Kejari dan Pengadilan Agama Launching Sidang Isbat Nikah Terpadu di Tubaba

Rabu, 27 Agustus 2025 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANGBAWANG BARAT – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, bersama Pengadilan Agama setempat resmi meluncurkan program Sidang Isbat Nikah Terpadu Tubaba (SINITA).

Kegiatan tersebut digelar di halaman Balai Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Rabu (27/8/3025).

Program yang bertujuan memberikan kepastian hukum bagi pasangan suami istri yang belum memiliki dokumen pernikahan sah ini turut didukung oleh Pemerintah Daerah, Baznas, dan Kementerian Agama Tubaba. Pada launching perdana, sebanyak 30 pasangan mengikuti sidang isbat nikah terpadu.

Acara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Ketua I DPRD Tubaba, para camat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Baca Juga :  Anggota Komisi V DPR Aprozi Alam Minta BMKG Update 'Real Time' Perkembangan Erupsi GAK

Kepala Kejari Tubaba, Mochamad Iqbal, dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Kejari, Pengadilan Agama, dan pemerintah daerah terkait pelayanan publik ramah kelompok rentan.

“Melalui seksi perdata dan tata usaha negara, kami melakukan pendampingan khusus dalam fasilitasi penerbitan buku nikah bagi masyarakat yang belum memiliki dokumen pernikahan sah. Langkah ini merupakan wujud hadirnya negara hukum dalam menjamin kepastian hukum serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Tubaba, Nurhidayat, menyampaikan bahwa dasar hukum pelaksanaan sidang isbat terpadu merujuk pada Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 Tahun 2015. Program ini, kata dia, juga menjadi bagian dari implementasi Justice for The Poor yang merupakan pilot project Mahkamah Agung.

Baca Juga :  Evaluasi Pengawasan Partisipatif Pemilu Dan Pilkada 2024, Bawaslu Lampung Sebut Minim Pelanggaran, Tanpa Kerusuhan

“Inisiasi ini dicetuskan oleh Bapak Kajari, dan kami menyambutnya dengan tangan terbuka. Dukungan pemerintah daerah dan Kementerian Agama menjadikan sidang isbat terpadu ini bisa terlaksana di Tubaba,” jelas Nurhidayat.

Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan SINITA. Ia berharap program ini bisa berlanjut dan menjangkau seluruh kecamatan di Tubaba.

Baca Juga :  Pj Bupati Mesuji Sulpakar, Lakukan Penandatanganan Kesepahaman Bersama Yayasan Teknologi Indonesia (YTI)

“Sidang isbat ini jangan hanya hari ini saja, tapi kalau bisa dilakukan di setiap kecamatan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan, khususnya terkait buku nikah. Banyak warga yang belum memiliki dokumen ini karena keterbatasan biaya maupun pengetahuan,” ujarnya.

Dengan adanya program SINITA,” pemerintah berharap masyarakat Tubaba yang belum memiliki buku nikah dapat terbantu, sehingga hak-hak hukum mereka, termasuk dalam bidang administrasi kependudukan, waris, maupun pendidikan anak, bisa lebih terlindungi,”imbuhnya .

Berita Terkait

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 06:01 WIB

Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB