MPDH: Selamat Qhatong Bapak Presiden di Sai Bumi Rua Jurai

Minggu, 29 Agustus 2021 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Masyarakat Peduli Demokrasi dan Hukum Lampung Jupri Karim.

Ketua Masyarakat Peduli Demokrasi dan Hukum Lampung Jupri Karim.

Ketua Masyarakat Peduli Demokrasi dan Hukum Lampung Jupri Karim.

Bandar Lampung (dinamik.id)–Masyarakat Peduli Demokrasi dan Hukum (MPDH) menyambut baik kedatangan Presiden RI ke-7 Joko Widodo di Sai Bumi Rua Jurai (tanah Lampung) pada 2 September 2021 mendatang.

Provinsi Lampung adalah bagian dari titik yang sangat krusial untuk diperhatikan oleh pemerintah pusat. Karena masalah covid-19 menjadi daerah paling tinggi tingkat kematiannya dan terendah vaksinasinya.

Oleh karena itu kehadiran orang nomor 1 di Republik Indonesia tersebut menjadi angin segar dan kabar gembira bagi Masyarakat Lampug.

“Kehadiran beliau (Bapak Presiden) adalah langkah solutif untuk menyemangati masyarakat Lampung yang tengah mengalami tingkat kelesuan di semua sektor terutama dibidang ekonomi, akibat wabah covid-19 ini.”

“Insya Allah kehadiran beliau membuat masyarakat Lampung kembali bersemangat. Meskipun harus tetap memperhatikan protokol kesehatan dan menghimbau masyarakat umum untuk tidak berkerumun, mengingat Lampung masih dalam kategori zona merah dan masih dalam suasana PPKM,” ujar Ketua Masyarakat Peduli Demokrasi dan Hukum Lampung Jupri Karim dalam siaran persnya, Minggu, 29 Agustus 2021.

Baca Juga :  Tertipu Modus Dana Bantuan, Mikdar Ilyas Ingatkan Warga Lebih Berhati-hati

Sebagai daerah yang terkenal sifat aseptif (menerima) dan ramah-tamah (nemui nyimah), Lampung sangat bangga atas kedatangan Bapak Presiden RI ke-7 yang kesekian kalinya.

Sebab, menurut Jupri, memang sudah saatnya sejak awal reformasi bergulir masyarakat merindukan pemimpin yang selalu hadir di tengah-tengah rakyat, apalagi dalam suasana kesulitan.

“Terkait kekhawatiran beberapa pihak akan menimbulkan kerumunan pastilah beliau dan tim dan pemerintah daerah sudah memikirkan lebih matang tentang teknis di lapangan,” tegas mantan komisioner KPU Mesuji itu.

Baca Juga :  Evaluasi Pengawasan Partisipatif Pemilu Dan Pilkada 2024, Bawaslu Lampung Sebut Minim Pelanggaran, Tanpa Kerusuhan

Jupri menegaskan khusus Lampung memang sangat perlu ditinjau secara lansung dan sudah selayaknya menjadi skala prioritas oleh pemerintah. Tujuannya agar dapat meminimalisasi masalah-masalah yang ada, terutama di masa pandemi covid-19 ini, yang telah memakan yang tidak sedikit dalam rentang waktu hampir 2 tahun ini. (bay)

Berita Terkait

‎‎DPRD Lampung Desak Tangkap Aktor Utama Tambang Emas Ilegal di Way Kanan
Pansus DPRD Lampung Mulai Bahas LHP BPK, Lebih dari 70% Rekomendasi Ditindaklanjuti
Bukan Cuma Hujan! Andika Wibawa Sebut Tata Kota Sumber Masalah Banjir
Alumni Kembali Mengabdi, Syukron Muchtar Isi Sanlat di SMA YP Unila Bandar Lampung
Drainase Buruk Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bandar Lampung, Kostiana Dorong Perbaikan Infrastruktur ‎
Peringati Nuzulul Qur’an, PDIP Lampung Bagikan 500 Takjil dan Santuni Anak Yatim
Munir Turun ke Desa, Maraton Serap Aspirasi Pembangunan Jalan Hingga Beasiswa
DPRD Bandar Lampung Paripurna Tetapkan Perda Pengelolaan BMD

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:57 WIB

‎‎DPRD Lampung Desak Tangkap Aktor Utama Tambang Emas Ilegal di Way Kanan

Senin, 9 Maret 2026 - 17:03 WIB

Pansus DPRD Lampung Mulai Bahas LHP BPK, Lebih dari 70% Rekomendasi Ditindaklanjuti

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:37 WIB

Bukan Cuma Hujan! Andika Wibawa Sebut Tata Kota Sumber Masalah Banjir

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:23 WIB

Alumni Kembali Mengabdi, Syukron Muchtar Isi Sanlat di SMA YP Unila Bandar Lampung

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:33 WIB

Drainase Buruk Diduga Jadi Penyebab Banjir di Bandar Lampung, Kostiana Dorong Perbaikan Infrastruktur ‎

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

SGC Buka Peluang Kerja, Warga Antusias Ikuti Sosialisasi Tebang Ikat Harian

Sabtu, 14 Mar 2026 - 20:32 WIB