Pemprov Lampung Pastikan Kesiapan Stok Pangan Selama Ramadhan

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Dinamik.id) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan ketersediaan atau stok pangan di daerahnya aman untuk memenuhi konsumsi masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

“Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, pemerintah daerah memastikan ketersediaan pangan di Provinsi Lampung aman,” ujar Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Mulyadi Irsan di Bandarlampung, saat pelaksanaan High Level Meeting (HLM) di Lampung, Selasa.

Ia mengatakan ketersediaan bahan pangan pokok di Lampung mampu memenuhi konsumsi masyarakat, dengan rincian untuk komoditas beras memiliki ketersediaan sebanyak 291,3 ribu ton dari kebutuhan hanya sebesar 74,1 ribu ton dan bawang merah memiliki ketersediaan 4,6 ribu ton dari kebutuhan hanya 2,8 ribu ton.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Bersama Dua Pejabat Eselon I Kemendagri asal Lampung Bahas Penanganan Infrastruktur

Kemudia, cabai merah stoknya mencapai 4,2 ribu ton dari kebutuhan hanya 2,6 ribu ton, cabai rawit ketersediaan 6,0 ribu ton dari kebutuhan 3,9 ribu ton, dan telur ayam ketersediaan pasokan 232,6 ribu ton dari kebutuhan 42,8 ribu ton.

Baca Juga :  HUT ke-51 IWAPI, Ketua TP PKK Lampung Tekankan Pentingnya Adaptasi Digital Pengusaha Perempuan

Untuk daging ayam ketersediaan sebanyak 6,3 ribu ton dari kebutuhan sebesar 41,7 ribu ton, daging sapi ketersediaan 9,9 ribu ton dari kebutuhan 9,6 ribu ton, minyak goreng ketersediaan 54,3 ribu ton dari kebutuhan 16,8 ribu ton, dan gula pasir ketersediaan 22,6 ribu ton dari kebutuhan 8,0 ribu ton.

Ia melanjutkan terdapat sejumlah langkah yang dilakukan pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan pangan yakni dengan menjaga produksi saat musim hujan seperti dengan melakukan percepatan tanam padi, serta melakukan distribusi pasokan dari wilayah surplus ke wilayah defisit.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gelar Parade Drumband dalam Rangka Penguatan Transisi dari PAUD ke SD

“Kemudian pemerintah daerah bersama dengan Tim Satgas Pagan mengawasi rantai distribusi untuk mencegah penimbunan bahan pangan, melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM), dan bersama Tim Satgas Sapu Bersih (Saber) mengawasi pelanggaran harga serta memastikan keamanan dan mutu pangan,” ucap dia.(pin)

Penulis : Pina

Berita Terkait

100 Delegasi PWNU Lampung Kawal Suksesi Muktamar Ke-35 NU di Jombang
Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung
Sekdaprov Lampung Pelajari Transformasi Digital Ekonomi dan Komunikasi Kebijakan
Optimalisasi Pelayanan Pendidikan Lampung Terbaik Nasional
Gubernur Lampung Lepas 598 Pramuka di Jamnas XII 2026
Pemprov Lampung Minta Masyarakat Sampaikan Data Akurat di Sensus Ekonomi 2026
Pemprov Lampung Tegaskan Status Lahan Ryacudu, Marindo: Ini Penjelasan Duduk Persoalannya!
SIARAN PERS Ketua DPD KNPI Lampung Timur

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:17 WIB

100 Delegasi PWNU Lampung Kawal Suksesi Muktamar Ke-35 NU di Jombang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Sekdaprov Lampung Pelajari Transformasi Digital Ekonomi dan Komunikasi Kebijakan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Optimalisasi Pelayanan Pendidikan Lampung Terbaik Nasional

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Gubernur Lampung Lepas 598 Pramuka di Jamnas XII 2026

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB