Pemkab Pesawaran Tinjau PPKM Berbasis Mikro

Senin, 28 Juni 2021 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran—-(dinamik.id) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran meninjau program pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro di sejumlah lokasi, salah satunya di Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pesawaran, Kesuma Dewangsa mengatakan peninjauan tersebut dalam rangka memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) di wilayah setempat setelah mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan pada Sabtu (26/6) lalu.

Baca Juga :  Safari Ramadhan, Dirut PTPN Grup Tanam Tebu di Bungamayang Kejar Target Swasembada Gula

“Jadi memang kemarin ada lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan, sebanyak 25 warga Pesawaran dinyatakan positif setelah melalui serangkaian tes swab,” kata Kesuma, Minggu (27/6).

Ia menjelaskan, 25 pasien tersebut berasal dari berbagai kluster, antara lain kluster perjalanan luar kota sebanyak dua pasien, kegiatan masyarakat sebanyak tujuh pasien, kontak erat keluarga 14 pasien serta tenaga kesehatan dua pasien.

Baca Juga :  Menteri Kelautan dan Perikanan Dorong Lampung Kembangkan Tambak Modern

“25 pasien itu berasal dari lima kecamatan Tegineneng, Gedongtataan, Negerikaton, Kedondong, Padangcermin. Lonjakan terbanyak ada di Desa Margomulyo sebanyak sembilan kasus,” jelasnya.

Menurutnya, sebagai langkah pencegahan terhadap kenaikan angka kasus paparan Covid-19 di wilayah setempat, Pemkab Pesawaran mendukung pelaksanaan program sejuta vaksin yang dilakukan pemerintah pusat hingga daerah.

Baca Juga :  DPRD Lampung Segera Bahas 5 Raperda BUMD

“Saya juga menghimbau masyarakat tak ada lagi yang merasa takut dengan vaksin, silahkan datangi fasilitas kesehatan yang ada seperti puskesmas dan RSUD untuk menjalani suntik vaksin,” tuturnya. (RAK)

Berita Terkait

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Rumah Lunas Sejak 2002, Nasabah Pertanyakan BTN Tak Kunjung Berikan Sertifikat
Kanwil Kemenag Lampung Optimalkan Layanan Digital Nikah
Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Berita Terbaru

Pemerintahan

PTPN I Raih Adhi Praya 2026, Perkuat Hilirisasi Perkebunan

Rabu, 28 Okt 2026 - 15:51 WIB

Pringsewu

Pilkakon Tanjung Dalam Ricuh, Penghitungan Suara Dihentikan

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:21 WIB