Reses Andika Wibawa di Kemiling Dipenuhi Keluhan Warga Soal Jalan Rusak, Banjir dan Pungutan Sekolah

Sabtu, 26 Juli 2025 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Reses Anggota DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa, di Kelurahan Beringin Jaya, Kemiling, Sabtu (26/07/2025) disesaki oleh keluhan warga. Mereka menyuarakan beragam persoalan mulai dari Infrastruktur jalan yang rusak, banjir yang mengancam nyawa hingga pungutan sekolah yang membebani.

Warga menilai pemerintah selama ini hanya datang saat butuh suara dan beragam persoalan yang selama ini dirasakan tak mendapat perhatian serius.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Lurah Kemiling, Fajar Apriyansyah, SH, warga juga menyampaikan keluhan terkait pembangunan masjid di lingkungan mereka.

Usulan itu langsung disambut oleh Andika Wibawa yang meminta warga menyusun proposal sebagai langkah awal untuk mengawal prosesnya secara administratif.

Baca Juga :  Pansus Tata Niaga Singkong Tetap Berlanjut, Keputusan Kementan Jadi Rujukan

Namun, ketegangan mulai terasa saat seorang warga bernama Ibu Ita mengungkapkan kekesalan atas kondisi Jalan Tanggamus yang rusak parah dan belum pernah diperbaiki. Ia menyebut warga sampai harus menyemen sendiri jalan yang berlubang. Menanggapi itu, Andika menyebut keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus menetapkan skala prioritas.

Masalah banjir juga menjadi sorotan. Ibu Ita menceritakan pengalaman tragis saat seorang anak hanyut karena saluran air tak mampu menampung debit hujan. Andika yang mendengar langsung laporan tersebut, ia sempat melihat dan melintasi gorong-gorong di lokasi dan menyebut ukurannya memang terlalu kecil, sehingga memicu genangan saat hujan deras.

Baca Juga :  Kejari Mesuji Gelar Agenda Memperingati HUT Persatuan Jaksa Indonesia ke - 73

Keluhan lain disampaikan oleh Ifan yang menyoroti rimbunnya pohon yang menghalangi cahaya lampu jalan dan membahayakan pengguna jalan. Ia menyebut ranting sering jatuh saat angin kencang dan kondisi di sekitar SMAN 7 Jalur Dua sangat minim penerangan. Ia juga memaparkan soal posisi talud yang membuat kerikil dan sampah menumpuk di tikungan jalan dekat SPBU.

Lurah Fajar menjawab bahwa pihak kelurahan sudah mengajukan perbaikan lampu jalan dan pemangkasan pohon ke dinas terkait, namun perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup masih minim. Ia berjanji akan kembali mengusulkan penanganan masalah tersebut.

Baca Juga :  Polsek Tanjung Raya dan PSHT Pusat Madiun, Berbagi Takjil Serta Berbuka Bersama

Di sisi lain, sejumlah warga mempertanyakan kejelasan akses terhadap bantuan pemerintah seperti PKH dan BLT. Lurah menyampaikan bahwa warga bisa mengajukan melalui RT atau secara mandiri, namun tetap harus melalui proses verifikasi agar bantuan tepat sasaran.

Isu pendidikan tak luput dari sorotan. Seorang warga bernama Pak Subagyo menyoroti masih adanya pungutan dana komite dan penahanan ijazah di sekolah. Menanggapi itu, Andika menegaskan bahwa Gubernur Lampung telah menghapus dana komite dan meminta warga melapor jika masih ada praktik serupa.

“Kepala sekolah bisa dikenai sanksi berat jika terbukti melanggar,” tegas Andika. (Amd)

Berita Terkait

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional
IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif
Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Daftar Pilrek, Prof Asep Sukohar Tunjukan Keseriusan Ingin Majukan Unila 2027-2031
Wakil Ketua Komisi IV DPR Hanan Dukung Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
IMM Pringsewu Tegaskan Anggota DPRD Tidur dan Main HP Rusak Citra Legislatif, BK Harus Tegas!

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:52 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB