Pemprov Lampung: Pergerakan Harga Telur Masih Sesuai Harga Eceran Tertinggi

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Dinamik.id) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan bahwa pergerakan harga telur di daerahnya masih terkendali serta sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan.

“Harga telur ayam di sejumlah pasar di Lampung fluktuatif ada yang Rp25 ribu per kilogram dan tertinggi Rp30 ribu per kilogram, namun ini masih sesuai dengan harga eceran tertinggi,” ujar Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Bani Ispriyanto di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan adanya perbedaan harga di tingkat pasar dipengaruhi oleh faktor jarak dan biaya distribusi, khususnya bagi pedagang kecil yang mengambil barang dari distributor yang relatif jauh.

Baca Juga :  Sekda Mesuji Syamsudin Serahkan Sertifikat Hak Atas Tanah Nelayan di Rawajitu Utara

“Selama belum melebihi harga eceran tertinggi, tidak masalah dan masih dalam batas wajar, kemungkinan ada pengaruh biaya transportasi,” ucap dia.

Ia mengatakan terkait dengan pakan ternak tidak terdapat kendala signifikan, meskipun harga jagung sebagai bahan baku pakan ternak agak meningkat di tingkat distributor dan pabrik.

“Pakan ternak relatif tidak ada masalah, hanya harga jagung di tingkat distributor agak meningkat saat sedang masa panen raya. Dan kami sedang mencari penyebabnya,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Paparkan Potensi Lampung di Berbagai Bidang Pada Pertemuan IMT - GT

Menurut dia, pemerintah daerah terus berupaya menjaga harga beragam komoditas pangan di daerahnya tetap terjaga serta tersedia bagi konsumsi masyarakat terutama saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

“Sampai saat ini inflasi masih terkendali dengan baik, dan pemerintah daerah akan terus menjaga agar tetap terkendali sesuai rentang yang ditentukan,” ujar dia.

Meski demikian, pemerintah daerah pun tetap mewaspadai kenaikan sejumlah komoditas yang sering mengalami peningkatan harga seperti cabai, bawang merah, telur, dan daging ayam.

Baca Juga :  Kejari Mesuji Dampingi Disdikbud Pemkab Mesuji, Dalam Pekerjaan Revitalisasi Gedung Sekolah

“Kami berupaya agar semua terkendali, saat ini stok tersedia. Sebab kalau tidak dijaga yang merasakan dampaknya adalah konsumen terutama dari kelas menengah dan bawah,” tambahnya.

Diketahui berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) harga telur ayam ras di Provinsi Lampung Jumat (20/2) rata-rata Rp29.900 per kilogram, sedangkan di berbagai provinsi secara nasional harga rata-rata telur sudah mencapai Rp32.400 per kilogram, (pin).

Penulis : Pina

Berita Terkait

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati
Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%
Realisasi Layanan DPMPTSP Lampung Barat Tembus 2.045 Hingga Agustus 2026, Optimalkan 4 Aplikasi Digital
M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati

Selasa, 22 September 2026 - 16:22 WIB

Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%

Sabtu, 19 September 2026 - 15:47 WIB

Realisasi Layanan DPMPTSP Lampung Barat Tembus 2.045 Hingga Agustus 2026, Optimalkan 4 Aplikasi Digital

Berita Terbaru

Pengunjung di Wisata Agro Wonosari, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur berada di tengah bentang perkebunan teh yang hijau dan udara pegunungan yang sejuk. Wonosari menghadirkan wisata edukasi yang mengajak pengunjung mengenal perjalanan teh dari kebun hingga menjadi minuman siap dinikmati.

Berita

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Senin, 5 Okt 2026 - 20:40 WIB


Jajaran PT Perkebunan Nusantara I (Persero) saat menghadiri Cigar Festival (ICF) 2026 di Bali, Jumat (2/10). PTPN I membawa produk cerutu Indonesia lebih dekat ke pasar global.

Ekonomi dan Kreatif

Semakin Ekspansif, PTPN I Bidik Pasar Global Cerutu dari Bali

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:22 WIB