Rumah dan Kolam Warga Rejo Binangun Mesuji Kebanjiran

Sabtu, 30 Juli 2022 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MESUJI (Dinamik.Id) — Pasca hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Mesuji selama berjam-jam, membuat salah satu rumah warga atas nama Supriyanto (35) beralamat RK 02/RT 01, Desa Rejo Binangun, Kecamatan Simpang Pematang, terendam banjir mencapai setinggi 75 centimeter.

Ketika dikonfirmasi, Supriyanto mengaku memang rumahnya sudah sering jadi langganan banjir ketika musim hujan. Hal itu karena letak rumahnya yang berada di dekat aliran drainase yang tidak mampu menampung debit air yang melintas ketika hujan turun.

“Ketika musim hujan, rumah saya pasti kebanjiran. Ini karena siringnya kecil dan tidak mampu menampung debit air yang besar, walaupun tidak lama tapi air sampai ke dalam rumah bertahan lebih satu jam,” kata Supriyanto, Sabtu (30/7/2022).

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Mesuji Sunardi Nyerupa mengatakan, hasil mitigasi timnya di lapangan terdapat penyumbatan beberapa saluran air yang mengakibatkan banjir.

Dimana kondisi siring dan jembatan tidak mampu menampung debit air yang melintas. Alhasil, banjir pun pasti terjadi saat hujan turun.

“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk menurunkan alat berat membersihkan saluran air yang tersumbat. Selain itu kami juga mendata korban untuk memberikan bantuan berupa logistik dan peralatan rumah tangga,” kata Sunardi Nyerupa.

Baca Juga :  Bocah Penderita Tumor Mata di Mesuji Menerima Bantuan dari Kemensos RI

Di sisi lain, selain merendam rumah warga, banjir juga membuat kolam seluas satu hektar milik warga bernama Boiman yang berisi ikan gurame dan nila siap panen ludes terkena luapan air. Akibatnya, Boiman mengalami gagal panen dan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

“Kolam saya seluas satu hektar berisi ikan gurame sebanyak 30 ribu ekor dan ikan nila 10 ribu ekor. Akibatnya saya gagal panen dan merugi hingga puluhan juta rupiah. Karena sudah selama enam bulan ikan ini saya pelihara, terkena banjir,” ujar Boiman.

Baca Juga :  Jajaran Polsek Mesuji Timur Lakukan Kegiatan Binluh SD Hingga SMK

Di tempat yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Mesuji dari Partai NasDem Aisyah mengatakan, dirinya sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Mesuji agar segera menangani persoalan ini, agar banjir tidak meluas.

“Saya berharap ini bisa jadi perhatian Pemerintah Kabupaten Mesuji, untuk segera ditangani agar banjir tidak meluas ke permukiman warga yang lain,” jelasnya (MORE/RED)

Berita Terkait

Gubernur Mirza: Pemimpin Sejati Adalah Pelayan yang Mencintai Rakyatnya
Gubernur Bersyukur Lampung Dipercaya Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
DPRD Pringsewu Sebut Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan Jatiagung Diupayakan Tahun Depan
Warga Jati Agung Pilih Gogoh Ikan di Jalan Rusak, Sindiran Keras untuk Pemerintah
Lampung Gas Hilirisasi Pertanian dan Peternakan, Petani dan Peternak Harus Naik Kelas
250 Anggota PWI Sukseskan HPN di Banten, Marindo: Gubernur Dukung HPN Porwanas 2027 di Lampung
Dilepas Kapolres, Perwakilan PWI Mesuji Siap Ikuti Rangkaian HPN 2026 Banten
Menteri PU Tinjau Jembatan Way Bungur, Bupati Lamtim Berterimakasih ke Presiden

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 23:20 WIB

Gubernur Mirza: Pemimpin Sejati Adalah Pelayan yang Mencintai Rakyatnya

Senin, 9 Februari 2026 - 12:27 WIB

Gubernur Bersyukur Lampung Dipercaya Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:50 WIB

DPRD Pringsewu Sebut Anggaran Terbatas, Perbaikan Jalan Jatiagung Diupayakan Tahun Depan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:13 WIB

Warga Jati Agung Pilih Gogoh Ikan di Jalan Rusak, Sindiran Keras untuk Pemerintah

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:37 WIB

Lampung Gas Hilirisasi Pertanian dan Peternakan, Petani dan Peternak Harus Naik Kelas

Berita Terbaru

DPRD Provinsi

HPN 2026, Kostiana Ajak Pers Adaptif Hadapi Era Digital

Senin, 9 Feb 2026 - 16:28 WIB