Dinkes Lampung: Program Pengentasan Kusta Aktif Dilakukan untuk Kurangi Kasus

Senin, 2 Maret 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Dinamik.id) – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung Edwin Rusli mengatakan bahwa pelaksanaan program pengentasan kusta aktif dilakukan untuk mengeliminasi kasus di wilayah setempat.

“Kasus kusta di Provinsi Lampung ini sudah sedikit, tapi kami tetap berupaya menjaga agar tidak bertambah,” ujar Edwin Rusli di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan upaya untuk mengeliminasi kasus tersebut antara lain melalui deteksi dini secara rutin, memberikan layanan kesehatan berkualitas, menyebarluaskan informasi, eliminasi stigma, memberdayakan mantan penderita serta melakukan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan, Thomas Amirico : Picu Peningkatan Mutu Pendidikan

“Kami terus aktif menjalankan program pengentasan kusta di berbagai wilayah sebagai upaya mengeliminasi kasus,” ucap dia.

Edwin menjelaskan ada sejumlah titik di Provinsi Lampung yang masih terdapat kasus kusta, salah satunya di Kabupaten Lampung Selatan.

“Ada beberapa titik saja yang masih ada kasus, tidak semua rawan. Oleh karena itu kami berupaya untuk menangani ini,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Respon Positif Aspirasi Infrastruktur di Kabupaten Mesuji

Menurut dia, untuk memperluas deteksi dini kusta dan berbagai penyakit kulit lainnya pemerintah pun telah memasukkan skrining kusta dalam pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis.

“Jadi untuk pencegahan skrining kusta dalam cek kesehatan gratis ini dilakukan bersama dengan penyakit lain seperti Malaria, HPV. Yang pasti kami berupaya mengurangi kasus serta mencegah persebaran kasus,” tambahnya.

Baca Juga :  Perkuat Peran Perempuan Wagub Lampung Sambut Sinergi Pimpinan Wilayah Wanita Islam

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan memaparkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ketiga kasus kusta terbanyak setelah India dan Brazil. Oleh karena itu, intervensi rutin dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut.

Saat ini, pemerintah juga telah menargetkan sebanyak 111 kabupaten dan kota di Indonesia untuk melaksanakan deteksi guna eliminasi kasus kusta, melalui pengenalan gejala penyakit kusta.(pin)

Berita Terkait

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Posisi Sasa Chalim dan Najiuloh, untuk Optimalisasi AKD
DPRD Lampung Desak Sekolah Diliburkan Sementara Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Gubernur Lampung Instruksikan Sekolah Daring Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan, Thomas Amirico : Picu Peningkatan Mutu Pendidikan
Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com
100 Delegasi PWNU Lampung Kawal Suksesi Muktamar Ke-35 NU di Jombang
Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung
Sekdaprov Lampung Pelajari Transformasi Digital Ekonomi dan Komunikasi Kebijakan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:22 WIB

Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Posisi Sasa Chalim dan Najiuloh, untuk Optimalisasi AKD

Minggu, 6 September 2026 - 18:26 WIB

DPRD Lampung Desak Sekolah Diliburkan Sementara Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 18:23 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Sekolah Daring Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan, Thomas Amirico : Picu Peningkatan Mutu Pendidikan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:22 WIB

Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com

Berita Terbaru