Rahmad Mirzani Djausal Minta Pihak Terkait Sikapi El Nino

Senin, 28 Agustus 2023 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Ketua DPD Partai Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal meminta kepada seluruh kader memantau dan melaporkan dampak kemarau di wilayah masing-masing. Kemudian berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mencarikan solusinya.

“Kepada seluruh kader Partai Gerindra yang duduk di Dewan, agar segera berkoordinasi dengan eksekutif untuk mencarikan solusi dengan memberikan bantuan darurat. Jangan sampai ada yang sulit mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Kiyai Mirza, sapaan akrab Ketua DPD Partai Gerindra Lampung itu di Bandar Lampung, Senin (28/8/2023).

Baca Juga :  Mirzani Djausal: Zona Hijau Keniscayaan Bila Konsisten Prokes

Terkhusus bidang pertanian yang menjadi andalan Lampung, Mirza menekankan agar memantau dampaknya terhadap budidaya tanaman pangan, terutama padi di lahan non irigasi teknis.

“Padi di lahan tadah hujan ini amat rentan Fuso. Oleh karena itu, mohon dicatat agar dilaporkan ke dinas terkait untuk diusulkan dapat bantuan,” kata Mirza yang juga Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung itu.

Mengutip prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan kemarau sebagai dampak badai El Nino tahun ini lebih panjang dan parah. Untuk itu, Gerindra akan berkoordinasi dengan pihak pemangku terkait agar sedini mungkin mengatasinya. Apalagi badai ini diprediksi hingga September, saat petani mulai memasuki musim tanam rendeng.

Baca Juga :  RMD Daftar Penjaringan Cagub di PSI Lampung, Beni Kisworo Siap Mendampingi

Selain mencari solusi dampaknya, yang perlu diperhatikan, kata Mirza, adalah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Kebakaran hutan dan lahan harus kita cegah bersama baik yang disengaja maupun tidak,” kata Mirza.

Mirza yang pernah memimpin Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Provinsi Lampung itu juga meminta agar, ketahanan pangan Lampung tidak terpengaruh kemarau. Terutama stok pangan agar tidak membuat harga melonjak. “Kami minta Bulog Lampung dapat menjamin stok beras cukup untuk tiga bulan ke depan, Demikian juga stok sembako lainnya,” tegas dia.

Baca Juga :  Rahmat Mirzani Djausal Siap Memajukan Lampung Lebih Baik

Dengan antisipasi sejak dini, pihaknya berharap kemarau tidak membuat target produksi pangan andalan Lampung seperti padi, jagung, dan singkong tak berdampak banyak. “Kuncinya koordinasi yang baik di semua lini terkait dari kabupaten hingga provinsi,” ujar Mirza. (Advetorial)

Berita Terkait

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan
Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M
Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia
Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Andika Wibawa : Dinas Kesehatan Harus Siaga Penuh
Reses Bongkar Jerat Judi Online, Andriano: Berantas dari Hulu
Pendapatan Daerah Menurun, Pemprov Lampung Sesuaikan RAPBD-P 2026

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:40 WIB

DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan

Kamis, 24 September 2026 - 08:57 WIB

Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M

Selasa, 15 September 2026 - 16:35 WIB

Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia

Kamis, 10 September 2026 - 21:32 WIB

Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB