Tahun 2021 Jadi Titik Balik PTPN VII

Selasa, 8 Maret 2022 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan BPKP Provinsi Lampung ke PTPN VII dalam rangka Entry Meeting Assesmen Good Corporate Governance (GCG) 2021 PTPN VII.

i

Kunjungan BPKP Provinsi Lampung ke PTPN VII dalam rangka Entry Meeting Assesmen Good Corporate Governance (GCG) 2021 PTPN VII.

Bandar Lampung (dinamik.id)–Kinerja tahun 2021 dinilai sebagai tahun titik balik pencapaian usaha PTPN VII.

Pernyataan itu disampaikan Direktur PTPN VII Ryanto Wisnuardhy saat menerima Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung di PTPN VII Unit Bekri, Selasa 8 Maret 2022.

Ryanto mengatakan, kinerja perusahaan tahun 2021 telah mengakhiri era kerugian yang berlangsung beberapa tahun terakhir.

“Alhamdulillah atas ridho Alloh SWT, Tuhan Yang Maha Esa, kinerja PTPN VII pada 2021 sudah mulai mencatat keuntungan. Ini menjadi turn around (titik balik) bagi PTPN VII yang selama beberapa tahun mengalami kerugian,” kata Chief Ryan, sapaan akrabnya dalam keterangan tertulisnya.

Kunjungan BPKP Provinsi Lampung ke PTPN VII dalam rangka Entry Meeting Assesmen Good Corporate Governance (GCG) 2021 PTPN VII. Kepala Perwakilan BPKP Lampung Sumitro memimpin tim yang akan bekerja selama 25 hari ke depan di semua Unit Kerja PTPN VII di Lampung, Sumsel, dan Bengkulu.

Selain Direktur, Komisaris PTPN VII R Wiwin Istanti hadir secara online dari Jakarta. Dua anggota Board of Management (BoM) PTPN VII, yakni SEVP Operation I dan II, Budi Susilo dan Dicky Tjahyono juga hadir didampingi Sekretaris Perusahaan Bambang Hartawan dan Kabag SPI Ary Askari.

Baca Juga :  SPPN Komitmen Kawal Hak-Hak Karyawan di Masa Transisi PTPN VII

Sedangkan Aris Afandi, Manajer Unit Bekri menjadi tuan rumah. Ryanto menjelaskan, pencapaian ini tidak terlepas dari kerja keras semua lini pada manajemen PTPN VII yang mengusung operational excelence. Lebih dari itu, porsi besar keberhasilan ini juga karena manajemen yang dijalankan sangat ketat menjalankan Good Corporate Governance (GCG).

“Dalam konteks operasional, peran SDM sebagai pemegang kendali seluruh proses sangat besar. Dan yang lebih berperan lagi, adalah penerapan GCG yang sudah sangat ketat. Dalam hal ini, saya secara pribadi dan manajemen menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BPKP,” kata Ryan.

Korelasi keberhasilan PTPN VII dengan BPKP, menurut Ryan sangat erat. Ia mengatakan, dengan pengawalan manajemen seluruh sumberdaya yang ada di PTPN VII oleh BPKP, semua elemen melakukan tugas dan kewajibannya dengan tertib.

“Kerjasama PTPN VII dengan BPKP sangat penting. Sebab, semua proses manajemen di PTPN VII bisa dijalankan dengan prinsip-prinsip GCG sehingga tidak ada kendala berarti dalam operasional. Ini yang mendorong semua operasional berjalan dengan baik dan lancar,” tambah Ryan.

Senada dengan Ryanto, Komisaris PTPN VII R Wiwin Istanti yang menyampaikan sambutan via zoom meeting memberikan penghargaan tertinggi kepada BPKP.

Baca Juga :  Pangdam Sriwijaya, PTPN VII, Bupati Pesawaran Kompak Berbagi Sembako

Dewan Komisaris sebagai unsur pengawas dan pemberi masukan kepada manajemen, kata dia, merasa sangat terbantu dengan kawan BPKP terhadap proses manajemen PTPN VII.

“Kami sebagai pengawas yang diberi tugas oleh undang-undang snagat terbantu BPKP. BPKP adalah sistem peringatan dini yang memberi kepercayaan diri kepada manajemen dalam menjalankan bisnisnya. Dengan kawalan BPKP, penyimpangan bisa segera diantisipasi. Dengan demikian, kita terhindar dari fraud,” kata dia.

Wiwin juga memberi apresiasi kepada manajemen PTPN VII yang berhasil keluar dari kemelut yang sempat membuat kemunduran kinerja beberapa tahun terakhir. Ia juga mengajak seluruh elemen, termasuk stakeholder untuk terus menjaga kinerja terbaik ini.

“Seperti yang disampaikan Pak Direktur tadi, tahun 2021 PTPN VII mulai mencatatkan laba. Ini surprised karena menjadi awal kebangkitan. Memang kita tertolong oleh naiknya harga sawit. Tetapi secara data kita bisa buktikan bahwa produktivitas kita juga naik signifikan,” jelas dia.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Lampung Sumitro menyatakan salut kepada PTPN VII. Ia bersama tim mengaku telah dua tahun berturut-turut mendampingi dan memberi asesmen kepada manajemen PTPN VII. Hasilnya, secara pengelolaan sumberdaya, PTPN VII mendapat penilaian sangat baik dengan skor 91,7.

Baca Juga :  KSO Pabrik TASA PTPN IV Reg 7 Komitmen Terhadap Lingkungan Hidup

“Saya sudah dua kali ke sini (Unit Bekri) untuk melakukan pekerjaan yang sama. Tahun lalu, berdasarkan data yang kami terima, PTPN VII masih rugi cukup besar. Dan hari ini, saya menjadi sangat lega mendengar laporan Pak Direktur yang menyatakan tahun 2021 menjadi turn around, mulai mencatat laba,” kata pria relijius ini.

Dalam menjalankan tugasnya memenuhi perintah undang-undang, kata Sumitro, pihaknya bukan mencari-cari kesalahan suatu instansi yang dinilai. Sebaliknya, pihaknya akan memberi pendampingan atau asistensi untuk dilakukan perbaikan jika masih terdapat sesuatu yang tidak sesuai peraturan.

Oleh karena itu, Sumitro meminta seluruh elemen yang bertanggung jawab untuk memberikan data dan informasi yang dibutuhkan BPKP, untuk memberikan data yang sebenarnya. Sebab, kata dia, data dan informasi yang diberikan akan menjadi bahan analisis BPKP untuk memberikan penilaian, juga rekomendasi.

“Data dan informasi yang benar dan sesuai dengan keadaan akan menjadi tonggak kebijakan. Jika datanya tidak sesuai, ini bisa berakibat fatal karena kebijakan bisa keliru. Sebaliknya, data yang benar dan akurat akan memberi panduan dalam mengembangkan usaha yang sustainable,” kata dia. (Randy)

Berita Terkait

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 06:01 WIB

Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB