Gubernur Arinal Resmikan Gedung Pusat Kajian Cassava, Kelapa Sawit, Tebu, Kopi, Lada dan Kakao di Unila

Rabu, 8 November 2023 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG (dinamik.id) – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meresmikan Gedung Pusat Kajian Cassava, Kelapa Sawit, Tebu, Kopi, Lada dan Kakao Fakultas Pertanian di Universitas Lampung, Rabu (8/11/2023).

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatangan batu prasasti oleh Gubernur Arinal Djunaidi, Sungai Budi Group Widarto dan Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani.

Gedung ini merupakan hibah dari Keluarga Winata (Widarto: Sungai Budi Group) untuk Universitas Lampung, khususnya Fakultas Pertanian.

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur Arinal mengapresiasi kepada Bapak Widarto bersama jajaran yang telah bersedia menyumbangkan bangunan Gedung Pusat Kajian Cassava, Kelapa Sawit, Tebu, Kopi, Lada dan Kakao ini.

Gedung Pusat Kajian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan yang berharga bagi perkembangan penelitian dan pengabdian masyarakat tentang Cassava (singkong), Kelapa Sawit, Tebu, Kopi, Lada dan Kakao di Provinsi Lampung dan di Indonesia.

Baca Juga :  Pori Karlia Sulpakar, Gelar Sosialisasi Pekarangan Pangan Lestari Hatinya PKK

“Saya sangat berharap kepada Universitas Lampung khususnya Fakultas Pertanian agar tidak hanya mendidik orang menjadi tahu tentang ilmu pengetahuan, namun pada saat setelah selesai dia harus mampu menerapkan ilmu yang didapatkan,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal juga mengajak Fakultas Pertanian Universitas Lampung bersama pihak terkait untuk bekerja secara profesional dalam mendukung sektor pertanian Lampung.

Gubernur Arinal menjelaskan bahwa Provinsi Lampung merupakan produsen tapioka terbesar di Indonesia. Di Provinsi ini terdapat sekitar 74 pabrik tapioka, dengan kapasitas produksi lebih dari 2 juta ton. Aktivitas semua pabrik tersebut membutuhkan bahan baku ubi kayu sebanyak minimal 8 juta ton. Namun, ketersediaan bahan baku di Lampung hanya sekitar 6,5 juta sampai dengan 7 juta ton per tahun. Kondisi tersebut mengakibatkan industri tapioka di Lampung rentan mengalami kekurangan bahan baku.

Baca Juga :  Dinas PUPR Pemkab Mesuji, Terus Lakukan Perbaikan Ruas Jalan

“Oleh karena itu, saya berkomitmen untuk mendukung segala upaya yang dilakukan untuk dapat meningkatkan ketahanan pangan, khususnya komoditas Cassava/singkong, Kelapa Sawit, Tebu, Kopi, Lada dan Kakao,” jelasnya.

Lebih dari itu, Gubernur Arinal berharap langkah yang dilakukan Pak Widarto menjadi inspirasi dan akan ada lebih banyak lagi para pengusaha di Lampung yang mampu dan mau mengikutinya.

Sementara itu, Presiden Direktur Sungai Budi Group Widarto berharap Pusat kajian ini menjadi bagian penting yang dapat digunakan untuk merespon permasalahan yang muncul, dan merupakan sarana yang berperan nyata dalam meningkatkan kemajuan daerah.

“Semoga Pusat kajian Unila ini dapat menjadikan rujukan solusi permasalahan yang ada,” ujar Widarto.

Widarto menuturkan bahwa sebagai pelopor untuk mengarahkan segala sumber daya yang ada, agar bisa memberikan kontribusi nyata kepada peningkatan kemajuan pertanian di Provinsi Lampung disadari oleh keinginan agar pertanian di provinsi Lampung semakin Berjaya dan produktif, maka kami keluarga Winata pada hari ini dengan tulus menghibahkan gedung Pusat Kajian ini kepada Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

Baca Juga :  Pemdes Brabasan Tanjung Raya, Salurkan BLT-DD Kepada Penerima KPM

“Semoga dengan keberadaan Pusat kajian ini, kami berharap permasalahan pertanian bisa terbantu teratasi dan pertumbuhan ekonomi provinsi Lampung akan meningkat, tetap menjadi leader pertanian di Indonesia, Sehingga masyarakat petani dapat merasakan peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.

Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani menyampaikan ucapan terimakasih kepada Keluarga Winata yang telah menghibahkan Gedung Pusat Kajian ini, dan insya allah kita akan mempergunakan pusat kajian ini dalam mendukung sektor pertanian.

Lebih dari itu, dirinya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi atas segala dukungan kepada Universitas Lampung. (Naz)

Berita Terkait

Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%
Realisasi Layanan DPMPTSP Lampung Barat Tembus 2.045 Hingga Agustus 2026, Optimalkan 4 Aplikasi Digital
M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat
Erupsi GAK, Mikdar Ilyas : Postur Anggaran Penanggulangan Bencana Lampung Perlu Dievaluasi
Gubernur Lapung Intruksikan KBM Daring Hingga 10 September Akibat Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Posisi Sasa Chalim dan Najiuloh, untuk Optimalisasi AKD

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:22 WIB

Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%

Sabtu, 19 September 2026 - 15:47 WIB

Realisasi Layanan DPMPTSP Lampung Barat Tembus 2.045 Hingga Agustus 2026, Optimalkan 4 Aplikasi Digital

Senin, 14 September 2026 - 11:34 WIB

M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh

Sabtu, 12 September 2026 - 10:44 WIB

Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030

Rabu, 9 September 2026 - 20:23 WIB

Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat

Berita Terbaru