Begini Kisah Ariella Naisa Mayharani, Siswi SMKN 5 Bandar Lampung Ikuti Program Pertukaran di AS

Kamis, 4 April 2024 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id)-Mengikuti program pertukaran Kennedy-Lugar Youth Exchange & Study (YES) di Amerika Serikat memberikan pengalaman yang berkesan bagi Ariella Naisa Mayharani, siswi SMKN 5 Bandar Lampung.

Beasiswa program KL-Yes in disponsori oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Saat ini Ariella sudah tinggal di Arkansas, Amerika Serikat, selama kurang lebih selama 8 bulan mengikuti program KL-YES dengan keluarga angkat (host family).

Ariella saat ini bersekolah di Rogers Heritage High School dengan jarak kurang lebih 10 menit dari rumah. Dia menceritakan untuk berangkat sekolah, setiap hari dia menggunakan bus sekolah berwarna kuning.

“Saya sangat bersyukur mempunyai keluarga angkat yang baik di Amerika. Mereka bagaikan rumah kedua saya; mereka ramah dan juga pengertian kepada saya. Keluarga angkat saya selalu mendukung hobi dan minat saya,” katanya.

Baca Juga :  Ketum PWI Pusat Dijadwalkan Hadiri Diklat Jurnalistik PWI Lampung

Ariella mendapatkan honorable mention dalam NASA art contest

Dia bercerita bahwa hobinya adalah menggambar dan melukis. Ayah angkat di AS senang membantunya untuk meningkatkan skill seni dengan menemukan informasi pameran dan lomba seni yang bisa ikuti di Amerika Serikat. “Terakhir, saya mengikuti NASA art contest dan mendapatkan honorable mention (peserta favorit) dari ribuan siswa/i yang mendaftar dari seluruh state di Amerika. Saya sangat bersyukur,” katanya dalam siaran persnya, Kamis, 4 April 2024.

Baca Juga :  Diskusi Publik PWI, Wira: Wartawan Harus Jadi Pencuci Informasi

Karena sama seperti Ariella yang beragama Kristen Adven, orang tua angkat di AS suka mengajaknya pergi ke Gereja setiap hari Sabtu. Pada akhir pekan, Ariella dan keluarga angkatnya juga suka pergi menjelajah tempat-tempat baru atau bermain game seperti Pokemon Go bersama.

Ada yang berbeda dengan di Indonesia, yaitu suasana bulan Ramadan. Ariella bercerita Ramadan di USA sangat berbeda dan sepi bila dibandingkan dengan di Indonesia.

“Dulu, di kampung halaman, saya dan ibu saya biasanya membuat takjil untuk dijual. Saya masih ingat betapa ramai, lelah dan senangnya membantu ibu memasak dan berjualan setelah pulang sekolah,” katanya.

Baca Juga :  FKIP Tanda Tangani Kerja Sama dengan PT Bestari Media Asia Bangun Edu Fun

Meskipun berasal dari keluarga non-muslim, Ariella berkata mereka menghargai satu sama lain, seperti ketika Idul fitri dimana keluarga dan tetangga muslim mengundang merayakan bersama. Kebersamaan dalam kemeriahan sangat dirindukan.

Menurut Ariella, pengalaman yang dia dapatkan di AS luar biasa, menantang dan menyenangkan. “Selama mengikuti program KL-YES saya belajar banyak hal, tidak hanya bahasa namun juga budaya dan kebiasaan orang Amerika,” katanya.

Untuk itu, dia bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti program pertukaran pelajar ini. Dengan berbagi cerita, dia berharap agar bisa menginspirasi dan memotivasi teman-teman lainnya untuk mengikuti program pertukaran pelajar. (Rls)

Berita Terkait

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla
Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!
IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita
Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan
Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
SELAMAT! 374 Siswa SMA YP Unila Berhasil Lolos Perguruan Tinggi hingga Luar Negeri

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:31 WIB

IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB