Kebakaran TPA Bakung Mulai Padam, Wali Kota Bandar Lampung Sebut tak Perlu Tanggap Darurat

Kamis, 19 Oktober 2023 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG (dinamik.id) – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan tak perlu peningkatan status tanggap darurat atas kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Bakung, Kecamatan Telukbetung Barat. Pasalnya, kebakaran mulai padam dan hanya menyisakan asap.

“Namun petugas tetap jaga TPA ini 24 jam untuk mengantisipasi agar kebakaran tak lagi terjadi,” kata Eva Dwiana saat meninjau langsung proses pemadaman kebakaran di TPA Bakung, Kamis (19/10/2023).

Eva Dwiana mengatakan, setelah berdiskusi dengan tim lapangan tidak perlu meningkatkan status gawat darurat bencana, karena masih bisa ditangani. “Bunda tegaskan, ini masih terkendali. Sehingga tidak perlu ditingkatkan menjadi bencana. insya Allah 1-2 hari ini sudah clear,” ujar Eva Dwiana.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu, Wali Kota meminta satgas di lapangan jangan berhenti memadamkan kalau asapnya belum hilang. Selain itu, Eva juga mengimbau kepada pemulung untuk mensterilkan lokasi dan tidak ada orang yang beraktivitas kecuali tim dari satgas.

Baca Juga :  Kesulitan Fogging DBD, Warga Gedung Meneng Telpon Bung Iqbal

“Kita ingin semua beres. Kita akan cari tahu penyebab kebakarannya apa, dan antisipasi ke depan supaya tidak terjadi lagi,” kata dia.

Terkendala Kekurangan Suplai Air
Kebakaran yang melanda TPA Sampah Bakung, terjadi sejak Jumat (13/10/2023).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan kebakaran di TPA Bakung hanya menyisakan bara api di tumpukan sampah yang menimbulkan asap tebal. “Namun, sekarang asap yang ditimbulkan oleh bara api sudah berkurang 30 persen dari sebelumnya,” kata dia.

Melihat kondisi ini, Anthoni optimistis kebakaran di TPA Bakung bisa dipadamkan dalam waktu tiga sampai empat hari ke depan. Berdasarkan hasil evaluasi dari BPBD, DLH dan Dinas Pemadam Kebakaran, menurut Anthoni, status tanggap darurat belum diperlukan.

Baca Juga :  Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami Baitul Muhtadin Gelar Khitanan Massal

“Hal ini karena situasi di lapangan sudah terkendali. Api berhasil dilokalisir agar tidak menyebar ke daerah lain. Kemarin yang terbakar ada 5 hektare lebih .Tapi sekarang sudah 30 persen mengurangi pokok yang terbakar,” kata Anthoni,

Menurutnya, dengan situasi sekarang, upaya pemadaman kebakaran menunjukkan hal positif, meskipun terdapat kendala dalam penanganannya. “Kendalanya kami sangat kekurangan suplai air yang dibutuhkan untuk menyuplai armada pemadam kebakaran di TPA Bakung,” kata dia.

Dia mengatakan sekarang 20 tangki air suplai yang dipakai untuk memadamkan kebakaran di TPA Bakung tapi memang belum cukup untuk mematikan bara api secara keseluruhan. “Jadi di sini ada jeda waktu suplai air ke armada damkar karena lokasi sumber air yang tidak representatif. Jadi ini juga kendala kami dan tentu memperlambat dalam upaya pemadaman bara api,” kata dia.

Anthoni menyebutkan total air yang digunakan untuk pemadaman kebakaran TPA Bakung kurang lebih 1 juta liter atau lebih dari 200 tangki air bersih. “Kami terus berupaya memadamkan bara api, dengan menggunakan alat berat enam unit dan lima mobil pemadam kebakaran,” kata dia.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Serahkan SK Pensiun dan Apresiasi Pengabdian 137 ASN

DIa berharap dukungan semua pihak agar proses pemadaman kebakaran di TPA Bakung dapat segera terselesaikan. “Kami harap dukungan dari seluruh instansi, swasta dan pihak lainnya dengan mengirimkan kendaraan suplai air ke TPA Bakung agar proses pemadaman berjalan dengan maksimal,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Ahmad Husna, menegaskan pihaknya belum akan menetapkan peningkatan status tanggap darurat di TPA Sampah Bakung.

“Jadi itu, peningkatan status Bakung belum akan diajukan, karena keyakinan kami titik api di TPA Bakung dapat dikuasi,” kata Ahmad Husna. (Naz)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Ajukan Perluasan Kawasan Kotabaru 4.000 Ha ke Kemenhut
Gerbong Mutasi Pemprov Bergerak Lagi, Ini Daftarnya
Ini Empat Pesan Sekdaprov Marindo Kurniawan pada 31 Pejabat Baru
Belum Seumur Jagung, Jalan Menuju TPU Pekon Pandansari Rusak Lagi
TN Way Kambas Perkuat Strategi Terpadu Tekan Konflik Gajah dan Manusia
Terungkap! Komplotan Pencuri Sapi yang Beraksi 3 Tahun di Pringsewu Dibekuk Polisi
KOMPASS–IKMAPAL Bentuk Panitia Kajian Lingkungan Hidup dan SDM Papua
Papa Rock n Roll Bakal Gemparkan Tubaba, Tunggu Tanggal Mainnya!

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:04 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perluasan Kawasan Kotabaru 4.000 Ha ke Kemenhut

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Gerbong Mutasi Pemprov Bergerak Lagi, Ini Daftarnya

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:11 WIB

Ini Empat Pesan Sekdaprov Marindo Kurniawan pada 31 Pejabat Baru

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:13 WIB

Belum Seumur Jagung, Jalan Menuju TPU Pekon Pandansari Rusak Lagi

Senin, 19 Januari 2026 - 20:50 WIB

TN Way Kambas Perkuat Strategi Terpadu Tekan Konflik Gajah dan Manusia

Berita Terbaru

Sebanyak 31 pejabat terdiri dari 23 Pejabat Administrator dan 8 Pejabat Pengawas dilantik Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, di Balai Keratun, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Bandar Lampung, Rabu (21/1).

Pemerintahan

Gerbong Mutasi Pemprov Bergerak Lagi, Ini Daftarnya

Rabu, 21 Jan 2026 - 16:26 WIB

Sekda Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menyalami dan mengucapkan selamat kepada 31 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung di Balai Keratun, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Bandar Lampung, Rabu (21/1).

Pemerintahan

Ini Empat Pesan Sekdaprov Marindo Kurniawan pada 31 Pejabat Baru

Rabu, 21 Jan 2026 - 16:11 WIB