Hebat, PTPN I Catat Penjualan Rp3,56 Triliun, Naik 122 Persen

Kamis, 1 Januari 2026 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (dinamik.id)–Menutup tahun kedua pasca transformasi organisasi, PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) mencatatkan kinerja positif.

Hingga November 2025, nilai penjualan produk yang dihasilkan mencapai Rp3,56 triliun lebih. Angka penjualan ini naik 122 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Alhamdulillah kinerja penjualan kita hingga November 2025 sebesar Rp3,56 triliun. Ini angka yang optimistis dan trennya juga positif seiring perbaikan kinerja dan tren harga komoditas di pasar global yang naik signifikan. Angka melampaui capaian tahun lalu, sekaligus telah mencapai 90% dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) serta 94% dari Rencana Kerja Operasional (RKO) tahun 2025,” kata Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas di Jakarta, Rabu (31/12/25).

Teddy mengungkapkan, capaian ini didorong oleh strategi optimalisasi produksi dan aset, tren harga komoditas yang naik, serta penguatan diversifikasi usaha.

Baca Juga :  Senyum Gadis Disabilitas Menikmati Pekerjaan di PTPN I

Berdasarkan data kinerja penjualan, kata dia, komoditas karet menjadi kontributor terbesar pendapatan PTPN I dengan sumbangsih mencapai 79% dari total pendapatan. Diikuti oleh komoditas teh sebesar 12% dan kopi sebesar 8%.

Tembakau mencatat lonjakan harga tertinggi hingga 190% dari tahun sebelumnya dan menyentuh harga rata-rata Rp467.609/kg. Kopi turut mengalami kenaikan harga jual sebesar 137% (YoY) menjadi Rp94.063/kg.

Tren positif juga terjadi pada Karet yang tumbuh 111% (YoY) dengan harga rata-rata Rp32.509/kg. Sedangkan Teh mengalami kenaikan harga 110% (YoY) menjadi Rp21.762/kg.

“Rata-rata kenaikan harga komoditas pada kisaran 111% hingga 190% dibandingkan tahun lalu. Ini menjadi katalis utama pertumbuhan pendapatan kami. Khusus untuk Karet, pendapatan tumbuh 119% dibanding tahun lalu menjadi Rp2,78 triliun.

Baca Juga :  PTPN I dan YICK Lampung Jajaki Kerjasama Bangun Universitas

Sektor Kopi juga mencatat pertumbuhan pendapatan yang luar biasa sebesar 164% dibanding tahun lalu,” tambah Teddy.

Teddy Yunirman Danas mengakui, pihaknya sangat diuntungkan oleh tren harga komoditas yang dikelola, baik di pasar domestik maupun global.

Sementara, upaya optimalisasi aset dan akselerasi produksi masih perlu mendapat dorongan kuat karena proses konsolidasi komoditas masih dalam penataan yang ketat.

“Dalam dua tahun terakhir ini, kami melakukan konsolidasi komoditas untuk proyeksi usaha masa depan yang sustainable. Kami harus melakukan replanting, diversifikasi komoditas, serta menyusun rasio usia tanaman agar tak terjadi stagnasi produksi. Ini butuh effort yang keras guna mengembalikan ritme usaha yang berkelanjutan,” kata dia.

Baca Juga :  Puncak Mas Lampung Gelar City Tour Helicopter

Meski belum menutup buku tahun 2025, Teddy Yunirman Danas menyatakan optimistis pencapaian kinerja 12 bulan di tahun 2025 akan positif.

Ia mengatakan, manajemen terus berupaya menjaga produktivitas dan efisiensi operasional untuk memastikan target RKAP terpenuhi sepenuhnya.

Beberapa indikator makro sebagai elemen kinerja perusahaan terus dipantau, terutama fluktuasi harga dan menjaga kualitas produksi. Momentum harga yang baik ini, kata Teddy, akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memberikan kontribusi terbaik bagi pemegang saham dan negara.

Transformasi yang dijalankan di bawah naungan Danantara Indonesia dan Holding Perkebunan Nusantara terus memberikan dampak nyata bagi perbaikan kinerja PTPN I. (Pin)

Penulis : Pina

Editor : Pina

Berita Terkait

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi
PTPN I Perkuat Hilirisasi Kopi Ijen Tingkatkan Daya Saing
Bupati Pringsewu Ingin UMKM Berkembang, Koperindag Bina Budidaya Jamur Tiram Sukoyoso
PTPN I Perkuat Bisnis Energi dan Manufaktur
PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026
KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit
Semakin Ekspansif, PTPN I Bidik Pasar Global Cerutu dari Bali
Apindo Berharap RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Tak Ganggu Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:48 WIB

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

PTPN I Perkuat Hilirisasi Kopi Ijen Tingkatkan Daya Saing

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Bupati Pringsewu Ingin UMKM Berkembang, Koperindag Bina Budidaya Jamur Tiram Sukoyoso

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:12 WIB

PTPN I Perkuat Bisnis Energi dan Manufaktur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:18 WIB

PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:48 WIB

Provinsi

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Okt 2026 - 16:38 WIB