Pjs Wali Kota Bandar Lampung Sebut Kolaborasi dan Kesadaran Warga Kunci Atasi Banjir

Senin, 4 November 2024 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id)- Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandar Lampung, Budhi Darmawan, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota, serta partisipasi masyarakat dalam upaya pengendalian banjir di wilayah Bandar Lampung.

Budhi menyebutkan bahwa permasalahan banjir tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan langkah kolaboratif dan kesadaran warga untuk menjaga lingkungan sekitar.

Menurut Budhi, solusi yang efektif untuk mengatasi banjir harus melibatkan berbagai program, termasuk pembangunan infrastruktur pendukung seperti embung oleh pemerintah pusat dan kolam retensi oleh pemerintah provinsi untuk menahan debit air agar tidak langsung menggenangi daerah hilir.

Baca Juga :  Walikota Eva Dwiana Resmikan MTQ ke-54 Kota Bandar Lampung

Selain itu, upaya penghijauan di daerah hulu, terutama di kawasan perbatasan seperti Pesawaran dan Pringsewu, harus dijalankan bersama agar dapat mengurangi risiko banjir di wilayah hilir.

“Kalau untuk mengatasi banjir, programnya memang panjang dan harus dilakukan secara sinergis, baik dengan pemerintah pusat, provinsi, maupun kota,” kata Budhi, Senin (4/11).

Ia juga mengimbau warga untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air.

Baca Juga :  HMI Cabang Bandar Lampung Kecam Pelaku Pengeroyokan Ketum KNPI Haris Pertama

Budhi menjelaskan bahwa Peraturan Daerah (Perda) terkait pemukiman di bantaran sungai sudah ada dan harus ditegakkan dengan serius. Aturan tersebut mengatur agar daerah di sepanjang bantaran sungai tetap memiliki ruang yang memadai untuk dilakukan pembersihan dan pemeliharaan, sehingga sungai dapat berfungsi dengan baik sebagai jalur aliran air. Namun, dengan pesatnya pembangunan kota, banyak bangunan di bantaran sungai yang dapat mengurangi kapasitas aliran air.

Baca Juga :  Disdukcapil hadirkan layanan lengkap di Bandarlampung Expo 2025

“Untuk itu, jika ada bangunan yang melanggar aturan, sudah seharusnya penegakan dilakukan. Nanti kami akan sarankan kepada asisten dan inspektorat untuk menegakkan aturan tersebut, dimulai dengan sosialisasi kepada warga,” lanjut Budhi.

Menurut Budhi, penegakan aturan dan kesadaran warga untuk menjaga lingkungan merupakan kunci penting untuk menjaga Kota Bandar Lampung dari banjir. Dengan kolaborasi yang baik antarinstansi dan peran aktif masyarakat, ia optimistis bahwa upaya pengendalian banjir dapat berjalan lebih efektif.

Berita Terkait

Disnaker Dalami Dugaan Pelanggaran Pemotongan Upah Koperasi TKBM Panjang
Temu Karya Karang Taruna Lampung Mulai Menghangat, Sejumlah Nama Kandidat Ketua Bermunculan
Gubernur Lampung Dukung Penuh Kehadiran Koperasi IJP Maju Sejahtera
Duh BBM Biosolar Langka Lagi di Sejumlah SPBU di Bandar Lampung, Ada Apa Ya?
Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Kantor PWI Solok Selatan
Tegas, Presiden Minta Bank Himbara Turunkan Bunga Kredit Rakyat Miskin
Akademisi dan Mahasiswa Diskusikan Masa Depan Bahasa Daerah di Tengah Globalisasi
Sinergi Tingkatkan Layanan Terpadu, PT TASPEN KC Bandar Lampung dan Pemkab Lampung Selatan Resmi Perpanjang MoU

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:37 WIB

Disnaker Dalami Dugaan Pelanggaran Pemotongan Upah Koperasi TKBM Panjang

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:46 WIB

Temu Karya Karang Taruna Lampung Mulai Menghangat, Sejumlah Nama Kandidat Ketua Bermunculan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:04 WIB

Gubernur Lampung Dukung Penuh Kehadiran Koperasi IJP Maju Sejahtera

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:19 WIB

Duh BBM Biosolar Langka Lagi di Sejumlah SPBU di Bandar Lampung, Ada Apa Ya?

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:43 WIB

Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Kantor PWI Solok Selatan

Berita Terbaru