi harganya memang sulit,” pungkasnya.

Baca Juga :  Walikota Eva Dwiana Buka Acara Jalan Sehat HUT Ke-343 Kota Bandar Lampung

Diketahui sebelumnya, Kadisdag Pemkot Bandar Lampung Wilson Faisol mengaku pihaknya akan menggelar pasar murah guna menekan angka kenaikan beras.

“Awal bulan Maret, awal bulan Ramadhan kita akan gelar pasar murah,” kata Wilson, Senin, 12 Februari 2024.

Ia menyebut, pasar murah ini akan berlangsung selama 3 kali dalam sebulan hingga menjelang Idul Fitri 2024.

Wilson pun menjelaskan, pasar murah tersebut bakal digelar di 20 kecamatan se-Bandar Lampung.

Baca Juga :  Gubernur Lampung: Total pasar yang sudah direvitalisasi 96 unit

“Jadi serentak di 20 kecamatan, kemudian kita akan gelar sampai 3 kali putaran atau 3 kali pasar murah pada Maret itu,” tuturnya,

Wilson pun menjelaskan, terdapat 6 bahan pokok yang bakal dijual secara murah di pasar tersebut.

“Yang utamanya beras, kemudian gula, minyak goreng, telur, tepung dan daging juga,” ucapnya.

“Harganya sedikit lebih murah dibanding harga pasaran, karena disubsidi oleh Pemkot Bandar Lampung,” ungkapnya. (Top)

Berita Terkait

Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota
Mahasiswa PMII Bandar Lampung Gelar Aksi, Tuntut Evaluasi Keamanan Tempat Wisata
Angka Perceraian Di Lampura Terus Meroket, Abung Selatan Tertinggi
KONI Lampura Gelar Rapat Kerja Kesiapan Hadapi POPROV 2026
PMII Bandar Lampung Gelar Aksi 1.000 Lilin untuk Dua Kader Kopri
Haris Pertama ‘Sentil’ Ubedillah Badrun: Jangan Bungkus Opini Politis Pakai Jubah Akademisi
Ketum KNPI Haris Pertama ‘Pasang Badan’ Bela Presiden Prabowo Hadapi Upaya Pemakzulan, KNPI Lampung: Siap Amankan!
Izin Operasional RSUD HM Ryacudu Lampura Terancam Dicabut

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:46 WIB

Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota

Senin, 13 April 2026 - 13:42 WIB

Angka Perceraian Di Lampura Terus Meroket, Abung Selatan Tertinggi

Senin, 13 April 2026 - 12:45 WIB

KONI Lampura Gelar Rapat Kerja Kesiapan Hadapi POPROV 2026

Minggu, 12 April 2026 - 16:12 WIB

PMII Bandar Lampung Gelar Aksi 1.000 Lilin untuk Dua Kader Kopri

Sabtu, 11 April 2026 - 19:12 WIB

Haris Pertama ‘Sentil’ Ubedillah Badrun: Jangan Bungkus Opini Politis Pakai Jubah Akademisi

Berita Terbaru

Berita

Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota

Senin, 13 Apr 2026 - 18:46 WIB