Holding Perkebunan Nusantara Dorong Sawit Rakyat Produktif, PT RPN Latih 99 Pekebun Labusel

Senin, 22 September 2025 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT RPN menyelenggarakan pelatihan teknis budidaya kelapa sawit bagi 99 pekebun asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara.

i

PT RPN menyelenggarakan pelatihan teknis budidaya kelapa sawit bagi 99 pekebun asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara.

Medan–Holding Perkebunan Nusantara melalui PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) terus memperkuat komitmennya dalam peningkatan kapasitas petani sawit rakyat. Bersinergi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian, PT RPN menyelenggarakan pelatihan teknis budidaya kelapa sawit bagi 99 pekebun asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara.

Kegiatan yang berlangsung di Medan pada 22–26 September 2025 ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial pekebun agar mampu mengelola kebun secara produktif, efisien, dan berkelanjutan. Pelatihan menghadirkan narasumber dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) yang memiliki kompetensi tinggi di bidang riset dan pengembangan kelapa sawit nasional.

Kepala PPKS PT RPN, Winarna, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi momentum penting bagi para pekebun terpilih untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan. “Kesempatan ini tidak datang dua kali. Peserta harus memaksimalkan pelatihan untuk menggali informasi dan keterampilan teknis. Setelah pelatihan, saya berharap komunikasi tetap terjalin karena tantangan budidaya sawit terus berkembang, dari hulu sampai hilir,” ujar Winarna.

Baca Juga :  Kebun Cinta Manis Siap Pasok Tebu Berkualitas

Ia menegaskan pentingnya membangun jejaring kolaboratif antara peserta dan narasumber agar setiap persoalan teknis di lapangan dapat dipecahkan secara cepat dan efektif.

Sementara itu, Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Ditjenbun, Baginda Siagian, menjelaskan bahwa produktivitas kebun sawit rakyat saat ini masih jauh di bawah potensi maksimalnya. “Produktivitas pekebun masih di kisaran 3,3 sampai 3,5 ton CPO per hektare per tahun, padahal potensinya bisa mencapai 5 sampai 6 ton. Melalui pelatihan ini, kami ingin mempercepat perbaikan di lapangan, demi kesejahteraan pekebun dan peningkatan daya saing sawit nasional,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Mesuji Gelar Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah

Baginda menambahkan, dari total 16,8 juta hektare lahan sawit di Indonesia, sekitar 42 persen atau 6 juta hektare dikelola oleh pekebun rakyat. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat pekebun menjadi langkah strategis untuk memperkuat keberlanjutan sektor sawit nasional.

Dari sisi daerah, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Labusel, Sabrina Pulungan, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang menyasar langsung pekebun lokal.

Baca Juga :  Entitas Padat Karya, Donor Darah PTPN I Regional 7 Paling Konsisten

“Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan pekebun. Saya harap para peserta aktif bertanya dan berdiskusi dengan narasumber. Ilmu yang diperoleh harus bisa langsung diterapkan dan dibagikan kepada pekebun lainnya,” ujarnya.

Sabrina menegaskan, sektor sawit memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi daerah, penyerap tenaga kerja, dan sumber devisa negara. Namun berbagai tantangan seperti isu keberlanjutan dan produktivitas rendah harus dijawab dengan peningkatan kapasitas dan penerapan praktik budidaya yang baik.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Holding Perkebunan Nusantara dan seluruh anak usahanya dalam membangun sawit rakyat yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi transformasi perkebunan nasional. (pin)

Berita Terkait

PTPN I Perkuat Sekretariat Perusahaan Adaptif Berintegritas
Dahsyat, Sepekan UMKM Kuliner Maliosewu Pringsewu Bersiap Sambut Kunjungan Jokowi
Musprov Apindo Lampung, Gubernur Mirza Komitmen Permudah Perizinan, Perkuat Hilirisasi Sektor Pertanian
Pemerintah Tegaskan Harga Eceran Minyakita Tetap Rp15.700/Liter
BI Catat Lasef FESyar Sumatera 2026 Bukukan Komitmen Pembiayaan Rp230 Miliar
SGC Gencarkan Sosialisasi Peluang Kerja guna Tingkatkan Ekonomi Rakyat Lampung
SGC Buka Puluhan Ribu Lapangan Kerja untuk Kurangi Pengangguran
SGC Buka Peluang Kerja, Warga Antusias Ikuti Sosialisasi Tebang Ikat Harian

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:00 WIB

PTPN I Perkuat Sekretariat Perusahaan Adaptif Berintegritas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:45 WIB

Dahsyat, Sepekan UMKM Kuliner Maliosewu Pringsewu Bersiap Sambut Kunjungan Jokowi

Senin, 22 Juni 2026 - 14:32 WIB

Musprov Apindo Lampung, Gubernur Mirza Komitmen Permudah Perizinan, Perkuat Hilirisasi Sektor Pertanian

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:43 WIB

Pemerintah Tegaskan Harga Eceran Minyakita Tetap Rp15.700/Liter

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:10 WIB

BI Catat Lasef FESyar Sumatera 2026 Bukukan Komitmen Pembiayaan Rp230 Miliar

Berita Terbaru

Tulangbawang Barat

Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi

Selasa, 14 Jul 2026 - 18:32 WIB