Pemprov Lampung Dorong Pondok Pesantren Jadi Pelopor Pengelolaan Sampah

Jumat, 13 Juni 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, (dinamik.id) — Pemerintah Provinsi Lampung mendorong pondok pesantren di Lampung untuk menjadi garda terdepan dalam pengelolaan sampah. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dalam acara Pembentukan dan Pengembangan Bank Sampah di Lingkungan Pondok Pesantren Lampung, yang berlangsung di Rumah Inspirasi Sahabat Gajah, Way Hui, Lampung Selatan, Jumat (13/6/2025).

Jihan menekankan bahwa pesantren, sebagai lembaga pendidikan dan pusat peradaban, memiliki peran strategis dalam mengatasi persoalan lingkungan, termasuk persoalan sampah.

“Kita tahu bersama, pesantren adalah pusat peradaban, pusat pendidikan. Kalau zaman pra-kemerdekaan, Apapun masalah itu, pesantren dan ulama selalu menjadi rujukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Masalah Seragam di SMKN 1 Terbanggibesar, Marsha Anggota DPRD Lampung panggil komite dan wali murid

Menurut Jihan, persoalan sampah, terutama sampah rumah tangga, memerlukan kemauan kuat untuk diatasi. Ia menyoroti fakta bahwa Lampung merupakan salah satu provinsi dengan jumlah pesantren terbesar di luar Pulau Jawa. Potensi ini harus dimanfaatkan untuk menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang mandiri di lingkungan pesantren.

“Saya merasa, kenapa tidak kita orkestrasikan pesantren untuk bisa sama-sama kerjasama di bidang lingkungan, khususnya terkait pengelolaan sampah,” katanya.

Lanjut, Jihan mengungkapkan optimismenya bahwa sampah, yang dulunya hanya dianggap limbah, kini bisa diubah menjadi nilai ekonomi. Ia mencontohkan praktik di Rumah Inspirasi Sahabat Gajah yang berhasil mengolah sampah botol dan kaleng menjadi berbagai produk, serta sampah organik menjadi kompos.

Baca Juga :  Riana Sari Arinal Hadiri Pelantikan Pengurus DPD Al-Hidayah Kabupaten Mesuji Periode 2020-2025

“Di pesantren itu paling banyak limbah makanan organik. Hari ini, Limbah Organik bukan hanya jadi kompos, tetapi bisa jadi bahan berguna seperti kertas dan lain sebagainya,” jelas Jihan, merujuk pada salah satu inovasi pengelolaan sampah yang diterapkan di Rumah Inspirasi Sahabat Gajah

Lebih lanjut, Wagub Jihan berharap pesantren dapat menciptakan santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan akhlak, tetapi juga peka terhadap isu-isu global, termasuk krisis lingkungan. Ia mengajak para kyai, para nyai, dan pimpinan pesantren untuk bersatu menghadapi tantangan ini.

Baca Juga :  Jadi Salah Satu Penyebab Banjir, Pemprov Lampung Segel Tambang Batu di Way Laga Bandar Lampung

“Saya mengibaratkan, kita itu bukan mewariskan lingkungan kepada anak cucu kita, tapi kita meminjam lingkungan ini daripada anak cucu kita,” ujar Jihan.

Ia mendorong pesantren untuk tidak hanya mengajarkan membuang dan memilah sampah pada tempatnya, tetapi juga mengelola sampah secara menyeluruh, termasuk kampanye belanja tanpa kemasan.

Jihan mengapresiasi ekosistem di Sahabat Gajah yang mampu mengelola semua limbahnya secara mandiri.

Turut hadir pada acara tersebut, Ketua Jam’iyah Perempuan Pengasuh Pondok Pesantren Mubaligoh Lampung, Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Perwakilan Coca-cola Europacific Partners Indonesia, Pimpinan Bank Sampah Sahabat Gajah, dan Perwakilan Pondok Pesantren.(*)

Berita Terkait

Buka FGD OJK, Marindo Kurniawan: Kehutanan Lampung Siap Jadi Motor Ekonomi Karbon
Ekspor Perdana 3.300 Ton Tapioka ke Tiongkok, Lampung Tegaskan Diri sebagai Lumbung Singkong Nasional
Gubernur Lampung Kolaborasi dengan Perbankan Perkuat Tiga Sektor
Wagub Lampung Serahkan Bantuan Korban Bencana Sumut Rp500 Juta
Pemprov Lampung Luncurkan Program Inovatif RMD-Ku untuk Tingkatkan IPM 
Rahmat Mirzani Djausal Raih Predikat Terbaik Fakultas Teknik Unila Periode April 2026
Gubernur Lampung Tekankan Kualitas Perbaikan Jalan Wates–Metro Rp14,67 Miliar
Rp14,67 Miliar untuk Jalan Wates–Metro, Gubernur Tekankan Mutu dan Drainase

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:08 WIB

Buka FGD OJK, Marindo Kurniawan: Kehutanan Lampung Siap Jadi Motor Ekonomi Karbon

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:53 WIB

Ekspor Perdana 3.300 Ton Tapioka ke Tiongkok, Lampung Tegaskan Diri sebagai Lumbung Singkong Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:52 WIB

Gubernur Lampung Kolaborasi dengan Perbankan Perkuat Tiga Sektor

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:19 WIB

Wagub Lampung Serahkan Bantuan Korban Bencana Sumut Rp500 Juta

Senin, 4 Mei 2026 - 14:22 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Program Inovatif RMD-Ku untuk Tingkatkan IPM 

Berita Terbaru