Tinjau Lokasi Banjir di Lampung Selatan, Lesty Putri Utami Dorong Perbaikan Tanggul Way Galih

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, (dinamik.id) — Anggota DPRD Provinsi Lampung, Lesty Putri Utami, meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memetakan kerusakan infrastruktur serta lahan pertanian milik warga.

Lesty mengatakan, bencana banjir tersebut telah berdampak luas pada area permukiman warga di beberapa RT dalam satu dusun, serta merendam ratusan hektare lahan persawahan.

Baca Juga :  Ansor Lampung Dukung dan Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU 2021

“Banjir ini diakibatkan oleh jebolnya tanggul Air Way Galih. Dampaknya sangat signifikan, tidak hanya merendam rumah warga tetapi juga ratusan hektare sawah yang sebenarnya sudah siap panen,” ujar Lesty, Sabtu (7/3/2026).

Ia menjelaskan, akibat rendaman air yang cukup tinggi, para petani di Desa Kertosari terancam mengalami gagal panen massal. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena menyangkut ketahanan ekonomi masyarakat setempat.

Menurut legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut, penanganan tanggul Way Galih merupakan ranah wewenang Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung. Oleh karena itu, ia berkomitmen segera menindaklanjuti temuan lapangan tersebut kepada pihak terkait.

Baca Juga :  Kunjungi Kerja ke PP IKWI, Yenni Harap Hal Positif Untuk Kemajuan IKWI Lampung

“Kondisi ini akan segera kami laporkan dan koordinasikan dengan BBWS agar segera dilakukan tindakan darurat maupun permanen terhadap tanggul yang jebol. Kita ingin penanganan dilakukan secepat mungkin agar luapan air tidak kembali merusak pemukiman dan lahan pertanian warga,” tegasnya.

Baca Juga :  Ratusan Warga Way Kanan Sambangi Kantor ATR/BPN, Tuntut Pengembalian Tanah Ulayat

Lesty juga meminta pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk tetap bersiaga serta memastikan kebutuhan logistik bagi warga terdampak terpenuhi selama masa pemulihan.

Ia berharap adanya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan instansi vertikal seperti BBWS agar persoalan banjir tahunan di wilayah tersebut dapat teratasi secara permanen. (*)

Berita Terkait

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Rumah Lunas Sejak 2002, Nasabah Pertanyakan BTN Tak Kunjung Berikan Sertifikat
Kanwil Kemenag Lampung Optimalkan Layanan Digital Nikah
Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:48 WIB

Provinsi

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Okt 2026 - 16:38 WIB