Hari Santri Nasional 2024, Ning Sasa : Pentingnya Kemandirian dan Kreativitas Santri di Era Modern

Selasa, 22 Oktober 2024 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2024, Sasa Chalim Nur Syajarotuddur, yang akrab disapa Ning Sasa, menekankan pentingnya kemandirian dan kreativitas santri untuk menghadapi tantangan di era modern.

Saat ini, Ning Sasa menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Lampung dan Sekretaris Fraksi PKB DPRD Lampung, ia menyerukan kepada seluruh santri untuk mengembangkan sikap adaptif dan responsif terhadap dinamika zaman

Baca Juga :  Hujan Lebat Tak Kendurkan Semangat Keluarga Pahlawan Berziarah dan Tabur Bunga

“Santri di era yang sangat maju ini harus bisa adaptif dan responsif terhadap perubahan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, “Jika tidak berubah, kita akan tertinggal. Santri harus bisa membaca peluang untuk maju tanpa meninggalkan kewajibannya mengaji, mengabdi, dan berdakwah.”

Dengan latar belakang sebagai santri di Pondok Pesantren Alfadlu wal Fadlilah di Kaliwungu, Kendal. Ning Sasa juga menyoroti keberadaan banyak role model santri yang telah berhasil menjadi pemimpin di Indonesia, yang semakin membuka jalan bagi santri untuk berinovasi dan berkembang.

Baca Juga :  Aktivis Lampung Dwiki Simbolon Ditetapkan Sebagai Korwil II PP GMKI 2025–2027

Menurutnya, saat ini sudah banyak peluang dan wadah bagi santri untuk mengembangkan kreativitas serta meningkatkan kapasitas diri.

“Wadah untuk mengembangkan minat dan bakat santri kini sudah banyak, baik dari pemerintah maupun swasta. Santri harus memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kapasitas diri,” ujarnya.

Baca Juga :  Unila Gelar Audiensi dengan Pemkab Pesawaran dan Pemkot Metro Terkait Program KKN

Sebagai anggota DPRD Lampung berasal dari keluarga pesantren, ia berharap dapat membawa program yang mendukung kemandirian santri, khususnya dalam bidang ekonomi dan kreativitas.

“Dengan program yang ada di provinsi maupun pusat, kita dapat menciptakan santri yang lebih percaya diri dan memiliki pengalaman luas,” tutupnya. (Amd)

Berita Terkait

PMII Lampung Gelar Doa Keselamatan Bangsa dan Haul ke-2 KH Nuril Huda
GUSDURian Lampung Gelar Kelas Penggerak untuk Kaderisasi Kepemimpinan Muda
Guru Besar Unila Prof Sowiyah Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Pemprov Lampung
BPMP Lampung Tindak Lanjuti Evaluasi Festival Tunas Bahasa Ibu 2025
Biarawati Katolik Lulus di Universitas Muhammadiyah Lampung, Bukti Kampus Inklusif
SADILA Peringati HDI 2025 dan Tujuh Tahun Penguatan Inklusi di Bandar Lampung
Ini Tokoh KSB Fokal IMM Lampung Terpilih
Pahlawan Tak Lahir dari Penindasan: Suara Perlawanan dari Rumah Ideologi Klasika

Berita Terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 17:56 WIB

PMII Lampung Gelar Doa Keselamatan Bangsa dan Haul ke-2 KH Nuril Huda

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:08 WIB

GUSDURian Lampung Gelar Kelas Penggerak untuk Kaderisasi Kepemimpinan Muda

Senin, 22 Desember 2025 - 18:56 WIB

Guru Besar Unila Prof Sowiyah Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Pemprov Lampung

Senin, 22 Desember 2025 - 14:02 WIB

BPMP Lampung Tindak Lanjuti Evaluasi Festival Tunas Bahasa Ibu 2025

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:44 WIB

Biarawati Katolik Lulus di Universitas Muhammadiyah Lampung, Bukti Kampus Inklusif

Berita Terbaru