Cerita Febrianto Lalui PMM di Universitas Padjadjaran

Jumat, 19 April 2024 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) merupakan salah satu program Kemrndikbud, di mana para mahasiswa di seluruh Indonesia bisa berkesempatan mengikuti perkuliahan antarkampus, hingga belajar mengenal budaya antarpulau.

Hal itu dirasakan Febrianto, mahasiswa Pendidikan Sejarah Unila angkatan 2021. Ia mendapat kesempatan untuk mengikuti program PMM angkatan empat di Universitas Padjadjaran tahun 2024.

Berawal informasi yang didapat lewat temannya, ia berencana mengikuti PMM angkatan tiga tahun 2023. Namun, karena terkendala kondisi ekonomi, Febrianto memutuskan menghentikan rencana tersebut hingga akhirnya berhasil mengikuti program PMM angkatan empat.

Baca Juga :  Lulus Uji Kompetensi, 9 Dosen UIN RIL Naik Jabatan Akademik Sebagai Profesor

Febri mengatakan, PMM merupakan salah satu program di mana mahasiswa tidak hanya mengikuti kegiatan perkuliahan, tetapi juga menjadi sarana mendapatkan ilmu baru, pengetahuan baru, tempat-tempat baru, hingga teman dan hubungan baru.

Febrianto memutuskan mengikuti PMM pada semester enam. Menurutnya, pada semester ini ia belum diwajibkan mengerjakan skripsi sehingga masih bisa mengikuti program MBKM di kampus. Selain itu, ia berkeinginan memperluas pengalaman selain menjalani aktivitas organisasi di kampusnya.

Rasa penasaran membuat Febrianto semakin tertarik mengikuti berbagai kegiatan di PMM batch empat. Ia berpendapat, setiap kampus pasti memiliki atmosfer yang berbeda dalam perkuliahannya. Apalagi sebagian besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia terletak di pulau Jawa.

Baca Juga :  Pendaftaran UM-PTKIN Diperpanjang Hingga 18 Juni 2024

Selama PMM, Febri mendapat kesempatan bertemu dan berbaur dengan teman-teman PMM dari seluruh Indonesia, sehingga ia bisa mengenal dan memahami berbagai budaya dan bahasa daerah yang digunakan, hingga mengunjungi berbagai tempat-tempat unik di sekitar kampus dan Kota Bandung.

Dibalik keseruan dan pengalaman yang ia dapatkan, tantangan seperti biaya hidup sempat membuatnya bingung. Namun berkat bantuan dan solusi dari rekan-rekan sejawatnya membuat Febri semakin bersemangat mengikuti program PMM hingga selesai.

Baca Juga :  UIN RIL Perbarui SPMI Berdasarkan Permendikbud Ristek No. 53 Tahun 2023

Febrianto juga berterima kasih kepada Unila atas kesempatan yang diberikan dan mengajak mahasiswa Unila lainnya ikut program PMM. Jika memiliki peluang, ia berencana melanjutkan program ke Universitas Padjadjaran.

Febrianto berharap, lewat program ini ada banyak siswa yang tertarik dan yakin untuk mengikuti program MBKM, termasuk PMM. “Jangan takut mencoba, disertai belajar, dan berdoa,” ujarnya. (Pin)

Berita Terkait

BPMP, BGTK, Balai Bahasa, dan Dewan Pendidikan Bahas Arah Kebijakan Pendidikan Lampung
Dewan Pendidikan Lampung Ajak Masyarakat Kawal SPMB SMA/SMK 2026
Perkuat Pengawasan dan Karakter, Disdikbud Lampung Antisipasi Tawuran Pelajar
SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas
Kemah Sastra 2026, Ari Pahala: Puisi Bukan Sekadar Bahasa, Tapi Cara Menjumpai Dunia
Rektor UIN Raden Intan Lampung Lantik Pimpinan Universitas Periode 2026–2030
BBPL Tindak Lanjuti Evaluasi Festival Tunas Bahasa Ibu 2025
LKKS Lampung Kunjungi PAUD Bunga Krisma, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:34 WIB

BPMP, BGTK, Balai Bahasa, dan Dewan Pendidikan Bahas Arah Kebijakan Pendidikan Lampung

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:05 WIB

Dewan Pendidikan Lampung Ajak Masyarakat Kawal SPMB SMA/SMK 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:10 WIB

Perkuat Pengawasan dan Karakter, Disdikbud Lampung Antisipasi Tawuran Pelajar

Senin, 13 April 2026 - 18:48 WIB

SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas

Kamis, 9 April 2026 - 13:45 WIB

Kemah Sastra 2026, Ari Pahala: Puisi Bukan Sekadar Bahasa, Tapi Cara Menjumpai Dunia

Berita Terbaru