Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Jangan ‘Panic Buying’

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

i

Ilustrasi.

Kalimantan (dinamik.id)-Pertamina menghimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terjebak dalam aksi panic buying. Hingga saat ini, stok BBM nasional masih aman dan pemerintah menegaskan belum akan menaikan harga BBM subsidi meski harga minyak dunia melonjak akibat konflik Israel, Amerika Serikat dengan Iran,

Manager Commrel & CSR Pertamina Patra Niaga Area Kalimantan, Edy Mangun, meluruskan informasi soal ketahanan stok BBM 20 hari yang sempat memicu kekhawatiran masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa angka 20 hari tersebut bukan menunjukkan bahwa persediaan BBM akan habis dalam waktu dekat, melainkan sebuah standar keamanan energi yang ketat.

Baca Juga :  Tim Unila dan Provinsi Tinjau Langsung Lapangan Sepak Bola Unila

“Perlu dipahami bahwa ketahanan stok 20 hari itu adalah standar nasional. Artinya pemerintah mengamanahkan agar stok energi, khususnya BBM, selalu tersedia untuk kebutuhan minimal 20 hari ke depan,” terang Edy dikutip dari kompas.com, Jumat (6/3/2026).

Distribusi Berkelanjutan untuk Menjaga Ketahanan Edy menekankan bahwa angka tersebut adalah angka dinamis yang terus diisi ulang melalui proses distribusi yang tidak pernah berhenti. “Makanya kita lihat di depot selalu ada kapal tanker masuk dan distribusi berjalan terus. Itu untuk menjaga ketahanan stok tersebut,” kata dia.

Baca Juga :  Komut PTPN VII: Jangan Terlena Tingginya Harga Jual !

Oleh sebab itu, ia menghimbau masyarakat tidak melakukan panic buying. Pasalnya, pembelian berlebih justru berisiko menimbulkan antrean panjang di SPBU yang dapat mengganggu kelancaran distribusi energi ke masyarakat luas.

Harga BBM Subsidi

Meskipun harga minyak mentah Brent saat ini berada di kisaran 83,62 dollar AS per barrel—melampaui asumsi APBN 2026 sebesar 70 dollar AS per barrel—pemerintah menjamin tidak akan ada kenaikan harga BBM subsidi dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Fantastis, Pemprov Lampung Telah Salurkan Rp1,2 Triliun DBH Kabupaten/Kota

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, memastikan pemerintah telah mengantisipasi dampak gejolak geopolitik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

“Untuk harga BBM subsidi, saya pastikan bahwa sampai dengan Hari Raya tidak ada kenaikan apa-apa. Sekalipun ada terjadi kenaikan harga minyak akibat perang Israel, Amerika, dan Iran,” tegas Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta (4/3/2026). (*)

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

Menko Pangan Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Pastikan Hadiri Kick-off
Klasika Lampung Soroti Minimnya Ruang Edukasi dalam Festival Krakatau 2026
Putri Zulhas Siap Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
Kadin Lampung Bahas Penguatan Sertifikasi Tenaga Kerja Bersama Komisioner BNSP
Warga Bangun Lagi Jembatan Waykubu, DPRD Lampung Desak Pemda Wujudkan Jembatan Permanen
PAC GP Ansor Bangunrejo Gelar Diklatsar Banser, Cetak Kader Militan Berjiwa Aswaja
Mukhlis Basri Bangga Kembar Siam Asal Krui Lolos Universitas Indonesia: Keterbatasan Ekonomi Bukan Penghalang
IKBI PTPN I Dorong Keluarga Jadi Mitra Strategis Transformasi Perusahaan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:53 WIB

Menko Pangan Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Pastikan Hadiri Kick-off

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:44 WIB

Klasika Lampung Soroti Minimnya Ruang Edukasi dalam Festival Krakatau 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:25 WIB

Putri Zulhas Siap Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Senin, 20 Juli 2026 - 14:32 WIB

Kadin Lampung Bahas Penguatan Sertifikasi Tenaga Kerja Bersama Komisioner BNSP

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:45 WIB

Warga Bangun Lagi Jembatan Waykubu, DPRD Lampung Desak Pemda Wujudkan Jembatan Permanen

Berita Terbaru

Provinsi

SIARAN PERS Ketua DPD KNPI Lampung Timur

Rabu, 22 Jul 2026 - 18:59 WIB