Tenaga Kerja Bongkar Muat Pelabuhan Panjang Senang Dapat Bantuan PSU

Rabu, 18 Oktober 2023 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan (dinamik.id) – Buruh atau Tenaga Kerja bongkar muat Pelabuhan Panjang yang tinggal di Perumahan (Tenaga Kerja Bongkar Muat) TKBM di Desa Talang Uluh, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan kini tersenyum lebar. Pasalnya, Tahun 2023 ini perumahan yang menjadi tempat tinggal mereka mendapatkan bantuan pembangunan jalan lingkungan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Perumahan.

Dirjen Perumahan, Iwan Suprijanto menyampaikan bahwa bantuan pembangunan PSU berupa jalan lingkungan perumahan merupakan program dari pemerintah pusat yang dilaksanakan oleh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan yang diberikan kepada perumahan subsidi yang diperuntukan bagi kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Bantuan PSU tersebut merupakan bentuk stimulan bagi pengembang perumahan MBR/Subsidi agar terus terdorong menyediakan atau membangun perumahan yang layak bagi MBR dalam rangka pencapaian Program Sejuta Rumah (PSR) yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Iwan Suprijanto juga menyampaikan bahwa Pembangunan PSU pada lingkungan perumahan subsidi juga merupakan upaya pemerintah untuk mewujudkan lingkungan perumahan dan permukiman yang layak.

Baca Juga :  Ratusan Pengurus PSHT Minta Polres Tubaba Ungkap Pelaku Penembakan Anggotanya

Pada tahun 2023 Perumahan TKBM Pelabuhan Panjang mendapatkan bantuan berjumlah 266 unit berupa Pembangunan jalan lingkungan paving blok. Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sumatera V Johnny Rakhman, didampingi Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Penyediaan Perumahan Provinsi Lampung Heriyanto, menyampaikan bantuan PSU diberikan setelah PT. Duta Hidup Lestari (DHL) selaku pengembang perumahan yang telah mengajukan usulan bantuan PSU melalui aplikasi SIBARU. Perumahan tersebut berdasarkan hasil verifikasi dinyatakan memenuhi persyaratan teknis dan administrasi sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Bantuan Pembangunan Perumahan dan Penyediaan Rumah Khusus. “Bagi pengembangan perumahan subsidi yang berminat untuk mengajukan usulan bantuan setidaknya dapat memenuhi persyaratan diantaranya memiliki daya tampung minimal 100 unit dalam 1 siteplan yang telah disahkan pemerintah daerah dan rumah terbangun minimal 50 unit ujar Heriyanto. Beliau juga menambahkan bahwa pelaksanaan pekerjaan ditargetkan dapat selesai pada akhir awal bulan Desember 2023.” jelasnya.

Ditempat terpisah, Ahmad salah seorang warga Perumahan TKBM juga menyampaikan bahwa pembangunan jalan lingkungan perumahan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, “lingkungan perumahan kami akan jadi lebih nyaman, anak-anak bermain sepeda lebih enak, jalan tidak lagi berdebu saat kemarau atau becek saat hujan,” ungkapnya.

Baca Juga :  LPK-LN Bintang Sukses Bersaudara Mesuji Mou Dengan BPRS Mitra Argo Usaha

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan ini, semoga kedepannya bisa lebih banyak lagi perumahan subsidi di Lampung yang mendapat bantuan.” kata Ahmad.

Tamzil selaku pengembang PT. DHL menyampaikan bahwa perumahan ini merupakan rumah subsidi yang konsumennya adalah buruh kasar, tenaga kerja bongkar muat Pelabuhan Panjang. Buruh sebagai pekerja sektor informal biasanya sangat sulit mendapatkan fasilitas pembiayaan, khususnya untuk memiliki rumah. Oleh karena itu pihaknya bekerjasama dengan Koperasi TKBM untuk memfasilitasi pembiayaan perumahan para buruh tersebut. “Kami sangat mengapresiasi pemerintah serta Satker Penyediaan Perumahan Lampung atas bantuan dalam membangunan jalan di perumahan ini.” Pungkasnya.(Naz)

Berita Terkait

Izin Operasional RSUD HM Ryacudu Lampura Terancam Dicabut
INFO MUDIK: ADSP Bakauheni Berlakukan Diskon Single Tarif pada 23-29 Maret
Banjir di Bandar Lampung Telan Tiga Korban Jiwa
KPK Tangkap Bupati Pekalongan, Belum Tiga Bulan Sudah Tujuh Kali OTT
Pengawasan Pekerjaan Jalan di Lampung Telan Rp200 Hingga Rp550 Juta
Komisi VIII DPR Minta 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK
Konkernas Tetapkan Lampung Tuan Rumah HPN 2027
Baru Delapan Hari Ngantor di Lampung, Rizal Terjaring OTT KPK

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 19:17 WIB

Izin Operasional RSUD HM Ryacudu Lampura Terancam Dicabut

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:57 WIB

INFO MUDIK: ADSP Bakauheni Berlakukan Diskon Single Tarif pada 23-29 Maret

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:51 WIB

Banjir di Bandar Lampung Telan Tiga Korban Jiwa

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:08 WIB

KPK Tangkap Bupati Pekalongan, Belum Tiga Bulan Sudah Tujuh Kali OTT

Minggu, 22 Februari 2026 - 07:57 WIB

Pengawasan Pekerjaan Jalan di Lampung Telan Rp200 Hingga Rp550 Juta

Berita Terbaru

Berita

Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota

Senin, 13 Apr 2026 - 18:46 WIB