Kanwil DJPb Lampung Gelar Diseminasi Kajian Fiskal Regional di UIN

Rabu, 20 September 2023 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung menggelar kegiatan Diseminasi Kajian Fiskal Regional (KFR) dan Spending Review di UIN Raden Intan Lampung (RIL), Rabu (20/09/2023).

Bertajuk Treasury Goes to Campus, kegiatan tersebut berlangsung hybrid di Ruang Teater Lt.2 Gedung Academic & Research Center kampus setempat dan melalui platform Zoom serta Youtube.

“Terimakasih telah memilih kampus hijau UIN Raden Intan peringkat 61 dunia, sebagai tempat pelaksanaan diseminasi, kami berharap akan semakin banyak terjalin kerjasama sebagai wujud saling mendukung program agar kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lampung bisa tercapai,” ungkap Rektor Prof H Wan Jamaluddin Z PhD dalam welcoming speech-nya.

Diseminasi ini, ujarnya, sebagai media komunikasi perkembangan perekonomian Provinsi Lampung. Rektor berharap, kegiatan ini memberikan ruang kepada masyarakat luas khususnya mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN yang hadir untuk memahami beberapa materi yang akan dipaparkan oleh narasumber terkait.

Baca Juga :  IM Ganjar Lampung Makin Masif, Militan dan Solid Bergerak Hingga Tingkat RT

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Lampung, Mohammad Dody Fachrudin SE MSi, menyampaikan, kegiatan semacam ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Hal tersebut dalam rangka mengawal ekonomi sehingga membawa masyarakat Lampung lebih sejahtera.

Dalam paparannya, ia menjelaskan Diseminasi KFR triwulan II 2023 yang membahas APBN Regional Lampung, pengembangan ekonomi daerah, penguatan local taxing power serta spending review tahun 2022.

Pelaksanaan APBN di Provinsi Lampung sampai dengan 30 Juni 2023 secara keseluruhan menunjukkan capaian yang cukup baik dan berjalan on-track walaupun terdapat penyesuaian yang disebabkan oleh dinamika kebijakan dan dampak perekonomian global sepanjang semester I-2023.

“Akhir Juni 2023, realisasi pendapatan negara di Provinsi Lampung mencapai Rp4,82 triliun atau 50,65 persen dari target APBN 2023. Hal itu didominasi dari penerimaan perpajakan sebesar Rp4,17 triliun atau 86,64 persen dari total pendapatan negara,” jelasnya.

Baca Juga :  Rektor Sambangi Lokasi KKN di Pesisir Barat

Sedangkan Realisasi Belanja Negara hingga triwulan II-2023, sambungnya, tercatat sebesar Rp12,98 triliun dengan penyerapan mencapai 45,04 persen dari pagu. Realisasi Belanja Negara masih didominasi oleh Transfer Ke Daerah (TKD) yaitu sebesar Rp10.168,98 atau 70,21 persen dari total Belanja Negara.

Selain pemaparan dari Kanwil DJPb Provinsi Lampung, penyampaian materi juga disampaikan Tri Setyoningsih MPP selaku Ekonom Senior Bank Indonesia Provinsi Lampung yang membahas Kondisi Moneter Lampung hingga Tw II-2023, Risiko Inflasi dan Kebijakan Pengendalian Inflasi di Regional Lampung yang disampaikan melalui Zoom; Syaifullah Noer SIP MPA selaku Kepala Sub Bidang Pajak I Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung dengan materi Perkembangan Penerimaan Daerah, Persiapan serta Arah Kebijakan Pemerintah Daerah Lampung Menuju Pelaksanaan Penuh UU HKPD di tahun 2024.

Baca Juga :  Siswi Man 2 Bandar Lampung Road To Nasional Puteri Ekowisata Indonesia 2024 Di Bali

Kemudian dua Local Expert yakni Dosen FEBI UIN, Prof Dr Tulus Suryanto MM Akt CA yang membahas Peran Keuangan Syariah dalam peningkatan ekonomi regional, serta Dosen FEB Unila, Marselina Djayasinga dengan materi Rekomendasi Kebijakan dan Strategi Pemerintah untuk Menjaga Stabilitas Perekonomian Regional.

Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana penyebarluasan data dan hasil analisis Kajian Fiskal Regional yang telah disusun oleh Tim Kanwil DJPb Provinsi Lampung sehingga dapat memberikan manfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Selain itu, masukan dari pihak-pihak lain yang berkompeten juga dapat bermanfaat dalam upaya penyempurnaan dan perbaikan Kajian Fiskal Regional periode berikutnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut dari jajaran UIN, Perwakilan Kemenkeu DJP/DJBC/DJKN, Perwakilan BPS, Perwakilan OJK, peserta daring (Pemda Kab/Kota, KPPN, Satuan Kementerian/Lembaga), dan sejumlah peserta UMKM. (Naz)

Berita Terkait

Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional
Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla
Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Daftar Pilrek, Prof Asep Sukohar Tunjukan Keseriusan Ingin Majukan Unila 2027-2031
IMM Pringsewu Tegaskan Anggota DPRD Tidur dan Main HP Rusak Citra Legislatif, BK Harus Tegas!
Aprozi Alam dan Rahmawati Herdian Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:52 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Daftar Pilrek, Prof Asep Sukohar Tunjukan Keseriusan Ingin Majukan Unila 2027-2031

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB