BPMP Lampung Tindak Lanjuti Evaluasi Festival Tunas Bahasa Ibu 2025

Senin, 22 Desember 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) — Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Lampung menggelar kegiatan Tindak Lanjut Evaluasi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2025, Senin (22/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat keberlanjutan program pelestarian Bahasa Ibu, khususnya Bahasa Lampung, melalui penguatan praktik pembelajaran di satuan pendidikan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh guru, dosen, kepala sekolah, serta praktisi pendidikan dan kebahasaan dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan strategi agar Festival Tunas Bahasa Ibu tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi FTBI kedepannya lebih baik dan sesuai serta berdampak nyata dalam proses pembelajaran.

Baca Juga :  Iqbal Ardiansyah : Perlu Kesadaran Diri Pemuda Perangi Korupsi

Dalam paparannya, Prof. Dr. Farida Ariyani, M.Pd. menyampaikan materi “bertajuk Spirit Festival Tunas Bahasa Ibu di Provinsi Lampung”. Ia menegaskan bahwa FTBI merupakan gerakan kultural dan edukatif yang bertujuan menumbuhkan kesadaran, kebanggaan, serta keberanian generasi muda dalam menggunakan Bahasa Ibu di ruang publik dan pendidikan, sebagai salah satu upaya pemartabatan Bahasa Lampung.
Sementara itu, Dr. I Wayan Ardi Sumarta, M.Pd. membahas Linguistik dan Pembelajarannya. Materi ini menyoroti pentingnya pemahaman linguistik sebagai dasar pengajaran bahasa daerah agar pembelajaran lebih sistematis, komunikatif, dan sesuai dengan perkembangan peserta didik.

Baca Juga :  Qurban dan Nilai Kemanusiaan

Pada sesi praktik baik, Fadila Hanum, mahasiswa Magister Keguruan Sekolah Dasar, memaparkan pengalaman pembelajaran 𝘚𝘦𝘴𝘪𝘬𝘶𝘯 dengan menggunakan media komik strip. Inovasi tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa sekaligus memudahkan pemahaman Bahasa Lampung secara kontekstual.
Adapun materi Perencanaan Bahasa Lampung Berbasis 𝘗𝘳𝘰𝘣𝘭𝘦𝘮-𝘉𝘢𝘴𝘦𝘥 𝘓𝘦𝘢𝘳𝘯𝘪𝘯𝘨 (PBL) disampaikan oleh Pina, mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa dan Kebudayaan Lampung. Pendekatan PBL dipandang relevan untuk mendorong peserta didik berpikir kritis terhadap persoalan kebahasaan di lingkungan sekitar serta terlibat aktif dalam upaya pelestarian bahasa daerahd khusus Bahasa Lampung.

Baca Juga :  FKIP Tanda Tangani Kerja Sama dengan PT Bestari Media Asia Bangun Edu Fun

Melalui kegiatan tindak lanjut ini, BPMP Provinsi Lampung berharap hasil evaluasi FTBI Tahun 2025 dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan pembelajaran dan praktik nyata di sekolah. Sinergi antara pendidik, akademisi, dan praktisi diharapkan mampu memperkuat eksistensi Bahasa Lampung sebagai identitas budaya sekaligus media pendidikan karakter. (Pin)

Berita Terkait

Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
Majelis Jum’at Klasika Bahas Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Masyarakat
KNPI Lampung Dukung Presiden Prabowo Sikat Pejabat ‘Gerogoti’ Negara
Iqbal KNPI Apresiasi Suksesnya Munas Hipmi di Lampung
KNPI Apresiasi Lampung Tuan Rumah Munas HIPMI, Iqbal Ajak Pemuda Jaga Kondusifitas
Qurban dan Nilai Kemanusiaan
Pesantren Harus Jadi Ruang Aman, PCNU Bandar Lampung Serukan Perlawanan Terhadap Kekerasan Seksual

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:41 WIB

Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:17 WIB

Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:06 WIB

Majelis Jum’at Klasika Bahas Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:15 WIB

KNPI Lampung Dukung Presiden Prabowo Sikat Pejabat ‘Gerogoti’ Negara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:37 WIB

Iqbal KNPI Apresiasi Suksesnya Munas Hipmi di Lampung

Berita Terbaru