Pemkot Bandar Lampung Pastikan Tertib Ukur Timbangan Pasar Demi Konsumen

Kamis, 18 April 2024 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Pemkot Bandar Lampung melalui Dinas Perdagangan (Disdag) gencarkan tertib ukur pada timbangan di Pasar tradisional Bandar Lampung.

Kadisdag Pemkot Bandar Lampung, Wilson Faisol mengatakan tertib ukur ini dilakukan pihaknya sebagai bentuk perlindungan konsumen.

“Terkait timbangan kan ada beberapa program ya termasuk di Pasar-pasar Bandar Lampung,” ujar Wilson, Kamis 18 April 2024.

“Sebab perintah bu wali kan setiap Pasar wajib tertib ukur,” lanjutnya.

Wilson menjelaskan, adapun sejumlah Pasar di Bandar Lampung yang telah dipastikan tertib ukur meliputi Pasar Way Halim, Pasar Panjang hingga Pasar Cimeng.

Baca Juga :  MTQ ke-54 Bandar Lampung: Merajut Generasi Qurani di Tengah Arus Modernisasi

“Ada yang sudah tertib ukur seperti Pasar Way Halim, Panjang danCimeng,” jelasnya.

Ia pun mengaku, pihaknya akan terus menggencarkan tertib ukur di sejumlah Pasar lainnya.

“Harapan kita seluruh Pasar kita programkan terus uji tera yang belum ditera,” ungkapnya.

“Sebab ini merupakan pelayanan kepada masyarakat yakni perlindungan konsumen,” jelasnya.

Baca Juga :  Hari Buku Sedunia : Sejarah Serta Alasan Diperingati Setiap 23 April

Dengan begitu ia menyebut, masyarakat tak perlu khawatir atas timbangan yang ada di Pasar Bandar Lampung.

“Jadi masyarakat yang belanja di Pasar itu yakin timbangan-timbangan yang digunakan itu beratnya sesuai dengan ukuran,” ujarnya

“Sehingga lebih meyakinkan kalau beli di Pasar ini ukurannya tidak salah,” ucapnya.

Bahkan Wilson menyebut, pihaknya menyediakan timbangan bagi masyarakat yang berada di UPT Pasar masing-masing.

“Kalau Pasar tertib ukur, kita sediakan alat di UPTnya untuk nimbang lagi, kalau pembeli ragu, dia bisa ke UPT untuk cek lagi,” jelasnya.

Baca Juga :  Wagub Chusnunia Terima Kunjungan KPAI Pusat, Bahas Perlindungan Pekerja Perempuan dan Anak

Ia pun menyebut, sejauh ini pihaknya tak menemukan pedagang yang dengan sengaja tak tertib ukur.
“Kalau sengaja insyaallah nggak ada ya, karena kita juga melakukan pengawasan,” ucapnya.

“Tetapi kalau timbanagn rusak atau tidak balance, kita minta mereka perbaiki secara mandiri atau kita yg perbaiki. Tetapi kalau rusak, ya kita minta untuk diganti,” pungkasnya. (Top)

Berita Terkait

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional
Pemilik Lahan Baku Sawah Pajaresuk Diduga Abaikan Pemerintah, Alih Fungsi Lahan Jalan Terus
IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif
100 Delegasi PWNU Lampung Kawal Suksesi Muktamar Ke-35 NU di Jombang
Peletakan Batu Pertama PLHUT Lampung Barat, Wujudkan Pelayanan Haji Lebih Dekat
Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung
Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:17 WIB

100 Delegasi PWNU Lampung Kawal Suksesi Muktamar Ke-35 NU di Jombang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Peletakan Batu Pertama PLHUT Lampung Barat, Wujudkan Pelayanan Haji Lebih Dekat

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB