Wabup Tubaba: Program Kemitraan Tebu SGC Tingkatkan Kesejahtraan Petani

Selasa, 23 Desember 2025 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat,(dinamik.id)-Kesejahteraan warga menjadi masalah utama di beberapa wilayah di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus rajin turun ke masyarakat untuk melihat persoalan nyata warganya.

“Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat mengajak semua stakeholder yang ada untuk melihat persoalan di wilayah ini. Kita tahu saat ini petani lagi terpuruk karena singkong yang ditanam harganya lagi turun. Ini harus dicarikan solusinya,” kata Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Nadirsyah saat membuka Sosialisasi Kemitraan Tebu yang diselenggarakan Sugar Group Companies (SGC) di Kantor Tiyuh Margo Mulyo, Tumi Jajar, Tubaba, Selasa (23/12).

Baca Juga :  Mentan Amran Puji Komitmen SGC Ciptakan Lapangan Kerja dan Dukung Swasembada Gula

Menurut Nadirsyah, ajakan SGC bermitra tebu dengan petani harus disambut baik mengingat singkong yang petani tanam sebelumnya, harganya merosot tajam.

“Kemitraan tebu SGC ini solusinya. Saya yakin kalau petani ganti menanam tebu, kesejahteraannya akan meningkat. Majunya Tubaba adalah sejahtera petaninya. Mustahil Tubaba maju kalau petaninya tidak sejahtera,” kata Nadirsyah.

Ia berharap, masyarakat petani yang hadir dalam sosialisasi, menyebarkan kabar baik kepada petani lain yang berhalangan hadir. “Tidak semua warga bisa kita undang. Karena itu yang sudah hadir di Kantor Tiyuh ini, menyebarkan kabar baik kemitraan tebu SGC ke tetangga atau kerabatnya,• katanya.

Baca Juga :  SGC Berkomitmen Sejahterakan Petani Lampung, Purwati Lee: Kemitraan Tanggungjawab Kita

Sementara itu, perwakilan SGC, Saeful Hidayat meyakinkan para petani agar tidak ragu bermitra tebu.

Menurut Saeful, harga tebu pasti dijaga pemerintah karena tebu adalah bahan utama untuk membuat gula pasir yang merupakan salah satu dari sembilan bahan pokok (sembako).

“Kebutuhan gula nasional saat ini sebesar 7 juta ton. Sementara produksi nasional hanya 3 juta ton. Jadi kita masih kekurangan gula dalam jumlah yang sangat besar. Dengan kondisi ini, tidak ada alasan harga tebu anjlok,” katanya.

Bimbingan Teknis

Baca Juga :  Dekom PTPN III: Optimalkan Teknologi Efisien Kejar Produksi!

Saeful menjelaskan, dalam kemitraan dengan SGC, petani yang sudah mendaftar akan mendapat bimbingan teknis tentang cara-cara budidaya tebu yang baik, mulai dari persiapan hingga panen sehingga tebu yang dihasilkan bisa maksimal.

“Kalau mengikuti bimbingan teknis yang kami lakukan, saya yakin tebu yang dihasilkan akan baik,” katanya.

Bimbingan teknis akan dilakukan dua kali seminggu. Kelasnya kecil, sekitar 10 orang supaya proses transfer pengetahuan bisa maksimal.

Keahlian harus ditransfer, bukan untuk disimpan. Itulah keunggulan kemitraan tebu SGC. Semua ilmu ditransfer supaya mempercepat hilirisasi tanaman tebu. (Pina)

Penulis : Pina

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

PTPN I Perkuat Hilirisasi, Kembangkan Portofolio Produk Teh, Kopi, Cerutu hingga Cokelat
PTPN I Luncurkan Kopi Banaran Sachet, Perluas Pasar Premium
PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi
PTPN I Perkuat Hilirisasi Kopi Ijen Tingkatkan Daya Saing
Bupati Pringsewu Ingin UMKM Berkembang, Koperindag Bina Budidaya Jamur Tiram Sukoyoso
PTPN I Perkuat Bisnis Energi dan Manufaktur
PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026
KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:42 WIB

PTPN I Perkuat Hilirisasi, Kembangkan Portofolio Produk Teh, Kopi, Cerutu hingga Cokelat

Kamis, 5 November 2026 - 19:43 WIB

PTPN I Luncurkan Kopi Banaran Sachet, Perluas Pasar Premium

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:48 WIB

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

PTPN I Perkuat Hilirisasi Kopi Ijen Tingkatkan Daya Saing

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Bupati Pringsewu Ingin UMKM Berkembang, Koperindag Bina Budidaya Jamur Tiram Sukoyoso

Berita Terbaru