Dari Gunung Arjuno, PTPN I Hasilkan Cita Rasa Teh Mendunia

Selasa, 14 Oktober 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani teh PTPN I Reg 5 memetik teh mendunia yang tumbuh di pinggang Gunung Arjuno Lereng Malang, Jawa Timur. Cita rasa teh warisan dunia itu tersembunyi. Berada di Dusun Wonosari, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Malang.

Petani teh PTPN I Reg 5 memetik teh mendunia yang tumbuh di pinggang Gunung Arjuno Lereng Malang, Jawa Timur. Cita rasa teh warisan dunia itu tersembunyi. Berada di Dusun Wonosari, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Malang.

JAKARTA–– Di pinggang Gunung Arjuno Lereng Malang, Jawa Timur, cita rasa teh warisan dunia itu tersembunyi. Berada di Dusun Wonosari, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Malang, Kebun Teh yang dikelola PTPN I Regional 5 itu tumbuh.

Suhu udara senantiasa sejuk karena di ketinggian seribu meter dari permukaann laut, didukung tanah yang subur, teh yang diproduksi memiliki rasa dan aroma yang khas. Beralasan jika kualitas teh yang kebun dan pabriknya didirikan pada masa pendudukan Belanda itu cukup sohor hingga Eropa.

Alam yang lestari, udara nirpolusi, sinar matahari yang rutin menyinari, dan harmoni interaksi warga lokal menjadi keunggulan komparatif Kawasan Kebun Teh Wonosari ini. Sisi-sisi natural itu menjadi magnet yang menarik warga kota dan wisatawan lainnya datang ke tempat ini. Tak pelak, Manajemen PTPN I Regional 5 menggenapi infrastruktur operasional peprusahaan dengan fasilitas sebagai Agrowisata. Di tempat ini, selain menikmati keindahan alam, pelancong bisa mengeksplorasi tuntas soal teh, dari budi daya di kebun, pemetikan, proses pengolahan di pabrik, hingga menikmati secangkir teh specialty.

Pada keunggulan-keunggulan aset itu, PTPN I sebagai entitas Subholding Holding PTPN Group yang diserahi mengelola rupa-rupa komoditas itu terus dikuatkan. Hal ini sesuai dengan visi dan misi perusahaan yang dituntut lebih kreatif dan mengoptimalkan seluruh aset dan potensi yang ada di perusahaan. Bidang hospitality seperti pariwisata, pendidikan, fasilitas layanan kesehatan, termasuk kuliner atau food and beberages.

Diversifikasi usaha dengan optimalisasi aset ini terus digaungkan Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas. Mengomentari progres yang dilakukan PTPN I Regional 5 dengan optimalisasi fungsi aset untuk pariwisata dan menggaungkan reputasi teh Wonosari dengan merek Rolas, Teddy menyatakan apresiasinya. Ia memuji seluruh elemen di semua unit kerja yang terus berkreasi dalam menguatkan visi Supporting Co dengan mandatori aset-aset non sawit dan non gula.

“Apresiasi yang tinggi kepada kawan-kawan di semua unit kerja yang terus mencari celah menciptakan profit centre baru dari aset yang dioptimalisasi. Ini artinya semua jajaran sangat memahami apa yang menjadi mandat dari Holding (PTPN III Holding), bahwa PTPN I harus lebih kreatif mengoptimalisasi aset. Regulasi pemerintah juga telah membuka peluang kepada kita (BUMN) untuk menggarap bisnis dari hulu sampai hilir,” kata Teddy Yunirman Danas di Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga :  PTPN I Pertahankan Komoditi Karet Prospektif

Menilik sejarahnya, Teddy menyebut Perkebunan dan Pabrik Teh Wonosari adalah warisan yang memiliki nilai dan reputasi tinggi. Dirintis oleh perusahaan di masa pendudukan Belanda, industri perisa minuman ini terpilih sebagai objek yang bukan hanya cocok untuk kebun teh, tetapi juga keindahan alamnya. Sedangkan cita rasa dan aroma teh yang diramu-racik oleh tangan-tangan terampil berpengalaman itu menjadi keunggulan komoditas yang kemudian sangat familiar di lidah penikmat teh dari Eropa dan negara lainnya.

“Kita tahun, teh produksi Wonosari ini punya sejarah panjang dan legendaris. Wajar karena dulu Belanda membuka perkebunan ini sebagai prospek komoditas dan prospek keindahan alam. Nah, sekarang dengan kreativitas teman-teman di Regional 5 (PTPN I Regional 5), Wonosari tetap menjadi produsen teh kualitas premium yang kita kenal dengan merek Rolas sekaligus pusat edukasi dan inovasi per-teh-an Indonesia. Bagi kami, Teh Rolas adalah warisan yang menyatukan nilai ekonomi dan kebanggaan budaya bangsa.”

Baca Juga :  Tingkatkan Kompetensi Karyawan, PalmCo Regional I Medan Bentuk Agent of Communication

Teddy menambahkan, selain fokus pada produksi untuk pasar domestik dan ekspor, PTPN I juga berkomitmen pada pengembangan masyarakat. Kebun Teh Wonosari berfungsi sebagai pusat wisata edukasi dan pelatihan, di mana masyarakat, pelajar, dan pelaku UMKM dapat mempelajari seluruh proses produksi teh, mulai dari pembibitan hingga penyeduhan. Komitmen ini sejalan dengan program hilirisasi yang dicanangkan oleh Asta Cita Presiden Republik Indonesia, dengan Teh Rolas sebagai salah satu produk hilir utamanya.

Untuk mendekatkan produk teh premium ini kepada konsumen, PTPN I juga mengembangkan sektor Food & Beverages (makanan dan minuman) melalui Rolas Café dan Tea House. Berbagai produk olahan teh dapat dinikmati di lokasi-lokasi strategis, termasuk di Wonosari, Jember, dan beberapa wilayah lain di Jawa Timur. Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi pasar, tetapi juga memperluas pengalaman menikmati teh berkualitas bagi masyarakat luas.(pina)

Berita Terkait

Media Gathering: PGE Ulubelu Eksplorasi Gunung Tiga Penuhi Kebutuhan Energi Nasional
‎Pelatihan Sabun Berstandar Aman, BRIN dan Kadafi Ciptakan Peluang Usaha Baru di Lampung
KADIN Lampung Tolak Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan dari India
Pers Krusial Promosikan Pariwisata Topang Perekonomian Banten
Pertaruhan Kedaulatan Negara Demi Kepentingan Sesaat
Akademisi Nilai Pencabutan HGU SGC Turunkan Kepercayaan Investor
Pertaruhan Nasib Puluhan Ribu Pekerja dan Industri Gula Dibalik Pencabutan HGU SGC
Hebat, PTPN I Catat Penjualan Rp3,56 Triliun, Naik 122 Persen

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:22 WIB

Media Gathering: PGE Ulubelu Eksplorasi Gunung Tiga Penuhi Kebutuhan Energi Nasional

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:15 WIB

‎Pelatihan Sabun Berstandar Aman, BRIN dan Kadafi Ciptakan Peluang Usaha Baru di Lampung

Senin, 23 Februari 2026 - 16:57 WIB

KADIN Lampung Tolak Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan dari India

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:30 WIB

Pers Krusial Promosikan Pariwisata Topang Perekonomian Banten

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:30 WIB

Pertaruhan Kedaulatan Negara Demi Kepentingan Sesaat

Berita Terbaru