Rumah Adat Sungai Sidang Mesuji Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

Jumat, 13 Desember 2024 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG, (dinamik.id) — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mesuji menggelar kegiatan sidang Penetapan Cagar Budaya Rumah Adat Sungai Sidang, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji.

Tim Ahli Cagar Budaya ( TACB) Kabupaten Mesuji menetapkan rumah Adat Sungai Sidang atau rumah keramik yang terletak di Desa Sungai Sidang, Kecamatan Rawajitu Utara sebagai bangunan Cagar Budaya Peringkat Kabupaten lewat penetapan sidang kajian.

Tim TACB yang terdiri dari Ir.Anshori Djausal, MT sebagai Ketua dan Diana Lisa, ST., MT., Oki Laksito, SSi., M.Kum., Ir.Hermansyah, dan Sulistyowati, SH., hadir untuk melakukan sidang kajian serta memberikan pemaparan hasil dari penelitian langsung ke lapangan yang di lakukan beberapa bulan yang lalu.

Baca Juga :  Kadisdikbud Lampung Dukung Lomba Puisi Esai Tingkat SMA dan Mahasiswa

Dalam sidang kajian tersebut berdasarkan hasil penelitian rumah keramik atau rumah adat sungai sidang di tetapkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Kabupaten.

“Hal ini tentunya menjadi kabar yang menggembirakan sekaligus membanggakan untuk masyarakat Mesuji, khususnya warga Kecamatan Rawajitu Utara dan masyarakat Desa Sungai Sidang,” ujar Camat Rawajitu Utara Hendra Kurniawan, S.Kom, Jum’at (13/12/2024)

Baca Juga :  Rumah Kebudayaan KoBer akan Pentaskan Monolog "Lear" di Taman Budaya Lampung

Masih kata Hendra, mudah mudahan dengan di tetapkannya Rumah Adat Sungai Sidang sebagai Cagar Budaya Tingkat Kabupaten, kita mengharapkan adanya perhatian khusus dari dinas terkait serta pemerintah Kabupaten Mesuji untuk menata Keadaan Bangunan serta area sekitar rumah Keramik tersebut agar terlihat lebih asri dan indah.

Baca Juga :  Kober Pentaskan Monolog 'Liar Lear', Kritik Tajam Terhadap Politik dan Demokrasi Saat ini

“Sehingga, kedepan akan banyak pengunjung yang datang melihat untuk bernostalgia dengan keadaan kehidupan masa lampau,” ucap Hendra.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekda Kabupaten Mesuji, Wahyu Arswendo Umbara, Kepala Dinas PU Agnatius Syahrizal, Kadis Perkim Murni, Kadispora Elvita Krisnawati, Kadis Pendidikan Andi Nugraha, Kabag Tapem, Kabag Hukum, Camat RJU, Ahli Waris Rumah Adat Sungai Sidang dan Tamu Undangan. (MOR)

Berita Terkait

Dua Karya Sastrawan Lampung Masuk Nominasi Penghargaan Sastra 2026
Wagub Jihan Siap Dukung Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy
Penyair Lampung Ari Pahala Hutabarat Raih Kusala Sastra Khatulistiwa 2026
30 Peserta Lolos Kurasi Sayembara Sastra Cipta Puisi Festival Bahasa dan Sastra Tahun 2026
Festival Nyambai 2026 Hadirkan Keberagaman Adat 10 Marga Pesisir Barat
Ini 20 Peserta Lolos Kurasi, Kurator: Mereka Layak Ikut Bengkel Sastra
Tanoh Krakatau : Ketika Panggung Menjadi Suara untuk Tanah Lampung
PWI Lampung Mengajak MPAL Matangkan Ikon Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Dua Karya Sastrawan Lampung Masuk Nominasi Penghargaan Sastra 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:08 WIB

Wagub Jihan Siap Dukung Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy

Selasa, 29 September 2026 - 21:09 WIB

Penyair Lampung Ari Pahala Hutabarat Raih Kusala Sastra Khatulistiwa 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:41 WIB

30 Peserta Lolos Kurasi Sayembara Sastra Cipta Puisi Festival Bahasa dan Sastra Tahun 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Festival Nyambai 2026 Hadirkan Keberagaman Adat 10 Marga Pesisir Barat

Berita Terbaru