Bupati Pringsewu Resmikan Jembatan Gantung Podosari-Sukoharjo IV Senilai Rp10 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU (dinamik.id)-Jembatan gantung yang menghubungkan Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, dengan Pekon Sukoharjo IV, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, diresmikan oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, pada Jumat, 16 Oktober 2026 petang.

Peresmian jembatan sepanjang 80 meter dan lebar 2 meter yang membentang di atas aliran sungai Way Sekampung dan dibangun oleh Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung dengan total biaya mencapai Rp10 miliar, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Pringsewu dan Wakil Bupati Umi Laila, Kepala BPJN Lampung Giri Yudhono serta anggota Komisi 5 DPR RI Mukhlis Basri di depan pintu gerbang jembatan.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas berharap jembatan yang baru diresmikan yang juga sebagai salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, sosial maupun aktivitas kemasyarakatan lainnya, memperpendek jarak, menghemat waktu dan biaya perjalanan, serta membuka peluang yang lebih besar bagi berkembangnya aktivitas ekonomi.

Baca Juga :  Riana Sari Buka Baksos Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting dalam Rangka HUT Lampung ke-59

“Jembatan ini dibangun dengan menggunakan anggaran negara dan pada akhirnya merupakan milik serta untuk kepentingan masyarakat. Mari kita tumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian bersama, sehingga jembatan ini dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang,” ujarnya.

Bupati pada acara peresmian yang dihadiri jajaran pemerintah daerah, DPRD dan forkopimda, camat dan kepala pekon mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan, keamanan dan kondisi jembatan dengan tidak melakukan tindakan yang dapat merusak konstruksi serta membahayakan keselamatan pengguna. Karenanya, kepala pekon dan masyarakat yang berada di sekitar jembatan agar dapat turut mengawasi dan menjaga fasilitas ini.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Prioritaskan 14 Item Pembangunan Di Tahun 2023

“Pemkab Pringsewu akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi, DPR RI, serta para pemangku kepentingan guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas infrastruktur. Semoga keberadaan jembatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pringsewu,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BPJN Lampung Giri Yudhono menjelaskan Kementerian PU selain membangun jalan tol dan bendungan serta infrastruktur lainnya, juga melakukan pembangunan infrastruktur kerakyatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, diantaranya jembatan gantung pejalan kaki. Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kebijakan pemerintah untuk membangun infrastruktur di daerah agar wilayah-wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau menjadi lebih terbuka dan terkoneksi.

“Kehadiran jembatan gantung ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mempermudah serta memperpendek jarak bagi warga menuju pusat aktivitas, seperti sekolah, pasar, tempat kerja hingga pengurusan administrasi ke kelurahan atau kecamatan. Infrastruktur ini juga memangkas jarak dan waktu tempuh yang sebelumnya harus memutar jauh karena terpisah oleh kondisi geografis, sekaligus menjadi jalur distribusi utama untuk mempermudah pengangkutan hasil bumi lokal seperti padi, tanaman palawija dan buah-buahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pori Karlia Sulpakar, Gelar Sosialisasi Pekarangan Pangan Lestari Hatinya PKK

Dalam pada itu, anggota Komisi 5 DPR RI Mukhlis Basri mengatakan pembangunan Jembatan Gantung yang menghubungkan Pekon Podosari dan Podomoro, Kecamatan Pringsewu dengan Pekon Sukoharjo IV, Kecamatan Sukoharjo ini merupakan hasil kolaborasi serta perjuangan bersama seluruh pihak dalam rangka mewujudkan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pringsewu. (Rhn)

Penulis : Raihan

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

CV Salim Jaya Konstruksi Jadi Rekanan Tetap Dinas PUPR Pringsewu Walau Kerap Mendapat Temuan BPK
Serius Kelola Zakat, Gubernur Lampung Raih Grand Baznas Award 2026
Bupati Pringsewu Lantik 8 Pejabat Administator
Kolaborasi Pemkab Mesuji dan Polres Mesuji Tangani ODGJ di Kecamatan Rawajitu Utara
Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam
CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Bupati Pringsewu Resmikan Jembatan Gantung Podosari-Sukoharjo IV Senilai Rp10 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:50 WIB

CV Salim Jaya Konstruksi Jadi Rekanan Tetap Dinas PUPR Pringsewu Walau Kerap Mendapat Temuan BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Serius Kelola Zakat, Gubernur Lampung Raih Grand Baznas Award 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Bupati Pringsewu Lantik 8 Pejabat Administator

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Kolaborasi Pemkab Mesuji dan Polres Mesuji Tangani ODGJ di Kecamatan Rawajitu Utara

Berita Terbaru

Bisnis

PTPN I Perkuat Bisnis Energi dan Manufaktur

Jumat, 16 Okt 2026 - 15:12 WIB