Temui BPN, SKK Migas Berharap Pengeboran Minyak di Lamteng Ada Titik Terang

Selasa, 25 Juli 2023 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepulauan Seribu (dinamik.id) — Rencana pengeboran minyak di daratan, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung diharapkan semakin menemui titik terang.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) berharap tak ada lagi hambatan pengeboran yang akan dilakukan Harpindo Mitra Kharisma setelah sertifikat diterbitkan BPN.

“Status hari ini, tim turun ke BPN untuk melakukan sertifikasi kalau sudah aman, masyarakat menerima, Harpindo dapat melakukan eksplorasi. Alhamdulillah dibantu Pemda kalau tidak ya tentu tidak dapat berjalan,” ujar Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel Safe’i Syafri saat menjadi narasumber pada media gathering yang diselenggarakan PHE OSES di Pantara Island, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Selasa, 25 Juli 2023.

Baca Juga :  Langgar Ketentuan Ini, Kartu Kompetensi Wartawan Bisa Dicabut

Ia menjelaskan Harpindo Mitra Kharisma sebagai investor pengeboran minyak memiliki masa eksplorasi selama enam tahun. Namun hampir lima tahun masa berlaku kontrak, pengeboran belum dapat dilakukan karena banyaknya hambatan.

“Saat ini masa eksplorasi di Lamteng 6 tahun hampir habis. Seperti pengadaan tanah lima hektare, banyak hal sudah kami selesaikan. Alhamdulillah hampir lima tahun pembebasan lahan clear. Tetapi saat akan dilakukan pengeboran eksplorasi belum dapat dilakukan,” ungkapnya.

Secara perinci, ia menjelaskan sejumlah kendala yang dihadapi selain pembebasan lahan adalah akses jalan terdekat. Pasalnya untuk menentukan titik sumur tidak dapat dilakukan sembarangan.

Baca Juga :  PWI Cash Back Tamat, Mari Bergabung dengan PWI KLB

“Kalau tanah 5 ha ke bawah, SKK migas akan memberikan kuasa pada Harpindo untuk pengadaan pembebasan lahan, tapi gagal karena pemilik lahan tidak mau melepaskan lahan. Secara aturan kita titipkan uang konsinyasi. Tapi terjadi gugatan. Dokumen sertifikat lahan tidak ada,” terangnya.

Namun, ia optimistis pengeboran minyak dapat berjalan sebelum masa eksplorasi berakhir. “Seandainya eksplorasi di Lamteng berjalan lancar seluruh dana yang dikeluarkan menjadi tanggung jawab perusahaan,” kata dia.

Safe’i menegaskan cadangan migas Indonesia bisa bertahan untuk 9 tahun saja. Oleh karenanya, eksplorasi masif harus digencarkan.

Baca Juga :  PC PMII Bandar Lampung Mitra Kota Bandar Lampung

Pemerintah mencanangkan peningkatan produksi minyak menjadi 1 juta barel pada tahun 2030 dengan melakukan berbagai upaya serta dukungan bagi KKKS.

Saat ini, menurutnya, baru terdapat 128 cekungan. Produksi minyak mentah pada 2022 sebanyak 612,3 ribu barrel/hari. Sementara kontribusi produksi minyak bumi dari wilayah sumbagsel 68.914 BOPD atau hampir 10% dari rata-rata produksi harian nasional.

Di sisi lain, konsumsi Minyak Indonesia dilaporkan sebesar 1.585.000 Barrel/Day th pada 2022. Rekor ini naik dibanding sebelumnya yaitu 1.461.000 Barrel/Day th untuk 2021. (Eka)

Berita Terkait

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional
IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif
Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Daftar Pilrek, Prof Asep Sukohar Tunjukan Keseriusan Ingin Majukan Unila 2027-2031
Wakil Ketua Komisi IV DPR Hanan Dukung Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
IMM Pringsewu Tegaskan Anggota DPRD Tidur dan Main HP Rusak Citra Legislatif, BK Harus Tegas!

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:52 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Daftar Pilrek, Prof Asep Sukohar Tunjukan Keseriusan Ingin Majukan Unila 2027-2031

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB