Reka Agro Indonesia Kembangkan Electric Bed Dryer Portabel, Dukung Efisiensi Petani

Senin, 22 September 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) — Reka Agro Indonesia terus menunjukkan komitmen menghadirkan inovasi teknologi pertanian modern yang mendukung efisiensi petani di lapangan. Salah satunya melalui produk Electric Bed Dryer Portabel.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Way Kanan, yang diwakili oleh Kepala Bidang Prasarana Agung Marwinson, melakukan kunjungan kerja ke workshop Reka Agro Indonesia untuk melihat langsung pengembangan teknologi tersebut.

Ketua Reka Agro Indonesia, Erza Refenza, menjelaskan alat ini dirancang untuk menjadi solusi praktis bagi petani dalam proses pengeringan padi.

Dengan sistem portabel, alat mudah dipindahkan dan dioperasikan, sehingga petani tidak lagi bergantung sepenuhnya pada cuaca.

“Kami menghadirkan teknologi ini untuk menjawab kebutuhan petani akan alat pengering padi yang efektif, efisien, serta ramah lingkungan. Dengan desain portabel, petani bisa lebih fleksibel menggunakannya di berbagai lokasi,” kata Erza pada Minggu, (21/9/2025).

Baca Juga :  DPRD Lampung Kecam Acara Joget Berseragam SMA oleh PNM Lampung

Sementara itu Kadis Pertanian Way Kanan yang diwakili oleh Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Way kanan Agung Marwinson menyambut baik inovasi tersebut.

Agung menilai Electric Bed Dryer Portabel berpotensi besar meningkatkan kualitas pascapanen serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Teknologi ini menjadi terobosan penting karena mampu mempercepat proses pengeringan padi tanpa tergantung pada cuaca. Kami berharap petani di Way Kanan bisa lebih mudah menjaga kualitas gabah dan meningkatkan daya saing hasil pertanian di pasar,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Pastikan MinyaKita Tersedia HET di Kios Pangan

Ia menambahkan, Dinas Pertanian akan mendukung pengembangan serta pemanfaatan teknologi tepat guna agar dapat diterapkan secara luas di wilayahnya.

Kunjungan ini juga menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara Dinas Pertanian Way Kanan dengan Reka Agro Indonesia dalam mendorong penerapan teknologi modern bagi petani lokal. (Amd)

Berita Terkait

Hebat, PTPN I Catat Penjualan Rp3,56 Triliun, Naik 122 Persen
Pengambilan Keputusan Keuangan yang Tepat: Kunci Sehatnya Keuangan Perusahaan
Wabup Tubaba: Program Kemitraan Tebu SGC Tingkatkan Kesejahtraan Petani
Bustami: Program Kemitraan Tebu SGC Solusi Makmurkan Petani
Pemkab Lamteng Libatkan Kementan dan SGC Dorong Percepatan Hilirisasi Tebu
Bimtek ke Petani Jadi Kunci Keberhasilan Swasembada Pangan
Kemitraan Petani Tebu SGC Dukung Program Presiden Hilirisasi dan Swasembada
Ikuti Sosialisasi SGC, Petani Margodadi Mulai Beralih ke Tanam Tebu

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 17:12 WIB

Hebat, PTPN I Catat Penjualan Rp3,56 Triliun, Naik 122 Persen

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:23 WIB

Pengambilan Keputusan Keuangan yang Tepat: Kunci Sehatnya Keuangan Perusahaan

Selasa, 23 Desember 2025 - 20:40 WIB

Wabup Tubaba: Program Kemitraan Tebu SGC Tingkatkan Kesejahtraan Petani

Senin, 22 Desember 2025 - 20:41 WIB

Bustami: Program Kemitraan Tebu SGC Solusi Makmurkan Petani

Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:39 WIB

Pemkab Lamteng Libatkan Kementan dan SGC Dorong Percepatan Hilirisasi Tebu

Berita Terbaru