Rem Blong, Bus Studi Tour Angkut Pelajar MIN 1 Pesisir Barat Terjun ke Jurang Sedayu Tanggamus

Rabu, 22 Mei 2024 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA AGUNG (dinamik.id) – Satu unit bus pengangkut rombongan pelajar studi tour dari Madarasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pesisir Barat, terjun bebas masuk ke jurang di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Sedayu, Semaka, Tanggamus, Rabu (22/5/2024) dinihari.

Menurut informasi warga sekitar, kecelakaan tersebut melibatkan bus pariwisata Mercedes Benz dengan nomor polis AD 7719 OG.

Baca Juga :  Polres Mesuji Akan Lakukan Operasi Zebra Krakatau 2023 Serentak Seluruh Indonesia, Mulai Senin 4 September

Kepala Satlantas Polres Tanggamus, Ipda Febran Kurniawan mengatakan, bus tersebut diduga mengalami rem blong, sehingga sopir kehilangan kendali saat membawa pelajar untuk tujuan studi tour ke Museum Lampung.

“Mobil tersebut membawa 42 orang terdiri dari 19 anak-anak dan 13 pendamping berikut sopir, untuk tujuan studi tour ke Museum Lampung,” kata Ipda Febran Kurniawan.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di TNBBS Tanggamus, LBH DLN Siap Kawal Proses Hukum

Pada saat jalan menurun, terjadi rem blong, sehingga sopir tidak bisa mengendalikan mobil dan akhirnya mobil terbalik.

“Saat ini, korban luka-luka ada enam orang termasuk sopir bus mengalami patah tangan, ada dua anak-anak, ibu-ibu, dan laki-laki,” ujar Ipda Febran Kurniawan.

Baca Juga :  Pemerintah Tulang Bawang Barat Gelar Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2024

Menurut Febran Kurniawan, untuk korban luka-luka yang akan dirujuk kemungkinan ada dua orang, akan tetapi masih melihat perkembangan di RSUD Batin Mangunang, sambil menunggu observasi. (Pin)

Berita Terkait

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 06:01 WIB

Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB