Awan Gelap Mengancam Lampung, Masyarakat Diminta Waspada

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ist
BMKG Provinsi Lampung

i

Foto : Ist BMKG Provinsi Lampung

Bandar Lampung, (dinamik.id)– Langit Lampung tengah bersiap menyajikan drama alam yang menegangkan. Awan gelap mulai bergelayut, membawa ancaman hujan lebat, petir yang menggelegar, serta hembusan angin kencang yang bisa menerjang kapan saja, Sabtu, 18 Januari 2025.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung telah mengeluarkan peringatan dini: wilayah seperti Lampung Barat, Pesisir Barat, Tanggamus, hingga Bandar Lampung harus bersiap menghadapi cuaca ekstrem sejak siang hingga malam hari.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota dan Sekda Bandar Lampung Tinjau Lokasi Banjir, Pastikan Penanganan Cepat dan Efektif

Pada pagi hari, suasana masih tampak bersahabat dengan kondisi cerah berawan. Namun, jangan terkecoh! Seiring berjalannya waktu, awan hitam akan berkumpul, membawa hujan ringan hingga lebat yang berpotensi melanda hampir seluruh wilayah Lampung.

Menjelang siang, cuaca mulai berubah drastis. Langit yang semula berawan cerah perlahan tertutup oleh massa udara basah. BMKG memperingatkan bahwa hujan deras bisa turun tiba-tiba, disertai kilatan petir yang menyambar dan angin yang berhembus kencang. Masyarakat di Lampung Barat, Pesisir Barat, Tanggamus, hingga Metro diminta waspada.

Baca Juga :  Bravo! Dalam Waktu Tiga Jam, Polres Mesuji Ringkus Tersangka Pembunuhan Seorang Guru

Saat malam tiba, ancaman semakin meluas. Mesuji, Tulang Bawang, hingga Bandar Lampung diperkirakan akan diterpa hujan deras dengan intensitas tinggi. Petir yang menyambar dan hembusan angin kencang bisa menyebabkan pohon tumbang, banjir lokal, hingga gangguan listrik.

BMKG juga mencatat kecepatan angin mencapai 37 km/jam, cukup kuat untuk mengguncang pepohonan dan atap rumah yang rapuh. Sementara itu, suhu udara di wilayah barat Lampung bisa turun hingga 16°C, membuat malam semakin dingin dan mencekam.

Baca Juga :  Hujan Rintik, Anggota DPR Aprozi Alam dan Sekda Kota Bantu Korban Banjir di Tanjungseneng

Menghadapi potensi bencana ini, masyarakat diminta tetap waspada. Hindari berteduh di bawah pohon saat hujan lebat, amankan barang-barang berharga dari potensi banjir, dan selalu pantau informasi terbaru dari BMKG.

Berita Terkait

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional
IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif
Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Daftar Pilrek, Prof Asep Sukohar Tunjukan Keseriusan Ingin Majukan Unila 2027-2031
Wakil Ketua Komisi IV DPR Hanan Dukung Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
IMM Pringsewu Tegaskan Anggota DPRD Tidur dan Main HP Rusak Citra Legislatif, BK Harus Tegas!

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:52 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB