SIAR Bergerak Cegah DBD di Kecamatan Kedaton

Jumat, 19 April 2024 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Relawan Sahabat Iqbal Ardiansyah (SIAR) melakukan fogging untuk mencegah dan mengurangi terjadinya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Gereja Santo Yohanes Rasul, Gang Bakti, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, pada Jumat, 19 April 2024.

Ketua Relawan SIAR, Idiyanto mengungkapkan bahwa tindakan ini dilakukan karena meningkatnya jumlah orang yang terinfeksi, bahkan ada yang meninggal dunia.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk 2.324 Warga Kecamatan Kedamaian Bandar Lampung

“Relawan ini bertindak untuk membantu masyarakat Bandar Lampung melawan DBD yang sedang meningkat saat ini. Melihat banyaknya orang yang terinfeksi dan bahkan meninggal, fogging ini merupakan langkah pencegahan untuk mengurangi korban DBD,” ujarnya.

Idi, panggilan akrabnya, berharap bahwa kegiatan yang dilakukan oleh timnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Bandar Lampung agar dapat terhindar dari penyakit tersebut dan memulai gaya hidup sehat.

Baca Juga :  Rangkaian HUT MESUJI Ke - 14, Pemkab Mesuji Gelar Istighosah dan Ziarah Makam Leluhur

“Dengan adanya kegiatan fogging ini, masyarakat Kota Bandar Lampung diharapkan dapat terhindar dari wabah ini dan memulai pola hidup yang lebih sehat,” harapnya.

Di tempat yang sama, Pengurus Gereja Santo Yohanes Rasul, Joko, mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan fogging yang dilakukan Relawan Sahabat Iqbal Ardiansyah.

Baca Juga :  Legislator Bandarlampung sebut perlu aksi nyata cegah perilaku menyimpang

Ia berharap hal tersebut bisa bermanfaat bagi warga sekitar sehingga dapat mengurangi terinfeksi wabah penyakit tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Relawan SIAR, semoga ini bermanfaat bagi masyarakat Bandar Lampung yang sehat,” kata Joko.(pin)

Berita Terkait

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 06:01 WIB

Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB