Lampung Makin Dilirik Investor Global, Pabrik Penyulingan Minyak Diresmikan

Senin, 20 Oktober 2025 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Group President Cargill Agriculture and Trading Business in Asia Pacific Penne Kehl pada agenda peresmian pabrik penyulingan minyak kelapa sawit milik PT. Parcim Nusantara Lestari Foods di Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, Senin (20/10).

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Group President Cargill Agriculture and Trading Business in Asia Pacific Penne Kehl pada agenda peresmian pabrik penyulingan minyak kelapa sawit milik PT. Parcim Nusantara Lestari Foods di Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, Senin (20/10).

Bandar Lampung-Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meresmikan pabrik penyulingan minyak kelapa sawit (Lampung Refinery) milik PT. Parcim Nusantara Lestari Foods, yang merupakan bagian dari perusahaan berskala global Cargill Group di Cargill Main Office, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, Senin (20/10/2025).

Peresmian ini menandai langkah penting dalam transformasi ekonomi Lampung menuju pusat industri pengolahan dan hilirisasi komoditas berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan kebanggaannya atas kehadiran investasi global berskala besar di Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat bangga dan bersyukur karena Lampung telah menjadi pilihan strategis bagi investasi global. Kehadiran perusahaan sebesar Cargill menegaskan bahwa Lampung memiliki potensi yang sangat besar, baik dari sisi sumber daya alam, tenaga kerja, maupun dukungan infrastruktur,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini 30% Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung berasal dari sektor pertanian dan perkebunan, sementara industri pengolahan baru mencapai sekitar 19 persen.

Baca Juga :  Reka Agro Indonesia Kembangkan Electric Bed Dryer Portabel, Dukung Efisiensi Petani

Karena itu, Pemerintah Provinsi menargetkan peningkatan signifikan pada sektor industri pengolahan sebagai upaya mendorong nilai tambah ekonomi daerah.

“Kami menargetkan agar ke depan industri pengolahan di Lampung bisa meningkat dua kali lipat. Ini sejalan dengan arahan Presiden agar Lampung menjadi provinsi tujuan hilirisasi komoditas pangan nasional,” tambahnya.

Gubernur Mirza berpendapat keberadaan pabrik penyulingan (refinery) ini akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, terutama petani sawit dimana dari sekitar 190 ribu hektare lahan kelapa sawit di Lampung, sebagian besar dikelola langsung oleh petani kecil.

“Dengan adanya refinery seperti ini, harga sawit di tingkat petani akan lebih stabil, dan masyarakat semakin termotivasi untuk melakukan replanting atau penanaman kembali,” jelasnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas komitmen sosial Cargill yang sudah dirasakan bahkan sebelum pabrik beroperasi penuh.

Baca Juga :  Kolaborasi Pemimpin Muda Mirza dan Egi Bikin Zulhas 'Greget' Bangun Wisata Lampung

“Kami percaya kehadiran Cargill akan menjadi bagian penting dari ekosistem pembangunan Lampung. Baik melalui peningkatan kapasitas SDM, pengembangan industri lokal, maupun program tanggung jawab sosial yang memberikan manfaat masuk ke masyarakat sekitar,” ujarnya.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan terus menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Sementara itu, Group President Cargill Agriculture and Trading Business in Asia Pacific Penne Kehl mengapresiasi Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungan yang kuat sejak tahap perencanaan hingga operasional pabrik.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Lampung Refinery bukan hanya proyek bisnis, tetapi bagian dari komitmen global Cargill dalam menciptakan rantai pasok yang berkelanjutan, transparan, dan inklusif.

“Tonggak sejarah ini bukan sekadar pembukaan fasilitas baru, tetapi mencerminkan pentingnya Indonesia bagi Cargill. Kami berkomitmen untuk menghadirkan minyak sawit yang berkelanjutan dan dapat ditelusuri, dari perkebunan hingga ke pelanggan di seluruh dunia,” ujarnya.

Baca Juga :  Menag Nasaruddin Umar Resmikan Masjid Raya Al-Bakrie di Bandar Lampung

Menurutnya, Indonesia adalah pusat rantai pasok global Cargill, yang menghubungkan produksi agribisnis nasional dengan pasar di Amerika Utara, Eropa, dan Asia Pasifik.

Dengan pendekatan terintegrasi dari hulu ke hilir, Cargill ingin memastikan produk sawit Indonesia mampu bersaing secara global tanpa mengabaikan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Lebih dari sekadar bisnis, Penne menegaskan bahwa investasi Cargill juga menyentuh aspek kemanusiaan dan pembangunan masyarakat.

“Kami bangga mendukung berbagai program yang meningkatkan gizi, memperluas akses pendidikan, layanan kesehatan, dan kesadaran lingkungan di Lampung. Begitulah kami menghidupkan nilai-nilai Cargill — mengutamakan manusia dan selalu melakukan hal yang benar,” tambahnya. (AMD)

Berita Terkait

Hebat, PTPN I Catat Penjualan Rp3,56 Triliun, Naik 122 Persen
Pengambilan Keputusan Keuangan yang Tepat: Kunci Sehatnya Keuangan Perusahaan
Wabup Tubaba: Program Kemitraan Tebu SGC Tingkatkan Kesejahtraan Petani
Bustami: Program Kemitraan Tebu SGC Solusi Makmurkan Petani
Pemkab Lamteng Libatkan Kementan dan SGC Dorong Percepatan Hilirisasi Tebu
Bimtek ke Petani Jadi Kunci Keberhasilan Swasembada Pangan
Kemitraan Petani Tebu SGC Dukung Program Presiden Hilirisasi dan Swasembada
Ikuti Sosialisasi SGC, Petani Margodadi Mulai Beralih ke Tanam Tebu

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 17:12 WIB

Hebat, PTPN I Catat Penjualan Rp3,56 Triliun, Naik 122 Persen

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:23 WIB

Pengambilan Keputusan Keuangan yang Tepat: Kunci Sehatnya Keuangan Perusahaan

Selasa, 23 Desember 2025 - 20:40 WIB

Wabup Tubaba: Program Kemitraan Tebu SGC Tingkatkan Kesejahtraan Petani

Senin, 22 Desember 2025 - 20:41 WIB

Bustami: Program Kemitraan Tebu SGC Solusi Makmurkan Petani

Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:39 WIB

Pemkab Lamteng Libatkan Kementan dan SGC Dorong Percepatan Hilirisasi Tebu

Berita Terbaru

Sebanyak 31 pejabat terdiri dari 23 Pejabat Administrator dan 8 Pejabat Pengawas dilantik Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, di Balai Keratun, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Bandar Lampung, Rabu (21/1).

Pemerintahan

Gerbong Mutasi Pemprov Bergerak Lagi, Ini Daftarnya

Rabu, 21 Jan 2026 - 16:26 WIB

Sekda Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menyalami dan mengucapkan selamat kepada 31 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung di Balai Keratun, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Bandar Lampung, Rabu (21/1).

Pemerintahan

Ini Empat Pesan Sekdaprov Marindo Kurniawan pada 31 Pejabat Baru

Rabu, 21 Jan 2026 - 16:11 WIB