Hari Santri Nasional 2024, Ning Sasa : Pentingnya Kemandirian dan Kreativitas Santri di Era Modern

Selasa, 22 Oktober 2024 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2024, Sasa Chalim Nur Syajarotuddur, yang akrab disapa Ning Sasa, menekankan pentingnya kemandirian dan kreativitas santri untuk menghadapi tantangan di era modern.

Saat ini, Ning Sasa menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Lampung dan Sekretaris Fraksi PKB DPRD Lampung, ia menyerukan kepada seluruh santri untuk mengembangkan sikap adaptif dan responsif terhadap dinamika zaman

Baca Juga :  Subbagian Informasi BPHM Unila Adakan FGD Draft Laporan Rektor untuk Dies Natalis ke-58 Unila

“Santri di era yang sangat maju ini harus bisa adaptif dan responsif terhadap perubahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Jika tidak berubah, kita akan tertinggal. Santri harus bisa membaca peluang untuk maju tanpa meninggalkan kewajibannya mengaji, mengabdi, dan berdakwah.”

Dengan latar belakang sebagai santri di Pondok Pesantren Alfadlu wal Fadlilah di Kaliwungu, Kendal. Ning Sasa juga menyoroti keberadaan banyak role model santri yang telah berhasil menjadi pemimpin di Indonesia, yang semakin membuka jalan bagi santri untuk berinovasi dan berkembang.

Baca Juga :  M Irwan Aklamasi Terpilih Menjadi Ketua PWI Tanggamus 2022-2025

Menurutnya, saat ini sudah banyak peluang dan wadah bagi santri untuk mengembangkan kreativitas serta meningkatkan kapasitas diri.

“Wadah untuk mengembangkan minat dan bakat santri kini sudah banyak, baik dari pemerintah maupun swasta. Santri harus memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kapasitas diri,” ujarnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Kimia FMIPA Unila Selenggarakan Lokakarya Program Kerja MBKM BKP Membangun Desa 2023

Sebagai anggota DPRD Lampung berasal dari keluarga pesantren, ia berharap dapat membawa program yang mendukung kemandirian santri, khususnya dalam bidang ekonomi dan kreativitas.

“Dengan program yang ada di provinsi maupun pusat, kita dapat menciptakan santri yang lebih percaya diri dan memiliki pengalaman luas,” tutupnya. (Amd)

Berita Terkait

Qurban dan Nilai Kemanusiaan
Pesantren Harus Jadi Ruang Aman, PCNU Bandar Lampung Serukan Perlawanan Terhadap Kekerasan Seksual
PKC PMII Lampung Gelar Movement Gathering dan Baksos di Desa Tejang Pulai Sebesi
PMII Rayon FKIP Unila Jalankan Program Pengabdian ke Desa Bawang
Refleksi Hari Kartini Ke-147: Ichwan Ajak Generasi Muda Bangun Kedaulatan Intelektual di Era Digital
Pensiunan PT SIL Gelar Halalbihalal Jaga Silaturahmi
Dari Buka Puasa ke Buka Fakta: Forum Publik di Talangsari Ingatkan Negara soal Keadilan
BEM FH UBL Desak Tangkap Aktor dan Beking Tambang Emas Ilegal Waykanan, Cek Juga di Pesawaran!

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:48 WIB

Qurban dan Nilai Kemanusiaan

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:33 WIB

Pesantren Harus Jadi Ruang Aman, PCNU Bandar Lampung Serukan Perlawanan Terhadap Kekerasan Seksual

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:53 WIB

PKC PMII Lampung Gelar Movement Gathering dan Baksos di Desa Tejang Pulai Sebesi

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:10 WIB

PMII Rayon FKIP Unila Jalankan Program Pengabdian ke Desa Bawang

Selasa, 21 April 2026 - 17:32 WIB

Refleksi Hari Kartini Ke-147: Ichwan Ajak Generasi Muda Bangun Kedaulatan Intelektual di Era Digital

Berita Terbaru

Edukasi

Qurban dan Nilai Kemanusiaan

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:48 WIB

Provinsi

Prabowo Serahkan Sapi Kurban 1,138 Ton untuk Pemprov Lampung

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:21 WIB