Perluas Bisnis Hilir, LDC Bangun Pabrik Pemurnian Gliserin di Lampung

Jumat, 14 Juli 2023 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singapura (dinamik.id) – Louis Dreyfus Company (LDC) hari ini mengumumkan perluasan Kawasan penyulingannya di Lampung, ini merupakan bagian dari rencana strategis perusahaan untuk memperluas bisnis hilirnya dan mendiversifikasi pendapatan melalui produk bernilai tambah. Pengembangan ini akan memperlihatkan penambahan kapasitas penyulingan gliserin dan kemampuan pengemasan minyak nabati, Singapura, 14 Juli 2023.

Dalam konteks meningkatnya permintaan global untuk gliserin olahan, Indonesia diharapkan dapat menjadi pusat produksinya. Pengembangan fasilitas baru LDC di Lampung ini akan melengkapi kegiatan pemurnian gliserin yang sudah ada di Amerika Serikat (Claypool, Indiana) dan Jerman (Wittenberg), menyelesaikan penawaran gliserin Grup untuk mencakup semua bahan baku utama, sejalan dengan persyaratan formulasi dan label pelanggan.

Pabrik baru ini akan dilengkapi untuk memproduksi gliserin kelas USP (United States Pharmacopeia – panduan standar obat yang dikeluarkan oleh pemerintah Amerika Serikat) dan menawarkan berbagai pilihan kemasan makanan yang berkualitas.

Baca Juga :  Pelabuhan Pelindo 2 Panjang Raih Peringkat Kedua Terbaik Tingkat Regional

“Perluasan kawasan penyulingan kelapa sawit terintegrasi kami di Lampung dengan penyulingan gliserin dan lini pengemasan minyak nabati merupakan tonggak penting dalam rencana strategis perusahaan, ini mendukung diversifikasi pendapatan dan integrasi bisnis hilir kami,” kata James Zhou, Chief Commercial Officer LDC dan Head of Food & Feed Solutions.

Lebih lanjut, Investasi ini akan memperkuat kemampuan kami untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang tumbuh dan berkembang di seluruh dunia dengan produk dan bahan berkualitas tinggi, dan memposisikan LDC sebagai pemimpin global dalam industri gliserin, sebagai produk inti dalam portofolio kami.

Baca Juga :  PTPN I Bagikan 387 Hewan Kurban ke Unit Kerja 10 Provinsi

“Pembangunan pabrik baru ini tidak hanya memperkuat posisi kami di pasar Indonesia saja, tetapi akan semakin memperkuat kapasitas kami untuk memproses, mengemas, dan mendistribusikan produk bernilai tambah yang dapat merespons tren pasar dan konsumen yang berkembang, termasuk meningkatnya permintaan akan makanan dan bahan nabati yang sehat dengan memanfaatkan rantai pasokan global, jaringan operasional, dan wawasan pasar dari LDC,” tambah Rubens Marques, LDC’s Head of South & Southeast Asia.

Pekerjaan konstruksi diharapkan akan dimulai akhir tahun ini.

Adapun Louis Dreyfus Company adalah perusahaan perdagangan dan pemroses barang pertanian terkemuka yang didirkan pada tahun 1851. Kami memanfaatkan jangkauan global dan jejaring kami yang luas untuk melayani pelanggan dan konsumen kami di seluruh dunia, mengirimkan produk yang tepat ke lokasi yang tepat, tepat waktu dan aman, andal serta bertanggung jawab. Aktivitas kami menjangkau seluruh rantai nilai, dari pertanian hingga pelanggan, diberbagai lini bisnis (platform): Solusi Karbon, Kopi, Kapas, Solusi Makanan & Pakan, Pengangkutan, Pasar Global, Biji-Bijian & Biji Minyak, Jus, Beras, dan Gula. Produk kami membantu memberi makan dan pakaian sekitar 500 juta orang setiap tahun dengan menghasilkan, memproses, dan mengangkut sekitar 80 juta ton produk.

Baca Juga :  Indonesia dan Yordania Perkuat Hubungan Bilateral

Terstruktur sebagai organisasi matriks dari enam wilayah geografis dan sepuluh platform, Louis Dreyfus Company aktif di lebih dari 100 negara dan mempekerjakan sekitar 17.000 orang di seluruh dunia.(Naz)

Berita Terkait

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala
PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Kementerian PU Paparkan Skenario Penambahan Sekolah Rakyat 2027 ke DPR

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 06:01 WIB

Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan

Sabtu, 19 September 2026 - 16:50 WIB

Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset

Jumat, 18 September 2026 - 14:29 WIB

36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Berita Terbaru


Jajaran PT Perkebunan Nusantara I (Persero) saat menghadiri Cigar Festival (ICF) 2026 di Bali, Jumat (2/10). PTPN I membawa produk cerutu Indonesia lebih dekat ke pasar global.

Ekonomi dan Kreatif

Semakin Ekspansif, PTPN I Bidik Pasar Global Cerutu dari Bali

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:22 WIB

Wakapolres Lampung Utara mewakili Kapolres Lampung Utara menghadiri kegiatan Colour Fun Genzi Aprozi Alam yang digelar di Stadion Sukung Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Minggu (30/8/2026). ILUSTRASI DOK GENZI

Edukasi

Car Free Day Gen Zi Ditunda Tak Dapat Izin Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 21:17 WIB