Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M

Kamis, 24 September 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar disaksikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menandatangani Raperda Perubahan APBD 2026, Rabu (23/9).

i

Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar disaksikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menandatangani Raperda Perubahan APBD 2026, Rabu (23/9).

Bandar Lampung (dinamik.id)-Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 Provinsi Lampung telah disahkan pada Rabu (23/9/2026).

Pengesahan melalui sidang Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar bersama jajaran legislator dan dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Dari hasil pembahasan, pendapatan daerah dalam Perubahan APBD 2026 Provinsi Lampung meningkat Rp20,77 miliar dari sebelumnya Rp7,012 triliun menjadi Rp7,033 triliun.

Namun demikian, kenaikan tersebut tidak terjadi pada seluruh komponen pendapatan. Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru mengalami penurunan.

PAD yang semula ditargetkan sebesar Rp4,025 triliun berkurang Rp17,39 miliar menjadi Rp4,007 triliun.

Sementara pendapatan transfer meningkat Rp38,16 miliar, dari sebelumnya Rp2,876 triliun menjadi Rp2,914 triliun.

Adapun lain-lain pendapatan daerah yang sah tidak mengalami perubahan, yakni tetap sebesar Rp111,008 miliar.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan pihaknya melakukan penyesuaian untuk mempercepat program-program prioritas pembangunan, penguatan pelayanan publik, penyelesaian kewajiban daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Selisih antara pendapatan dan belanja daerah mengakibatkan defisit anggaran. Defisit ini ditutup secara seimbang melalui pembiayaan daerah yang sah, yakni penerimaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) TA 2025 berbasis LHP BPK serta penerimaan pinjaman daerah. Sementara untuk pengeluaran pembiayaan dialokasikan untuk pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo,” ujar Gubernur.

Secara terperinci, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menjelaskan mengatakan perubahan APBD 2026 memuat sejumlah penyesuaian, baik pada sisi pendapatan maupun belanja.

Menurutnya, kenaikan pada sejumlah komponen pendapatan salah satunya dipengaruhi penyesuaian dana transfer dari pemerintah pusat, termasuk kurang bayar dana bagi hasil.

Sementara pada sisi belanja, terdapat peningkatan yang disesuaikan dengan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan kondisi pembiayaan daerah.

“Ada sejumlah penyesuaian anggaran. Beberapa mengalami kenaikan karena kita menyesuaikan dana transfer dari pemerintah pusat, salah satunya terkait kurang bayar dana bagi hasil. Kemudian dari sisi belanja juga ada peningkatan yang disesuaikan dengan hasil pemeriksaan BPK dan kondisi pembiayaan daerah. Insya Allah seluruhnya telah disesuaikan dengan regulasi dan tentunya diarahkan untuk kepentingan masyarakat Lampung,” ujar Marindo.

Baca Juga :  Petani Keluhkan Harga Jual Singkong, DPRD Lampung Akan Lakukan Peninjauan

Di sisi belanja, APBD 2026 sebelumnya mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,916 triliun. Dalam Perubahan APBD 2026, belanja daerah bertambah sekitar Rp115,09 miliar menjadi Rp8,031 triliun.

Meski secara total belanja daerah meningkat, terdapat 14 perangkat daerah yang mengalami pengurangan anggaran.

Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar menyampaikan bahwa rapat paripurna telah memenuhi kuorum. Seluruh tahapan pembahasan tingkat komisi hingga Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah dirampungkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sesuai PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, dokumen Raperda Perubahan APBD TA 2026 ini selanjutnya disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk dilakukan evaluasi sebelum ditetapkan secara resmi menjadi Peraturan Daerah. (Amd)

Adapun sejumlah OPD yang mengalami pengurangan anggaran pada APBDP 2026 ini meliputi:

1. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

APBD Murni: Rp2.372.349.812.320
APBD Perubahan: Rp2.234.748.749.000
Berkurang: Rp137.601.063.320.

2. Satuan Polisi Pamong Praja

APBD Murni: Rp62.549.656.000
APBD Perubahan: Rp55.952.917.819
Berkurang: Rp6.596.738.181.

3. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

APBD Murni: Rp52.047.832.000
APBD Perubahan: Rp51.743.300.000
Berkurang: Rp304.532.000.

4. Dinas Perhubungan

APBD Murni: Rp19.297.730.000
APBD Perubahan: Rp19.239.441.000
Berkurang: Rp58.289.000.

5. Dinas Penanaman Modal dan PTSP

APBD Murni: Rp16.677.022.000
APBD Perubahan: Rp16.012.643.000
Berkurang: Rp664.379.000.

6. Dinas Perkebunan

APBD Murni: Rp16.436.599.240
APBD Perubahan: Rp14.988.312.133
Berkurang: Rp1.448.287.107.

7. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

APBD Murni: Rp18.720.387.000
APBD Perubahan: Rp18.697.743.000
Berkurang: Rp22.644.000.

8. Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah

APBD Murni: Rp1.300.843.000
APBD Perubahan: Rp1.255.661.000
Berkurang: Rp45.182.000.

9. Biro Hukum

APBD Murni: Rp1.110.476.000
APBD Perubahan: Rp1.026.809.000
Berkurang: Rp83.667.000.

10. Biro Perekonomian

APBD Murni: Rp1.003.865.000
APBD Perubahan: Rp754.810.000
Berkurang: Rp249.055.000.

11. Biro Pengadaan Barang dan Jasa

APBD Murni: Rp1.133.322.000
APBD Perubahan: Rp892.178.000
Berkurang: Rp241.144.000.

Baca Juga :  Banleg DPR RI Turun ke Lampung, Bahas Sengkarut Tata Kelola Singkong

12. Biro Administrasi Pembangunan

APBD Murni: Rp1.027.333.000
APBD Perubahan: Rp718.027.000
Berkurang: Rp309.306.000.

13. Badan Penghubung

APBD Murni: Rp18.173.022.200
APBD Perubahan: Rp17.765.132.000
Berkurang: Rp407.890.200.

14. Dinas Kehutanan

APBD Murni: Rp62.562.865.880
APBD Perubahan: Rp62.334.423.418
Berkurang: Rp228.442.462.

Sementara OPD yang mengalami peningkatan anggaran pada APBDP 2026 ini meliputi:

1. Dinas BMBK

APBD Murni: sekitar Rp1,69 triliun
APBD Perubahan: sekitar Rp1,74 triliun
Bertambah sekitar Rp51,14 miliar

2. RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM)

APBD Murni: sekitar Rp533,98 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp597,64 miliar
Bertambah sekitar Rp63,65 miliar

3. Rumah Sakit Jiwa (RSJ)

APBD Murni: sekitar Rp51,21 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp58,55 miliar
Bertambah sekitar Rp7,34 miliar

4. RS BNH

APBD Murni: sekitar Rp4,28 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp11,63 miliar
Bertambah sekitar Rp7,34 miliar

5. Dinas PSDA

APBD Murni: sekitar Rp80,50 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp146,13 miliar
Bertambah sekitar Rp65,64 miliar

6. Dinas PKPCK

APBD Murni: sekitar Rp147,51 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp232,64 miliar
Bertambah sekitar Rp85,14 miliar

7. Dinas Sosial

APBD Murni: sekitar Rp44,11 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp44,63 miliar
Bertambah sekitar Rp520 juta

8. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)

APBD Murni: sekitar Rp32,6 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp34,2 miliar
Bertambah sekitar Rp1,5 miliar

9. Dinas PPPA

APBD Murni: sekitar Rp12,30 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp12,35 miliar
Bertambah sekitar Rp56 juta

10. Dinas Lingkungan Hidup (DLH)

APBD Murni: sekitar Rp15,9 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp17,88 miliar
Bertambah sekitar Rp1,88 miliar

11. Disdukcapil

APBD Murni: sekitar Rp5,47 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp5,62 miliar
Bertambah sekitar Rp148 juta

12. Dinas PMDT

APBD Murni: sekitar Rp13,35 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp13,65 miliar
Bertambah sekitar Rp296,2 juta

13. Dinas Kominfotik

APBD Murni: sekitar Rp35,82 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp42,62 miliar
Bertambah sekitar Rp6,80 miliar

14. Dinas Koperasi dan UKM

APBD Murni: sekitar Rp13,39 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp16,89 miliar
Bertambah sekitar Rp1,5 miliar

Baca Juga :  Mendagri Apresiasi Gubernur Lampung dan Forkopimda Kompak Tenangkan Massa

15. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)

APBD Murni: sekitar Rp37,48 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp45,70 miliar
Bertambah sekitar Rp8,23 miliar

16. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

APBD Murni: sekitar Rp14,9 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp15,06 miliar
Bertambah sekitar Rp126 juta

17. Dinas Kelautan dan Perikanan

APBD Murni: sekitar Rp20,95 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp21,21 miliar
Bertambah sekitar Rp252 juta

18. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf)

APBD Murni: sekitar Rp13 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp13,45 miliar
Bertambah sekitar Rp438,9 juta

19. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan)

APBD Murni: sekitar Rp25,54 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp29,65 miliar
Bertambah sekitar Rp4,10 miliar

20. Dinas KPTPH

APBD Murni: sekitar Rp58 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp68,54 miliar
Bertambah sekitar Rp10,53 miliar

21. Biro Kesra

APBD Murni: sekitar Rp78,98 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp82,79 miliar
Bertambah sekitar Rp3,81 miliar

22. Biro Organisasi

APBD Murni: sekitar Rp1,04 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp1,11 miliar
Bertambah sekitar Rp69,1 juta

23. Biro Adpim

APBD Murni: sekitar Rp2,96 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp3,46 miliar
Bertambah sekitar Rp500 juta

24. Sekretariat DPRD

APBD Murni: sekitar Rp370,54 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp372,27 miliar
Bertambah sekitar Rp1,72 miliar

25. BPPD

APBD Murni: sekitar Rp27,39 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp30 miliar
Bertambah sekitar Rp2,63 miliar

26. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)

APBD Murni: sekitar Rp44,26 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp83,80 miliar
Bertambah sekitar Rp39,45 miliar

27. Bapenda

APBD Murni: sekitar Rp87,83 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp98,67 miliar
Bertambah sekitar Rp10,84 miliar

28. BPSDM

APBD Murni: sekitar Rp25,86 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp26,69 miliar
Bertambah sekitar Rp829,1 juta

29. Inspektorat

APBD Murni: sekitar Rp37,73 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp41,53 miliar
Bertambah sekitar Rp3,80 miliar

30. Kesbangpol

APBD Murni: sekitar Rp31,34 miliar
APBD Perubahan: sekitar Rp31,48 miliar
Bertambah sekitar Rp134,78 juta

Berita Terkait

Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia
Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Andika Wibawa : Dinas Kesehatan Harus Siaga Penuh
Reses Bongkar Jerat Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu
Pendapatan Daerah Menurun, Pemprov Lampung Sesuaikan RAPBD-P 2026
Hanya 8 dari 25 Anggota Hadir Paripurna, P3MN Soroti DPRD Pesisir Barat
DPRD Bandar Lampung Sahkan Raperda APBD-P 2026, Defisit Rp87 Miliar
Aksi Tanggap Darurat GAK, PDI Perjuangan Lampung Selatan Bagikan Masker dan Siagakan Ambulans

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 08:57 WIB

Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M

Selasa, 15 September 2026 - 16:35 WIB

Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia

Kamis, 10 September 2026 - 21:32 WIB

Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar

Rabu, 9 September 2026 - 14:51 WIB

Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Andika Wibawa : Dinas Kesehatan Harus Siaga Penuh

Rabu, 9 September 2026 - 12:50 WIB

Reses Bongkar Jerat Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu

Berita Terbaru

Direktur Utama PT Semen Baturaja Suherman Yahya foto bersama jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung di Kantor Semen Baturaja (Tbk Pabrik Panjang), Rabu, 23 September 2026.

Ekonomi dan Kreatif

Semen Baturaja Siap Berkolaborasi dengan PWI Lampung

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:03 WIB