JAKARTA–DPD Partai Golkar Provinsi Lampung mengirimkan empat kadernya untuk mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) serta Seminar Lokakarya (Semiloka) Kecerdasan Artifisial (AI) Partai Golkar 2026.
Keikutsertaan empat kader tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kapasitas komunikasi politik, serta mempersiapkan strategi partai menghadapi
Pemilu 2029.
Empat kader Golkar Lampung yang mengikuti kegiatan tersebut yakni Sekretaris DPD Partai Golkar Lampung Aprozi Alam, Ali Imron selaku Wakil Ketua, Bambang Purwanto selaku Wakil Sekretaris, serta Erwan
Wahyudi dari Bidang Media dan Penggalangan Opini.
Rakornas berlangsung pada 4–6 November 2026 di Kantor DPP Partai Golkar dan Hotel Best Western, Jakarta. Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji, dan diikuti
jajaran pengurus dari 38 provinsidi Indonesia.
Sejumlah agenda strategis dibahas dalam Rakornas tersebut. Di antaranya penguatan koordinasi Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO), pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), hingga penguatan Badan Saksi Nasional (BSN) Partai Golkar yang kini telah terbentuk secara sistemik di seluruh Indonesia.
Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, NurulArifin mengatakan Rakornas kali ini mengusung tema “Kekaryaan di Era Kecerdasan
Buatan: Transformasi Digital Partai Golkar Menuju Partai Modern”.
Menurut Nurul, kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi jajaran media serta penggalangan opini Partai Golkar di seluruh tingkatan organisasi.
“Yang ingin kami bangun adalah kemampuan kader untuk menggunakan teknologi secara produktif. AI harus menjadi instrumen yang membantu meningkatkan kualitas kerja, mempercepat pengolahan informasi, dan memperkuat efektivitas komunikasi organisasi,” kata Nurul.
Pasukan Organik Media Sosial
Selain transformasi digital, Rakornas juga membahas strategi membangun kekuatan komunikasi partai melalui media sosial. Sekjen DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan, Golkar ingin membangun kekuatan atau pasukan organik di ruang digital tanpa harus bergantung pada jasa buzzer.
Menurutnya, kader partai yang memiliki kemampuan dan pengikut di media sosial dapat mengambil peran aktif dalam menyebarluaskan informasi serta konten positif mengenai Partai Golkar dan Ketua Umum
Bahlil Lahadalia.
“Kalau ini menjadi gerakan yang masif, kita punya pasukan organik di udara, tidak perlu menyewa buzzer. Kita dalam satu barisan yang sama untuk mempublikasikan setiap konten bagus dan ketua umum lagi
sangat viral,” ujar Sarmuji dalam paparannya di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat(6/11/2026).
Sarmuji mencontohkan salah satu konten mengenai Bahlil Lahadalia yang telah ditonton sekitar enam juta kali dalam kurun waktu satu hingga dua bulan terakhir.
Ia menilai tingginya jumlah penonton dan respons positif dalam kolom komentar menjadi peluang bagi Partai Golkar untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat. (Eka)

Editor : Eka Setiawan









