Pemkot Bandar Lampung Komitmen Ciptakan Ekosistem Usaha yang Kondusif Bagi UMKM

Kamis, 31 Juli 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyebut Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berkomitmen untuk menciptakan ekosistem usaha yang kondusif bagi UMKM.

Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah.

“UMKM memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, menggerakkan roda ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Eva saat memberikan sambutan launching UMKM Mitra Adhyaksa inovasi Jaksa Sahabat UMKM tumbuhkan ekonomi kreatif maju menuju Indonesia emas, di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota bandar Lampung, Kamis (31/7/2025).

Di tengah tantangan ekonomi global, ia mengajak masyarakat untuk menunjukkan ketahanan dan kemampuan adaptasi yang luar biasa.

Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi pihaknya untuk terus mendukung dan memberdayakan UMKM.

Pada kesempatan ini, dirinya sangat mengapresiasi inovasi jaksa sahabat UMKM atau jabat UMKM yang akan dilaunching pada hari ini.

Baca Juga :  Menparekraf Apresiasi Festival Krakatau Lampung

“Inovasi ini merupakan langkah progresif yang menunjukkan kepedulian Kejaksaan Negeri Bandar Lampung dalam memberikan pendampingan hukum kepada para pelaku UMKM,” katanya.

Menurutnya, masalah hukum menjadi kendala bagi para pelaku UMKM untuk berkembang.

“Dengan adanya jabat UMKM, para pelaku usaha akan mendapatkan akses mudah untuk konsultasi dan pendampingan terkait aspek hukum usaha, sehingga mereka dapat lebih fokus pada pengembangan usaha atau bisnisnya tanpa khawatir terjerat hukum,” terang Eva.

Ini merupakan kolaborasi yang patut kita banggakan.

“Selain itu, pada hari ini juga akan dilaksanakan penyerahan sertifikasi halal dan merek yang merupakan langkah krusial,” ujarnya.

Sertifikasi halal bukan hanya memenuhi kewajiban.

“Kewajiban agama bagi sebagian besar masyarakat kita, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas, baik ditingkat nasional maupun regional,” ucapnya.

Baca Juga :  Harapan Ketua DPRD di HUT Ke-58 Provinsi Lampung

Produk bersertifikat halal akan meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk UMKM.

Merek merupakan identitas dan aset berharga bagi sebuah usaha.

“Dengan memiliki merek yang terdaftar, pelaku UMKM akan terlindungi dari pemalsuan dan penjiplakan, serta meningkatkan nilai jual produk dalam sudut pandang konsumen,” ujarnya.

Hal ini merupakan investasi jangka panjang yang akan memperkuat posisi UMKM di pasar.

Berbagai program pendampingan, pelatihan, akses permodalan, dan fasilitasi perizinan akan terus kami tingkatkan.

Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga penegak hukum, dan seluruh stakeholder kunci keberhasilan dalam upaya memajukan UMKM.

“Oleh karenanya, saya mengajak kita semua yang hadir dalam kesempatan ini untuk berkolaborasi membawa umkm kita naik kelas,” ucapnya.

Mari kita bekerjasama guna memastikan setiap regulasi dan kebijakan mendukung pertumbuhan UMKM.

Baca Juga :  Wali Kota Eva Dwiana Larang Jajanan Ciki Ngebul Dijual di Bandar Lampung

“Selain itu, saya juga mengajak kita semua yang hadir dalam kesempatan ini khususnya masyarakat Kota Bandar Lampung agar meningkatkan kepedulian dan mendukung UMKM lokal,” ujarnya.

Belilah produk UMKM lokal, sebarkan informasi tentang usaha mereka, dan berikan masukan yang membangun.

“Karena setiap rupiah yang kita belanjakan untuk produk UMKM adalah investasi nyata bagi kemajuan kota kita, dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

“Mari kita menjadi konsumen yang cerdas dan bangga dengan produk buatan anak negeri. Saya berpesan kepada para pelaku umkm yang hadir dalam kesempatan ini agar dapat memanfaatkan,” sambungnya.

Memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

Ikuti setiap sesi pendampingan, jalinlah jejaring, dan teruslah berinovasi.

“Jangan pernah berhenti belajar dan mengembangkan diri. Masa depan ekonomi kita berada di tangan bapak atau ibu sekalian,” tukasnya.

Berita Terkait

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Tubaba Santuni 100 Anak Yatim dan Piatu
Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi
Pemkab Tubaba Gelar Pasar Murah, 1.800 Liter Minyakita dan 200 Sak Beras SPHP Ludes Diserbu Warga
Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan
Area Kerja SEGSS Dipasang Pembatas, Tidak Terlihat Aktivitas Pengeboran
Disdukcapil Pringsewu Jemput Bola ke Pekon, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Pringsewu Pastikan Layanan Tetap Berjalan Meski Terapkan WFH Tiap Jumat Kedua
Belanja Pegawai Masih di Atas 30 Persen, Pringsewu Tak Buka Formasi CPNS 2026

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:37 WIB

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Tubaba Santuni 100 Anak Yatim dan Piatu

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:32 WIB

Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:24 WIB

Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:43 WIB

Area Kerja SEGSS Dipasang Pembatas, Tidak Terlihat Aktivitas Pengeboran

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:33 WIB

Disdukcapil Pringsewu Jemput Bola ke Pekon, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan

Berita Terbaru

Tulangbawang Barat

Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi

Selasa, 14 Jul 2026 - 18:32 WIB