AJI Bandar Lampung Prihatin dengan Dugaan Kekerasan Verbal Aries Sandi Terhadap Jurnalis

Minggu, 1 September 2024 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung mengungkapkan keprihatinannya atas insiden yang melibatkan seorang jurnalis yang diduga mengalami kekerasan verbal oleh calon Bupati Pesawaran, Aries Sandi, saat menjalani tes kesehatan di RSUDAM pada Sabtu, 31 Agustus 2024.

Ketua AJI Bandar Lampung, Dian Wahyu Kusuma, menyatakan bahwa jurnalis, sebagai profesi yang berperan penting dalam menjaga transparansi dan demokrasi, berhak menjalankan tugas mereka tanpa ancaman dan intimidasi.

“Jurnalis punya hak untuk menjalankan tugas mereka tanpa ancaman, intimidasi, atau tindakan tidak terpuji lainnya,” ujar Dian saat dihubungi oleh dinamik.id.

Dian menambahkan bahwa insiden yang terjadi saat jurnalis meliput tahapan pencalonan pemilihan kepala daerah adalah bentuk pelecehan terhadap kebebasan pers.

“Bagi AJI, Insiden ini merupakan bentuk pelecehan terhadap kebebasan pers yang dijamin oleh Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999,” imbuhnya.

Baca Juga :  Komisi VIII DPR Minta 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK

AJI Bandar Lampung meminta agar calon bupati Pesawaran, Aries Sandi, memberikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka.

“Kami meminta agar pihak yang bersangkutan memberikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka atas tindakan yang tidak patut tersebut,”katanya.

Selain itu, AJI Bandar Lampung menyerukan kepada semua pihak, terutama calon kepala daerah dan pejabat publik, untuk menghormati kerja jurnalis yang sedang menjalankan tugasnya.

“Kami ingatkan kembali, bahwa pers merupakan pilar keempat demokrasi. Kebebasan pers adalah hak yang dilindungi oleh konstitusi,” ujar Dian.

Dian juga menambahkan bahwa tindakan yang melecehkan atau mengintimidasi jurnalis tidak hanya merugikan profesi tersebut tetapi juga mengancam hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar dan akurat.

Baca Juga :  Kolaborasi BTB dan IJP Lampung, Edukasi Publik Soal Penyesuaian Tarif Tol

AJI Bandar Lampung juga meminta para jurnalis untuk selalu mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas, serta menjaga sikap netral dan objektif.

Selanjutnya, Dian berharap, berharap lembaga otoritas memastikan bahwa insiden serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang dan mengimbau semua pihak untuk saling menghormati serta bekerja sama dalam menjaga integritas dan kebebasan pers.

Sementara itu, Bakal Calon Bupati Pesawaran, Aries Sandi Dharma Putra mengklarifikasi informasi yang menyebutkan bahwa dirinya menunjukkan sikap tidak ramah kepada rekan-rekan pers di lokasi.

“Ini perlu saya garis bawahi, kalau arogan itu saya bertatap muka langsung. Sedangkan saya merasa tidak pernah bertatap muka langsung,” ujar Aries Sandi.

Menurutnya, sikap arogan ditunjukkan melalui tatapan mata langsung, sementara dirinya merasa tidak pernah bertatap muka secara langsung.

Baca Juga :  Kian Dinamis, Umar Ahmad Ditugaskan DPP PDIP Menjadi Cawagub Lampung

“Saya sedang bicara dengan teman saya, sedangkan mereka ada di belakang saya, jadi harus bisa dibedakan,” imbuhnya

Aries Sandi juga menganggap bahwa sikap arogan berarti berbicara dengan nada keras atau membentak.

“Harus bisa dibedakan, arogan itu ngomong keras, membentak itu namanya arogan,” terangnya.

Ia menyatakan bahwa saat kejadian tersebut, dirinya merasa para wartawan berada di sampingnya dan merasa tidak pernah membentak atau berbicara dengan nada tinggi.

“Saya melihat muka mereka saja tidak, darimana saya bicara membentak atau nada tinggi atau bertatap muka juga tidak,” tegasnya.

Aries Sandi juga menyebutkan bahwa kejadian tersebut adalah hal biasa yang sering dialaminya, terutama dalam situasi seperti sekarang. “Biasalah, kalau gak gitu kan gak rame,” tutupnya. (Amd)

Berita Terkait

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional
IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif
Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Daftar Pilrek, Prof Asep Sukohar Tunjukan Keseriusan Ingin Majukan Unila 2027-2031
Wakil Ketua Komisi IV DPR Hanan Dukung Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
IMM Pringsewu Tegaskan Anggota DPRD Tidur dan Main HP Rusak Citra Legislatif, BK Harus Tegas!

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:52 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB