Bemnus Lampung Minta Tindak Tegas PT. San Xiong Steel Indonesia

Selasa, 21 Mei 2024 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – BEM Nusantara Provinsi Lampung mendesak Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Lampung dan Kepolisian Daerah (Polda) Lampung untuk segera menuntaskan penyelidikan dan mengambil langkah tegas terkait adanya korban jiwa di PT San Xiong Steel Indonesia, Jalan Lintas Sumatra, Katibung, Lampung Selatan, pada Selasa, 21 Mei 2024.

Ketua Koordinator Daerah BEM Nusantara Provinsi Lampung, Faathir al Insani, S.H., menyikapi kejadian ini dengan serius, mengingat ini bukan pertama kalinya kecelakaan terjadi di perusahaan tersebut.

“Disnaker Provinsi Lampung dan Polda Lampung harus segera mengusut tuntas kasus ini agar tidak terulang kembali,” ujar Mahasiswa Hukum itu

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan keselamatan semua pekerja buruh perusahaan diberikan perlindungan dan keamanan dalam bekerja. Setiap perusahaan harus bertanggung jawab secara hukum atas kecelakaan kerja yang terjadi di tempatnya.

“Tanggung jawabnya bukan hanya mengenai kerugian yang timbul akibat kecelakaan, tapi juga memastikan pekerja yang mengalami cacat karena kecelakaan tidak diputus hubungan kerjanya,” tambahnya.

Faathir juga menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan kajian terkait kejadian tersebut dan akan turun ke jalan bersama buruh untuk mendesak pihak terkait.

Baca Juga :  Jajaran Polres Mesuji Lakukan Giat Jum'at Curhat, Berikut Paparan Kapolres AKBP Ade Hermanto

“Saat ini kami sedang melakukan kajian bersama rekan-rekan universitas di Provinsi Lampung. Kami akan turun ke jalan jika diperlukan,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua DPD KNPI Lampung Selatan, Merik Havit, S.H., M.H., meminta pemerintah menghentikan produksi PT San Xiong Steel Indonesia, perusahaan peleburan besi di Lampung Selatan, Rabu 15 Mei 2024.

Hal ini usai salah satu tungku peleburan besi diduga meledak, hingga menyebabkan tiga pekerja PT San Xiong Steel Indonesia mengalami luka bakar serius.
Merik Havit menyatakan kekhawatirannya bahwa kejadian serupa bisa terulang, mengingat insiden ini bukan yang pertama kali terjadi. Ia menekankan pentingnya menghentikan operasional perusahaan demi keselamatan para pekerja.

Baca Juga :  Konkernas 2022 PWI Berlangsung Harmoni dan Kondusif

“Tutup saja. Ini berisiko jika dibiarkan, mengingat ini bukan yang pertama kali,” ujar pemuda yang baru saja terpilih menjadi anggota DPRD Lampung Selatan itu.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihak berwenang harus segera melakukan investigasi agar insiden serupa tidak terulang dan keselamatan pekerja dapat terjamin.
“Usut tuntas. Ini diduga pasti ada kelalaian yang dilakukan PT San Xiong Steel Indonesia,” tegasnya. (Pin)

Berita Terkait

Matangkan Persiapan Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
Kejati Lampung Serius Ungkap Korupsi SPAM Pesawaran, Giliran Anggota DPR RI Zulkifli Anwar Diperiksa
Survei Denny JA: 67,1 Persen Pemilih Prabowo Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Soal Pengembangan, KPK Tunggu Hasil Pemeriksaan Kasus OTT Bekasi
Akhirnya Dokter Richard Lee Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Konflik Gajah – Manusia di Lampung Timur Telan Korban Jiwa, LBH DLN Desak Solusi Tegas Presiden
‘Sengkarut’ Honor Korcam POC di Pringsewu, Pemkab Lempar Bola Panas ke Provinsi
PWI dan Polda Lampung Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:42 WIB

Matangkan Persiapan Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:28 WIB

Kejati Lampung Serius Ungkap Korupsi SPAM Pesawaran, Giliran Anggota DPR RI Zulkifli Anwar Diperiksa

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:06 WIB

Soal Pengembangan, KPK Tunggu Hasil Pemeriksaan Kasus OTT Bekasi

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:56 WIB

Akhirnya Dokter Richard Lee Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

Senin, 5 Januari 2026 - 16:43 WIB

Konflik Gajah – Manusia di Lampung Timur Telan Korban Jiwa, LBH DLN Desak Solusi Tegas Presiden

Berita Terbaru