Pemprov Lampung Ikut Awasi Ketat Operasional Dapur SPPG

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Dinamik.id) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memastikan ikut serta dalam pengawasan ketat operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya untuk meminimalisir kasus keracunan.(25/02/2026).

“Sudah pasti Pemerintah Provinsi Lampung ikut serta melakukan pengawasan ketat SPPG,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Bandarlampung, Rabu.

Ia mengatakan, semua standar operasional prosedur yang ada harus dilaksanakan dengan disiplin dan ditaati oleh SPPG.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Apresiasi Pemilihan Bintang Radio 2022

“Semua aturan yang ada dalam SPPG itu harus dilakukan serta harus disiplin juga dalam pelaksanaan operasionalnya, karena ini sangat penting,” katanya.

Mengenai adanya kejadian keracunan diduga akibat mengkonsumsi makanan yang disajikan oleh dapur SPPG Menggala Tengah Kabupaten Lampung Tengah, ia memastikan korban telah ditangani dengan baik.

“Kabupaten Tulang Bawang sudah ikut melakukan tindakan atas adanya kejadian tersebut, karena memang terjadi di wilayahnya. Namun untuk update terbaru nanti akan dicek kembali perkembangannya,” ucap dia.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Ajak SMSI Bersinergi Wujudkan Lampung Berjaya

Sebelumnya sebanyak 33 orang di Tulang Bawang yang terdiri dari lima orang balita, 14 orang anak, satu orang lansia dan 13 orang dewasa dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan ataupun alergi makanan seperti mual, muntah dan buang air besar berkali-kali, diduga setelah menyantap telur asin yang ada dalam paket MBG.

Baca Juga :  Jalani Tes Kesehatan di Kemendagri, Mirza - Jihan Siap Dilantik

Paket MBG itu yang disajikan oleh SPPG Menggala Tengah pada Selasa (24/2) bersama menu lainnya yakni roti buatan sendiri, wafer, dan jeruk.

Puluhan warga yang mengalami keracunan ataupun alergi makanan tersebut kini di rawat di RSUD Menggala, dan kini pemeriksaan sampel makanan masih dilakukan oleh BPOM.(pin)

Berita Terkait

Wagub Jihan Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor 2026 di Lampung
Pemprov Lampung: Program Pelana jadi upaya pemerataan pembangunan pesisir
PWNU Lampung Sembelih 10 Sapi dan 2 Kambing, Bagikan 1.328 Paket Kurban
Pemprov Lampung Dorong ASN Adaptif Teknologi Lewat Program GARUDA AI
Prabowo Serahkan Sapi Kurban 1,138 Ton untuk Pemprov Lampung
Kementan Kucurkan Rp1,4 Triliun untuk Lampung, Mirza Perkuat Ketahanan Pangan Daerah
Gubernur Mirza Tekankan Digitalisasi untuk Optimalkan PAD dan Tingkatkan Pelayanan Publik
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Pansus DPRD atas Pendalaman Substansi LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Lampung

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:01 WIB

Wagub Jihan Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor 2026 di Lampung

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pemprov Lampung: Program Pelana jadi upaya pemerataan pembangunan pesisir

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:04 WIB

PWNU Lampung Sembelih 10 Sapi dan 2 Kambing, Bagikan 1.328 Paket Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pemprov Lampung Dorong ASN Adaptif Teknologi Lewat Program GARUDA AI

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:21 WIB

Prabowo Serahkan Sapi Kurban 1,138 Ton untuk Pemprov Lampung

Berita Terbaru

Berita

BRN Siap Kawal Presiden ke-7 Menyapa Masyarakat Lampung

Sabtu, 13 Jun 2026 - 22:44 WIB