Lonjakan Harga Bahan Pokok Meningkatkan jadi Beban Masyarakat

Rabu, 28 Februari 2024 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANGBAWANG BARAT (dinamik.id) – Warga Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, mengeluhkan lonjakan harga bahan pokok yang membuat beban ekonomi semakin berat, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

Kartini (53) dan Farida (57), warga Kelurahan Panaragan Jaya, menegaskan pentingnya pemerintah setempat, terutama Pejabat Pengganti (Pj) Bupati, untuk memenuhi janji mereka dalam menstabilkan harga-harga tersebut. Terutama harga beras yang sangat tinggi.

Baca Juga :  Resmikan SPBU Lumbok Seminung, Bupati Parosil Dinilai Warga Turut Buka Lapangan Kerja Baru

Menurut pengamatan media di lapangan, pada (28 /2/2024), harga 9 bahan pokok utama masih berada pada level yang tinggi. Pedagang beras seperti Krisna melaporkan kenaikan harga beras mencapai 40% dalam enam bulan terakhir, disebabkan oleh faktor gagal panen, kebanjiran, dan keterbatasan stok. Harga telur ayam dan minyak goreng masih stabil, namun harga gula putih naik dari Rp.17 ribu menjadi Rp.18 ribu per kilogramnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lampung: Cintai Sejarah, Pertahankan Kemerdekaan

Sementara Hasna Susanto, pedagang sayuran juga mengungkapkan, lonjakan harga terjadi pada pada cabai, bawang putih, dan bawang merah pasca pemilu tahun 2024.

Di sisi lain, Ahmad, pedagang daging, melaporkan kenaikan harga ayam broiler menjadi Rp.33 ribu per kilogram akibat kenaikan harga pakan.

Baca Juga :  Pj Bupati Mesuji Febrizal Levi Sukmana Sambut Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi

Masyarakat menuntut Pj Bupati untuk bertindak cepat dalam menstabilkan harga-harga ini, sesuai dengan janji pemerintah kepada warga.

“Lonjakan harga bahan pokok telah meningkatkan beban ekonomi masyarakat, terutama yang berpenghasilan serabutan. Hal ini menunjukkan perlunya langkah konkret dari pemerintah setempat untuk merespons keluhan dan kebutuhan masyarakat,”ucap mereka. (Rsd)

Berita Terkait

Ratusan Pemuda Antusias Gabung dan Siap Besarkan PSI
Jalan Dikeruk, Proyek Mandek, Muncul Dugaan Pungli di Ruas Pringsewu–Pardasuka
Wagub Jihan Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor 2026 di Lampung
Pemprov Lampung: Program Pelana jadi upaya pemerataan pembangunan pesisir
PWNU Lampung Sembelih 10 Sapi dan 2 Kambing, Bagikan 1.328 Paket Kurban
Pemprov Lampung Dorong ASN Adaptif Teknologi Lewat Program GARUDA AI
Prabowo Serahkan Sapi Kurban 1,138 Ton untuk Pemprov Lampung
Kementan Kucurkan Rp1,4 Triliun untuk Lampung, Mirza Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:36 WIB

Ratusan Pemuda Antusias Gabung dan Siap Besarkan PSI

Senin, 8 Juni 2026 - 12:32 WIB

Jalan Dikeruk, Proyek Mandek, Muncul Dugaan Pungli di Ruas Pringsewu–Pardasuka

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:01 WIB

Wagub Jihan Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor 2026 di Lampung

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pemprov Lampung: Program Pelana jadi upaya pemerataan pembangunan pesisir

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:04 WIB

PWNU Lampung Sembelih 10 Sapi dan 2 Kambing, Bagikan 1.328 Paket Kurban

Berita Terbaru

Berita

BRN Siap Kawal Presiden ke-7 Menyapa Masyarakat Lampung

Sabtu, 13 Jun 2026 - 22:44 WIB

Pemerintah menegaskan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita tetap di angka Rp15.700 per liter, Sabtu.

Ekonomi dan Kreatif

Pemerintah Tegaskan Harga Eceran Minyakita Tetap Rp15.700/Liter

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:43 WIB