Majelis Jum’at Klasika Bahas Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Masyarakat

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) – Majelis Jum’at Klasika Edisi Juni III menggelar diskusi bertajuk “Rupiah Melemah: Masyarakat Nggak Pakai Dolar” pada Jumat (3/7/2026) pukul 19.00–21.00 WIB di Rumah Ideologi Klasika, Jalan Sentot Alibasya Gang Pembangunan E/A5 No.121, Way Dadi, Bandar Lampung. Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui akun TikTok @KlasikaLampung.

Diskusi menghadirkan Anggota DPRD Provinsi Lampung H. Fauzi Heri, S.T., S.H., M.H. dan Presiden BEM Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung (UBL), Alfin Sanjaya, sebagai narasumber. Keduanya membahas dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap kehidupan masyarakat, termasuk bagi mereka yang tidak menggunakan dolar dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :  Jalan Provinsi di Pagardewa-Lumbukibang Memprihatinkan, Soni Minta DBMK Perbaiki

Kegiatan tersebut merupakan penutup rangkaian Majelis Jum’at Klasika Edisi Juni yang mengusung tema besar “Ekonomi: Ilusi Angka”. Sebelumnya, Klasika telah menggelar dua diskusi bertajuk “Ekonomi: Pengelolaan atau Penguasaan” dan “Uang dan Hidup Kita”.

Direktur Klasika, Ahmad Mufid, mengatakan tema penutup dipilih untuk memberikan pemahaman bahwa pelemahan rupiah tidak hanya berdampak pada pelaku usaha atau aktivitas perdagangan internasional, tetapi juga memengaruhi kehidupan masyarakat melalui kenaikan harga barang, biaya distribusi, dan daya beli.

Baca Juga :  Rektor Saksikan Penandatanganan PKS Bank BTN dan YP Unila

“Selama ini banyak orang menganggap pelemahan rupiah hanya menjadi urusan pelaku bisnis atau mereka yang menggunakan dolar. Padahal, ketika nilai tukar rupiah melemah, dampaknya ikut terasa pada harga barang, biaya distribusi, hingga kebutuhan pokok yang dikonsumsi masyarakat setiap hari. Karena itu, kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang mampu menjembatani isu ekonomi makro dengan pengalaman masyarakat di tingkat akar rumput,” ujar Ahmad Mufid.

Baca Juga :  Pansus DPRD Lampung Mulai Bahas LHP BPK, Lebih dari 70% Rekomendasi Ditindaklanjuti

Menurutnya, rangkaian diskusi selama Juni disusun secara bertahap agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh mengenai persoalan ekonomi, mulai dari pengelolaan ekonomi, hubungan uang dengan kehidupan masyarakat, hingga dampak fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap kehidupan sehari-hari.

Majelis Jum’at Klasika terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ruang diskusi bagi akademisi, mahasiswa, pegiat organisasi, pemangku kebijakan, serta masyarakat untuk memperkuat literasi publik mengenai isu-isu ekonomi. (Amd)

Penulis : Ahmad Mufid

Editor : Pina haidar

Berita Terkait

KNPI Lampung Dukung Presiden Prabowo Sikat Pejabat ‘Gerogoti’ Negara
Iqbal KNPI Apresiasi Suksesnya Munas Hipmi di Lampung
KNPI Apresiasi Lampung Tuan Rumah Munas HIPMI, Iqbal Ajak Pemuda Jaga Kondusifitas
Qurban dan Nilai Kemanusiaan
Pesantren Harus Jadi Ruang Aman, PCNU Bandar Lampung Serukan Perlawanan Terhadap Kekerasan Seksual
PKC PMII Lampung Gelar Movement Gathering dan Baksos di Desa Tejang Pulai Sebesi
PMII Rayon FKIP Unila Jalankan Program Pengabdian ke Desa Bawang
Refleksi Hari Kartini Ke-147: Ichwan Ajak Generasi Muda Bangun Kedaulatan Intelektual di Era Digital

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:06 WIB

Majelis Jum’at Klasika Bahas Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:15 WIB

KNPI Lampung Dukung Presiden Prabowo Sikat Pejabat ‘Gerogoti’ Negara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:37 WIB

Iqbal KNPI Apresiasi Suksesnya Munas Hipmi di Lampung

Senin, 8 Juni 2026 - 20:06 WIB

KNPI Apresiasi Lampung Tuan Rumah Munas HIPMI, Iqbal Ajak Pemuda Jaga Kondusifitas

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:48 WIB

Qurban dan Nilai Kemanusiaan

Berita Terbaru