LAMPUNG TIMUR, (Dinmamik.id) 27 Agustus 2026 — Sebanyak 30 peserta dinyatakan lolos kurasi dalam kegiatan Sayembara Sastra Cipta Puisi yang digelar dalam rangka Festival Bahasa dan Sastra Tahun 2026.
Penetapan peserta tersebut berdasarkan hasil kuratorial Sayembara Cipta Puisi yang dilaksanakan oleh tim kurator di Sekretariat Lamban Budaya Nuswantara, Lampung Timur, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Proses kurasi dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, meliputi tema, orisinalitas, kekuatan bahasa, serta kedalaman makna karya puisi peserta.
Berdasarkan berita acara bernomor BA/001/RS-FSB/LBN/VII/2026, para kurator menetapkan 30 orang peserta yang dinyatakan lolos kurasi untuk mengikuti kegiatan Residensi Sastra dalam rangka Festival Bahasa dan Sastra Tahun 2026.
Ke-30 peserta tersebut berasal dari berbagai wilayah di Provinsi Lampung, antara lain Lampung Timur, Kota Metro, Lampung Tengah, Tulang Bawang, dan Lampung Utara. Mereka juga memiliki latar belakang yang beragam, mulai dari pelajar tingkat SMP, dan SMA/SMK, mahasiswa, hingga pegiat komunitas dan peserta umum.
Adapun peserta yang dinyatakan lolos kurasi adalah:
1. Tobi Kurniawan — Labuhan Ratu, Lampung Timur
2. Aizzia Qhansa Aufia — Metro Selatan, Kota Metro
3. Dewi Rohmawati Nurkhasanah — Seputih Raman, Lampung Tengah
4. Ari Siswanto — Metro Pusat, Kota Metro
5. Fatmawati — Sekampung, Lampung Timur
6. Sri Wahyuni — Gunung Sugih, Lampung Tengah
7. Melin Maulinta — Sekampung, Lampung Timur
8. Dhea Mahesta — Pekalongan, Lampung Timur
9. Lutfiana Prasasti — Way Bungur, Lampung Timur
10. Raditio Wahid — Bumi Agung, Lampung Timur
11. Dwi Suranti — Sukadana, Lampung Timur
12. Tusifah — Metro Timur, Kota Metro
13. Asep Sugiarto — Kalirejo, Lampung Tengah
14. Fazza Bayu Ihsan — Batanghari, Lampung Timur
15. Annisa Ubaidillah — Punggur, Lampung Tengah
16. Dian Eka Wulandari — Metro Timur, Kota Metro
17. Fadila Nawang Zuliyanti — Rawajitu Selatan, Tulang Bawang
18. Anisa Olivia — Pekalongan, Lampung Timur
19. Purnama Finza Cahyati — Selagai Lingga, Lampung Tengah
20. Fatimah Nur Muhammad — Metro Barat, Kota Metro
21. Ahmad Nashirudin — Batanghari, Lampung Timur
22. Alwi Rifatunisa — Batanghari, Lampung Timur
23. Muhammad Ghibran Al Farukh — Trimurjo, Lampung Tengah
24. Hilwa Mayang Salsabila — Bunga Mayang, Lampung Utara
25. Bangun Adi Putra — Metro Timur, Kota Metro
26. Asya Azizah — Batanghari, Lampung Timur
27. Alfira Cahya Ningtias — Metro Pusat, Kota Metro
28. Puspa Sari — Batanghari, Lampung Timur
29. Arina Alfi Karomah — Selagai Lingga, Lampung Tengah
30. Lentera Dzulqarnain — Batanghari, Lampung Timur.
Keberagaman latar belakang peserta tersebut menunjukkan adanya antusiasme dari berbagai kalangan terhadap kegiatan sastra, khususnya penulisan puisi. Peserta yang lolos berasal dari sejumlah sekolah, perguruan tinggi, komunitas literasi, hingga kalangan umum.
Tim kurator dalam berita acara tersebut terdiri atas Solihin Utjok (Ketua Dewan Kesenian Metro sekaligus penyair Lampung) , Dr. Ahmad Muzakki, M.Pd.I (Akademisi UIN Jurai Siwo Lampung Sekaligus Budayawan), Fatrohul Mubaroq, S.S (Guru MGMP Bahasa Indonesia SMP/SMA Sekaligus Penyair Lampung). Penetapan dilakukan di Lampung Timur pada pukul 17.00 WIB dan diketahui oleh Ketua Lamban Budaya Nuswantara, Amin Budi Utomo.
Keputusan kurator dinyatakan sebagai keputusan final. Berita acara tersebut menjadi dasar penetapan peserta kegiatan Residensi Sastra Cipta Puisi pada bulan September dalam rangka Festival Bahasa dan Sastra Tahun 2026.
Dengan ditetapkannya 30 peserta tersebut, mereka selanjutnya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Festival Bahasa dan Sastra Tahun 2026, khususnya dalam program Residensi Sastra Cipta Puisi. Keputusan kurator sebagaimana tercantum dalam berita acara merupakan keputusan final. rangkaian kegiatan kesusastraan diharapkan menjadi ruang bagi para peserta untuk mengembangkan kreativitas, memperkuat apresiasi terhadap karya sastra, serta memperluas ekosistem literasi dan kepenulisan di Lampung. (*)

Penulis : Ahmad Mufid
Editor : Pina









