Pemprov Lampung Terima Anugerah Reksa Bandha

Senin, 5 Desember 2022 - 00:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG (dinamik.id) – Dinilai berdedikasi dan berkontribusi dalam pengelolaan barang milik negara, Pemerintah Provinsi Lampung menerima Penghargaan Anugerah Reksa Bandha Kategori Peer Colaboration, yang diberikan secara langsung oleh Jose Arif Lukito, tenaga Pengkaji Optimalisasi Kekayaan Negara mewakili Kantor Pusat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

Penghargaan diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Fahrizal Darminto, di Gedung Serba Guna Presisi Polda Lampung, Senin (5/12/2022).

Baca Juga :  Kampanye Media Massa Pilkada 2024 Dimulai Hari Ini, Bawaslu Lampung Harap Berjalan Sesuai Aturan

Penganugerahan Reksa Bandha tahun 2022 merupakan kegiatan apresiasi pengelolaan kekayaan negara oleh DJKN Kantor Wilayah Lampung dan Bengkulu.

Anugerah Reksa Bandha diberikan dalam rangka Hari Kekayaan Negara ke-16 Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.

Dalam Sambutan secara virtual, Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap kegiatan Anugerah Reksa Bandha Tahun 2022 ini dapat terus meningkatkan motivasi seluruh stakeholders Kemenkeu di bidang pengelolaan kekayaan negara dan lelang untuk terus mengoptimalkan penggunaan aset.

Baca Juga :  Wiyadi Tekankan Pencegahan Bullying sebagai Wujud Pengamalan Nilai Pancasila

Pengelolaan aset yang baik mencerminkan kemampuan suatu negara untuk merencanakan dengan baik penggunaan aset. Juga mencerminkan bagaimana kelembagaan mengelola pembangunan dengan kualitas yang bagus karena hal ini mencerminkan kepedulian antargenerasi.

Sri Mulyani menekankan bahwa penghargaan yang diraih oleh para pemenang dimaknai bukan sekadar sebagai plakat, namun sebagai sebuah upaya membangun kultur menjaga serta mengelola aset negara sebagai bagian dari pertanggung jawaban publik.

Baca Juga :  140 preman dan pelaku pungli diamankan petugas di 64 lokasi di Lampung

“Pertanggungjawaban publik tidak hanya sekedar membuat laporan keuangan yang kemudian di audit oleh BPK, tapi lebih dari itu adalah bagaimana kita memperlakukan aset itu sebagai sebuah sikap karakter bangsa yang menghargai jerih payah kita semua, rakyat kita terutama,” ujarnya. (naz/red)

Berita Terkait

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Rumah Lunas Sejak 2002, Nasabah Pertanyakan BTN Tak Kunjung Berikan Sertifikat
Kanwil Kemenag Lampung Optimalkan Layanan Digital Nikah
Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Berita Terbaru

Bisnis

PTPN I Perkuat Hilirisasi Kopi Ijen Tingkatkan Daya Saing

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:52 WIB

Bisnis

PTPN I Perkuat Bisnis Energi dan Manufaktur

Jumat, 16 Okt 2026 - 15:12 WIB