Festival Bahasa Lampung Sukses Digelar: Lamun mak gham sapo lagei, Lamun mak Tano, kapan lagei

Rabu, 31 Juli 2024 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Menatap Tubuh Bahasa, Festival Seni Bahasa Lampung sukses besar setelah sepekan penuh digelar di Taman Budaya Lampung. Upaya merevitalisasi bahasa Lampung melalui media seni yang ditaja oleh Rumah Kebudayaan Kober dan Kemendikbudristek RI tersebut berlangsung pada tanggal 22-28 Juli 2024 kemarin.

Lebih dari tiga ribu penonton dari berbagai kalangan, hadir menyaksikan setiap rangkaian kegiatan seni yakni Festival Teater Berbahasa Lampung, Pameran Puisi Berbahasa Lampung, Seminar Bahasa Lampung, dan Pertunjukan Musik Klasik Berbahasa Lampung.

Iskandar, selaku Ketua Program menjelaskan bahwa kesuksesan terbesar acara ini adalah partisipasi aktif masyarakat mewujudkan visi kultural ini, yakni menggelorakan daya hidup bahasa Lampung di tanahnya sendiri.

“Kami terharu mendengar komentar para penonton yang hadir maupun di sosial media. Ternyata kita semua bersepakat bahwa masalah ini sangat darurat. Setiap rangkaian kegiatan, penonton selalu membeludak. Tanggapan komentar di sosial media pun positif dan mendukung gerakan ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Festival Nyambai 2026 Hadirkan Keberagaman Adat 10 Marga Pesisir Barat

“Isu yang kami angkat yaitu soal Bahasa Lampung yang beberapa puluh tahun lagi akan punah. Ini bukan tebakan semata, tapi berbagai data penelitian yang berbicara. Misalnya, jumlah penduduk bersuku Lampung yang minoritas, hingga sikap bahasa penutur jati yang cenderung negatif. Melihat data-data yang ada, tak ada alasan untuk tidak peduli terhadap problem ini. Revitalisasi bahasa lampung mau tak mau harus massif dilakukan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa telah banyak pihak yang diikutsertakan seperti Kantor Bahasa Prov. Lampung, Akademisi dan mahasiswa Prodi Bahasa Lampung FKIP Unila, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Lampung, para seniman dan budayawan, dan tentunya Taman Budaya Lampung.

“Kami semua sadar bahwa semua pihak harus ambil peran dalam kapasitas masing-masing. Bapak Samsudin, PJ Gubernur kita pun telah menyampaikan dukungannya dalam pembukaan acara kemarin. Dan yang paling penting adalah tindak lanjut dari kegiatan kemarin. KOBER sendiri sedang menyusun rencana untuk menggelar kembali program semacam ini secara regular dengan harapan akan semakin banyak pihak yang terlibat. Bahkan Bapak Iqbal Hilal, Kaprodi Bahasa Lampung FKIP Unila, sedang berupaya menjadikan teater sebagai mata kuliah wajib di prodi tersebut sebagai media penyebarluasan bahasa Lampung,” tambahnya.

Baca Juga :  Akademisi Djuhardi Basri: Menerjemahkan Puisi Upaya Menyelamatkan Bahasa Lampung

Yulizar Lubay, selaku Manajer Artistik, mengungkapkan efek nyata dari kegiatan kemarin. Menurutnya, meskipun belum signifikan, upaya membuat orang-orang terbiasa berbahasa Lampung bisa dibilang berhasil.

“Sebagian besar penampil di festival teater dan pertunjukan musik berbahasa Lampung kemarin bersuku non Lampung. Melalui training dan rehearsal intensif selama 3 bulan mereka mulai mahir bertutur Lampung. Belum lagi para penonton kemarin yang mayoritas masyarakat Bandar Lampung, mulai terbiasa mendengar diksi-diksi bahasa Lampung. Artinya apa? Bisa bertutur Lampung itu hanya soal membiasakan diri dan bukan hal yang sulit. Bisa kita bayangkan jika ada peraturan daerah yang mewajibkan kita berbahasa Lampung sehari-hari, atau bahkan jika keterampilan berbahasa lampung dijadikan syarat mendaftar pekerjaan, tentu akan signifikan dampaknya,” ujarnya.

Baca Juga :  Tanoh Krakatau : Ketika Panggung Menjadi Suara untuk Tanah Lampung

Yulizar Menambahkan bahwa program kemarin tentulah hanya upaya kecil semata, namun sebagaimana butterfly effect, sebuah tindakan kecil pun dapat menimbulkan dampak besar dan tidak terduga pada sistem alam semesta yang kompleks.

“Semoga acara ini berkesan di hati masyarakat, dan bisa menjadi pemantik teman-teman untuk melanjutkan gerakan ini melalui kapasitas masing-masing, untuk Lampung yang berbahasa dan berbudaya. Lamun mak gham sapo lagei, Lamun mak Tano, kapan lagei!” tutupnya. (Amd)

Berita Terkait

Festival Nyambai 2026 Hadirkan Keberagaman Adat 10 Marga Pesisir Barat
Ini 20 Peserta Lolos Kurasi, Kurator: Mereka Layak Ikut Bengkel Sastra
Tanoh Krakatau : Ketika Panggung Menjadi Suara untuk Tanah Lampung
PWI Lampung Mengajak MPAL Matangkan Ikon Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
Ketua PWI Lampung Bakal Kenakan Busana Adat Lampung di HPN Banten 2026
Sanggar Arimbi Gelar Pentas Tari Gebyar Akhir Tahun 2025
Workshop Gambus Lunik Hadir di Kampus Saburai
Akademisi Djuhardi Basri: Menerjemahkan Puisi Upaya Menyelamatkan Bahasa Lampung

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Festival Nyambai 2026 Hadirkan Keberagaman Adat 10 Marga Pesisir Barat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:57 WIB

Ini 20 Peserta Lolos Kurasi, Kurator: Mereka Layak Ikut Bengkel Sastra

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Tanoh Krakatau : Ketika Panggung Menjadi Suara untuk Tanah Lampung

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:44 WIB

PWI Lampung Mengajak MPAL Matangkan Ikon Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:45 WIB

Ketua PWI Lampung Bakal Kenakan Busana Adat Lampung di HPN Banten 2026

Berita Terbaru


Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat menyerahkan Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatra pada kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri kepada Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar yang mewakili Bupati di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026) malam.

Daerah

Program HELAU Bupati Lamsel Radityo Egi Terbaik Nasional

Kamis, 13 Agu 2026 - 13:42 WIB

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menyerahkan piagam dan piala kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Ballroom Hotel Radisson Batam Center, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026) malam.

Pemerintahan

Optimalisasi Pelayanan Pendidikan Lampung Terbaik Nasional

Kamis, 13 Agu 2026 - 13:24 WIB