Ratusan Warga Way Kanan Sambangi Kantor ATR/BPN, Tuntut Pengembalian Tanah Ulayat

Kamis, 9 Oktober 2025 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Way Kanan, (Dinamik.id) — Sekitar 700 warga dari Masyarakat Adat Buay Pemuka Pangeran Udik bersama Masyarakat Adat Buway Bahuga dijadwalkan mendatangi Kantor ATR/BPN Kabupaten Way Kanan, Kamis (9/10), untuk menyampaikan aspirasi terkait konflik agraria yang telah berlangsung puluhan tahun.

Aksi ini merupakan bentuk tuntutan rakyat adat atas pengembalian hak tanah ulayat serta penolakan perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) PT. Kartika Mangestitama (Karisma).

Massa mengklaim tanah seluas sekitar 4.000 hektare yang saat ini berstatus HGU perusahaan tersebut merupakan tanah adat yang secara turun-temurun dimiliki dan dikelola oleh marga mereka.

Dalam surat resmi yang dikirim kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono, Masyarakat Adat Buay Pemuka Pangeran Udik meminta agar pemerintah pusat tidak memperpanjang HGU PT. Karisma dan mengembalikan lahan tersebut kepada masyarakat adat.

Surat tersebut juga menyebutkan bahwa pada tahun 2000 telah dibuat Berita Acara Kesepakatan Bersama antara masyarakat adat dan pihak perusahaan, yang salah satunya menyatakan bahwa tanah HGU merupakan tanah ulayat masyarakat Buay Pemuka Pangeran Udik dan akan dikembalikan setelah masa pengelolaan berakhir.

Baca Juga :  Dukung Kesehatan Masyarakat, Pemkot Bandar Lampung Fasilitasi Car Free Day

Namun, hingga kini kesepakatan tersebut belum terealisasi. “Kami datang bukan untuk membuat gaduh, tapi untuk menagih janji dan menuntut keadilan. Tanah ini adalah sumber kehidupan kami,” ujar salah satu tokoh adat dalam seruan tertulisnya.

Masyarakat adat juga menyerukan agar pemerintah menegakkan keadilan tanpa diskriminasi, menghentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap warga, serta memastikan penegakan hukum yang berpihak pada rakyat kecil.

Aksi damai ini rencananya akan berlangsung di halaman Kantor ATR/BPN Way Kanan, diwarnai dengan pembacaan pernyataan sikap, doa bersama, dan penyerahan dokumen tuntutan kepada pihak kementerian.

Baca Juga :  Coklit Dimulai, Arinal Djunaidi Minta Tak Ada Kebohongan Data Pemilih

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Dapil V (Way Kanan dan Lampung Utara), Yozi Rizal, berharap agar Kementerian ATR/BPN dapat merespons tuntutan masyarakat secara terbuka dan objektif.

“Saya berharap Kementerian dapat mengakomodasi aspirasi masyarakat adat. Ini soal hak dan keadilan yang sudah terlalu lama tertunda. Saya juga mengimbau aparat kepolisian agar bertindak secara proporsional dan mengedepankan pendekatan humanis,” ujar Yozi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak ATR/BPN Way Kanan belum memberikan keterangan resmi terkait rencana aksi dan tuntutan masyarakat adat tersebut. (Amd)

Berita Terkait

Pengawasan Pekerjaan Jalan di Lampung Telan Rp200 Hingga Rp550 Juta
PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi, Setop Dualisme PB IKA PMII
Komisi VIII DPR Minta 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK
Habiburokhman Apresiasi Tindakan Tegas Polri ke AKBP Didik
Komisi VIII Pertanyakan Anggaran dan Lambannya Pembuatan Sertifikasi Halal
Ketua PWI Lampung Siap Hadiri Launching IJP FC, Dukung Wartawan Aktif Berolahraga
HPN 2026, Presiden Tekankan Peran Strategis Pers
Gubernur Banten Ungkap HPN 2026 Berdampak Positif untuk Perekonomian Daerah

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 07:57 WIB

Pengawasan Pekerjaan Jalan di Lampung Telan Rp200 Hingga Rp550 Juta

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:02 WIB

PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi, Setop Dualisme PB IKA PMII

Selasa, 17 Februari 2026 - 02:50 WIB

Komisi VIII DPR Minta 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK

Senin, 16 Februari 2026 - 18:03 WIB

Habiburokhman Apresiasi Tindakan Tegas Polri ke AKBP Didik

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:12 WIB

Komisi VIII Pertanyakan Anggaran dan Lambannya Pembuatan Sertifikasi Halal

Berita Terbaru

Pringsewu

Pelayanan Disdukcapil Selama Ramadhan Tetap Berjalan Optimal

Rabu, 25 Feb 2026 - 16:16 WIB

Pringsewu

Pelayanan Disdukcapil Selama Ramadhan Tetap Berjalan Optimal

Rabu, 25 Feb 2026 - 16:12 WIB