Afrizal Malna Memperkuat Kreativitas Videopuisi dalam Workshop di Lampung

Senin, 23 September 2024 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) — Salah satu penyair terkemuka Indonesia, Afrizal Malna, memberikan materi dalam Workshop Videopuisi Alihwahana Sastra yang diadakan oleh Lampung Literature dan Badan Bahasa Kemendikbud RI. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari di Hotel Kurnia 2 ini diikuti oleh 15 pemenang lomba cipta videopuisi tahap 1.

Penanggung jawab program, Iskandar Gb mengungkapkan bahwa kehadiran Afrizal sangat signifikan terhadap pemahaman peserta terkait proses penciptaan Videopuisi.

“Kami senang bang Afrizal bisa hadir. Beliau tokoh besar khususnya di ranah puisi dan seni media baru. Bersama 3 narasumber lainnya, cukup banyak pengetahuan baru tentang videopuisi yang peserta dapat,” ujarnya.

Baca Juga :  ‎‎DPRD Lampung Desak Tangkap Aktor Utama Tambang Emas Ilegal di Way Kanan

Iskandar GB menambahkan, kegiatan ini berjalan lancar dengan dialog yang baik antara Afrizal dan peserta. Hal itu menunjukkan bahwa videopuisi bukan seni yang sulit, tetapi juga tidak mudah.

Sementara itu, Afrizal Malna, saat diwawancarai menegaskan pentingnya workshop ini. Ia memberikan apresiasi dan catatan pada karya-karya peserta.

Baca Juga :  Tina Malinda Beserta Jajaran Ikuti Senam Bersama

“Usai bertemu peserta dan melihat karya-karya mereka, saya jadi makin tertarik. Sudah keren, tapi perlu banyak perbaikan. Misalnya, peserta masih terkunci dengan menganggap videopuisi harus berupa film dan ilustratif. Padahal, tidak. Inilah yang menjadikan workshop ini sangat penting,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa akar videopuisi berasal dari video-art, yang muncul sebagai perlawanan terhadap dominasi televisi, dan membuka banyak peluang untuk eksperimen dalam puisi.

Baca Juga :  LDS Ungkap Sejumlah Temuan Potensi Pelanggaran PSU, Desak Pengawalan Rekapitulasi Suara

“Genre ini kemudian membuka banyak peluang bagi eksperimentasi, salah satunya pada puisi,” tambahnya.

Afrizal mengakui bahwa program alih wahana seperti ini masih jarang di Indonesia, khususnya di Lampung. Ia berharap program ini dapat diperluas ke depan, misalnya dengan mengadakan Festival Teknologi Puisi.

“Kita perlu memperbanyak kemungkinan baru bagi kerja kreatif kita, menyegarkan pemahaman kita tentang apa itu seni, apa itu videopuisi,” pungkasnya. (Amd)

Berita Terkait

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan
Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M
Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia
Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Andika Wibawa : Dinas Kesehatan Harus Siaga Penuh
Reses Bongkar Jerat Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu
Pendapatan Daerah Menurun, Pemprov Lampung Sesuaikan RAPBD-P 2026

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:40 WIB

DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan

Kamis, 24 September 2026 - 08:57 WIB

Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M

Selasa, 15 September 2026 - 16:35 WIB

Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia

Kamis, 10 September 2026 - 21:32 WIB

Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB